Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Usaha Yusuf Demir untuk Bangkit dengan Pulang ke Rapid Vienna

ilustrasi pemain
ilustrasi pemain (unsplash.com/lucidistortephoto)
Intinya sih...
  • Barcelona memulangkan Yusuf Demir lebih awal karena tidak yakin dengan kemampuannya
  • Yusuf Demir juga gagal bersinar bersama Galatasaray meski berstatus pemain permanen
  • Yusuf Demir pulang ke Rapid Vienna untuk bangkit kembali dan membawa klubnya ke posisi terbaik di Bundesliga Austria
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rapid Vienna menambah satu personel anyar pada bursa transfer musim dingin 2026. Mereka mengumumkan kedatangan Yusuf Demir pada 5 Februari 2026. Namun, winger kelahiran 2 Juni 2003 ini sejatinya bukanlah sosok asing. Demir merupakan pemain yang mereka bina sejak usia 10 tahun sebelum dilepas permanen kepada Galatasaray pada 2022 silam.

Rapid lantas mendapatkan kembali Demir dari Galatasaray secara gratis. Klub asal Turki itu mengakhiri kontraknya 6 bulan lebih awal karena performa yang tidak memuaskan. Sebelum Galatasaray, Rapid sempat meminjamkan Demir kepada Barcelona. Namun, Blaugrana memilih memulangkannya karena alasan yang sama seperti Galatasaray. Kepulangan ke Rapid pun menjadi usaha Demir untuk bangkit.

1. Barcelona memulangkan Yusuf Demir lebih awal karena tidak yakin dengan kemampuannya

Yusuf Demir mencuri perhatian para pemandu bakat di Eropa berkat penampilannya bersama Rapid Vienna pada 2020/2021. Pemain setinggi 1,73 meter ini mencetak 9 gol dan 3 assist dari 32 penampilan di semua kompetisi. Sejumlah klub besar pun bertarung untuk mendapatkan jasanya. Barcelona keluar sebagai pemenang karena Demir hanya menginginkan mereka.

Barca lantas merekrutnya dengan skema peminjaman sebesar 500 ribu euro (Rp9,9 miliar) diserta dengan opsi pembelian senilai 10 juta euro (Rp199 miliar). Mereka memberinya nomor punggung 11. Demir tampil apik pada pramusim. Sayangnya, ia tidak bisa menunjukkan kualitasnya pada musim sesungguhnya. Demir tanpa gol atau assist dalam sembilan penampilan pertamanya.

Demir pun harus menerima kenyataan pahit. Barca memulangkannya lebih awal pada Januari 2022. Menurut sejumlah laporan, mereka tidak bersedia memainkannya untuk kesepuluh kali karena akan mengaktifkan opsi pembelian yang tercantum. Dengan krisis keuangan yang tengah melanda, Barca lebih memilih memaksimalkan dana tersebut untuk memuluskan transfer Ferran Torres dari Manchester City.

2. Yusuf Demir juga gagal bersinar bersama Galatasaray meski berstatus pemain permanen

Setelah pulang dari Barcelona, Yusuf Demir lantas kembali membela Rapid Vienna. Ia hanya mencetak 2 gol dan 1 assist dari 19 penampilan selama 8 bulan. Meski minim, catatan tersebut ternyata cukup bagi Galatasaray untuk membelinya dengan harga sekitar 6 juta euro (Rp104 miliar). Demir pun mencoba peruntungan keduanya berkarier di luar negeri.

Sayangnya, ia kembali gagal. Galatasaray hanya memainkannya 6 kali selama 129 menit sepanjang 2022/2023. Cedera menjadi salah satu alasan Demir jarang bermain. Galatasaray kemudian meminjamkannya kepada Basel pada 2023/2024. Nahas, Demir mengalami masalah yang sama sehingga cuma membuat 1 gol dan 1 assist dari 13 penampilan bersama klub Swiss tersebut.

Setelah tambahan 20 penampilan, 2 gol, dan 2 assist, Galatasaray akhirnya memutuskan untuk melepas Demir secara gratis pada 5 Januari 2026. Mereka memilih menyudahi kerja sama lebih awal yang seharusnya selesai pada 30 Juni 2026. Galatasaray tidak keberatan mengambil langkah ini demi memberi ruang kepada dua rekrutan anyar di posisi Demir, Noa Lang dan Yaser Asprilla.

3. Yusuf Demir pulang ke Rapid Vienna

Yusuf Demir menerima keputusan Galatasaray yang melepasnya lebih awal. Sebab, ia juga sudah mencapai kesepakatan dengan Rapid Vienna. Demir mendapat kontrak dari klub masa kecilnya itu selama 1,5 tahun. Markus Katzer, Direktur Olahraga Rapid, menegaskan, transfer ini bisa menjadi solusi yang sama-sama jitu bagi kedua belah pihak.

Katzer menyatakan, mereka ingin membantu Demir untuk kembali ke permainan terbaiknya. Jika itu terjadi, maka Rapid sendiri yang akan merasakan manfaatnya. Demir bisa membawa mereka bangkit di liga domestik. Per 9 Februari 2026, Rapid terlempar hingga posisi keenam di Bundesliga Austria. Sementara, untuk jangka panjang, Demir dapat menjadi aset berharga.

Rapid memang bukan hanya tim masa kecil bagi Demir. Ia merupakan pendukung klub karena lahir di Vienna. Satu keuntungan lain dari kepulangannya adalah membuatnya berkesempatan untuk bermain bersama sang adik, Furkan. Bek kanan yang setahun lebih muda itu tengah menjalani musim debutnya di tim utama Rapid. Furkan bergabung dengan akademi Rapid pada saat yang sama seperti Demir.

Dengan usia yang baru 22 tahun, karier Demir sangat jauh dari kata usai. Ia masih memiliki banyak waktu untuk memenuhi potensinya. Pulang menjadi cara Demir untuk mencapai hal tersebut. Berada di rumah akan memberinya kenyamanan yang jelas penting dalam menjalani apa pun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

3 Pemain Afrika dengan Minimal 10 Gol untuk Manchester United

11 Feb 2026, 06:34 WIBSport