7 Update Peringkat Tim Putri Indonesia setelah BATC 2026

- Thalita Ramadhani Wiryawan naik dua tingkat ke peringkat 65 dunia setelah BATC 2026.
- Mutiara Ayu Puspitasari juga naik dua tingkat ke peringkat 71 dunia usai turnamen tersebut.
- Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kini menempati peringkat ke-74 dunia setelah gelaran BATC 2026.
Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 baru saja rampung digelar di Qingdao, China, setelah berlangsung selama 3–8 Februari 2026. Turnamen 2 tahunan ini menjadi ajang penting bagi tim-tim Asia untuk mengukur kekuatan masing-masing. Bagi Indonesia, sektor putri menjadi sorotan karena tujuh wakilnya turun bertanding dan bersaing memperebutkan posisi terbaik.
Setelah gelaran BATC 2026 selesai, BWF merilis daftar peringkat terbaru yang memperlihatkan pergerakan posisi tim-tim putri. Perubahan ini tentu berdampak pada persiapan para pemain ke turnamen berikutnya. Dari tujuh wakil putri Indonesia, siapa saja yang mengalami kenaikan atau penurunan peringkat usai turnamen ini?
1. Thalita Ramadhani Wiryawan naik dua tingkat
Thalita Ramadhani Wiryawan naik dua tingkat setelah gelaran BATC 2026. Meski selalu menjadi tunggal putri pertama dan turun pada partai pembuka, Thalita harus menghadapi lawan-lawan kuat dan mengalami kekalahan di keempat pertandingannya. Meski demikian, posisinya di peringkat dunia meningkat dua tingkat dan kini menduduki peringkat ke-65.
2. Mutiara Ayu Puspitasari juga naik dua tingkat
Mutiara Ayu Puspitasari juga mengalami kenaikan dua tingkat usai BATC 2026. Sebagai tunggal putri kedua Indonesia, ia turun dua kali, berhasil meraih satu kemenangan dan menelan satu kekalahan. Dengan hasil ini, peringkat dunia Mutiara kini naik dua tingkat ke posisi ke-71.
3. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kini menempati peringkat ke-74 dunia
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kini menempati peringkat ke-74 dunia setelah gelaran BATC 2026. Dari tiga kali bertanding, Dhinda berhasil menyumbang poin di dua pertandingan, menunjukkan konsistensi permainannya. Hasil ini membuat peringkatnya naik tiga tingkat, menandai kemajuan signifikan dalam perjalanan kariernya.
4. Ester Nurumi Tri Wardoyo turun empat tingkat
Ester Nurumi Tri Wardoyo harus turun empat tingkat ke peringkat 156 dunia meski tampil impresif di BATC 2026. Setelah lama absen karena cedera, Ester comeback dan berhasil memenangkan kedua pertandingannya. Sayangnya, meski dua kemenangan tersebut menandai performa positif, peringkatnya tetap mengalami penurunan.
5. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari naik lima tingkat
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari naik lima tingkat setelah gelaran BATC 2026. Sebagai ganda putri pertama Indonesia, Ana/Trias kerap turun di partai kedua dan berhasil memenangkan kedua pertandingan mereka. Hasil ini membuat pasangan tersebut kini menempati peringkat ke-22 dunia, menunjukkan performa yang makin konsisten di kancah internasional.
6. Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose menempati peringkat ke-28 dunia
Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose berhasil menempati peringkat ke-28 dunia setelah gelaran BATC 2026. Dari tiga kali pertandingan, pasangan ganda putri ini meraih dua kemenangan yang krusial bagi peringkat mereka. Kenaikan delapan tingkat ini menegaskan performa mereka yang semakin solid di level internasional.
7. Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus turun satu tingkat
Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus turun satu tingkat ke peringkat ke-91 dunia usai BATC 2026. Dari tiga pertandingan yang mereka jalani, pasangan ganda putri ini hanya mampu meraih satu kemenangan. Penurunan ini menjadi catatan penting bagi Tiwi/Fadia untuk evaluasi dan persiapan menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
Hasil gelaran BATC 2026 menunjukkan dinamika peringkat yang cukup beragam bagi tim putri Indonesia. Beberapa pemain dan pasangan berhasil mencatat kenaikan signifikan, seperti Febi/Rachel yang naik delapan tingkat dan Ana/Trias yang meningkat lima tingkat. Sementara itu, ada juga yang mengalami penurunan meski menampilkan performa positif, seperti Ester dan Tiwi/Fadia, menandai tantangan tersendiri bagi tim Indonesia ke depan.
Pergerakan peringkat ini menjadi cerminan usaha dan hasil yang berbeda-beda dari tiap wakil putri Indonesia di turnamen internasional. Dari tunggal hingga ganda, setiap poin yang diraih memberikan dampak nyata bagi posisi di kancah dunia. Dengan perubahan peringkat ini, publik tentu penasaran bagaimana strategi dan persiapan tim putri Indonesia menuju turnamen-turnamen berikutnya.


















