Zidane Tolak & Salahkan Barcelona yang Merusak Tradisi Guard of Honor

Pelatih Real Madrid, Zinadine Zidane menolak meneruskan tradisi memberikan guard of honor kepada Barcelona seandainya kedua klub bertemu bulan Mei mendatang.
Sebagai olahraga paling populer di dunia, sepak bola dipenuhi dengan berbagai tradisi. Antara lain saling tukar cendera mata antara kapten kedua klub saat akan mulai bertanding, saling tukar kaus, dan guard of honor serta berbagai tradisi lainnya.
Guard of honor merupakan tradisi meniru tradisi di militer saat melepaskan seorang perwira yang berpindah tugas dan melepaskan jabatannya.
1. Guard of honor untuk pemain yang pensiun atau klub yang telah memastikan gelar juara

Dalam sepak bola tradisi ini juga bisa dilakukan saat melepaskan seorang pemain akan pensiun dari klubnya. Contohnya John Terry yang dilepaskan oleh Chelsea di akhir musim lalu.
Selain itu guard of honor juga diberikan kepada klub yang berhasil memastikan gelar juara di laga berikutnya.
Contoh paling jelas adalah Manchester City, yang seandainya bisa memenangkan laga melawan Manchester United semalam otomatis mereka bisa memastikan gelar Liga Premier Inggris (Sayangnya harus mengalami kekalahan), karena poin mereka sudah tidak terkejar lagi oleh klub lain.
Seandainya tadi malam Manchester City bisa memenangkan laga, maka dalam laga minggu depan saat bertandang ke Tottenham Hotspur, Harry Kane dan kawan-kawannya, sesuai dengan tradisi wajib memberikan guard of honor kepada Manchester City yang sudah memastikan gelar juara EPL (Sayangnya harus tertunda).
2. Klub lawan berbaris membentuk barisan menyambut pemain saat keluar lapangan

Caranya dengan berbaris di pinggir lapangan membentuk dua barisan menyambut para pemain Manchester City yang akan memasuki lapangan.
Skenario serupa juga sudah berkembang di La Liga, di mana Barcelona diperkirakan akan bisa memastikan gelar juara dalam beberapa laga ke depan.
Permasalahannya adalah jika semua berjalan sesuai rencana, menurut skenario rival utama Barcelona, Real Madrid yang wajib memberikan guard of honor kepada Lionel Messi, dan kawan-kawannya saat bermain di Nou Camp.
3. Zidane memutuskan tidak memberikan guard of honor karena Barcelona tidak melakukan hal serupa

Keputusan Zinadine Zidane sebagaimana disampaikan di atas dikemukakannya dalam konferensi pers jelang laga melawan Atletico Madrid.
Menurutnya sebagai sebuah tradisi, Barcelonalah yang telah memecahkan tradisi tersebut dengan tidak memberikan Real Madrid guard of honor, saat Real Madrid memenangkan FIFA Club World Cup bulan Desember lalu, demikian dilansir dari Marca dan AS.
Dengan demikian seandainya Barcelona bisa memastikan gelar La Liga musim ini sebelum Real Madrid berkunjung ke Nou Camp, maka el clasico akan berjalan seperti biasanya, tanpa guard of honor.


















