Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anker Satukan Lima Mereknya, Siapkan Ekosistem Berbasis AI
presentasi Anker di IFA Berlin (dok. Anker)
  • Anker Innovations menyatukan Anker, eufy, soundcore, SOLIX, dan eufyMake dalam satu identitas merek.
  • Strategi baru ini menghubungkan lini charging, audio, smart home, robotics, energi, kesehatan, dan perangkat kreatif melalui AI serta komputasi lokal.
  • Produk charging, audio, dan smart home terbaru untuk Indonesia dijadwalkan mulai diperkenalkan pada akhir Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir Oktober 2026

Anker memastikan sejumlah produk charging, audio, dan smart home terbaru akan mulai diperkenalkan untuk pasar Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Anker Innovations menyatukan lima merek menjadi satu identitas Anker dan memperkenalkan teknologi serta produk baru berbasis AI.
  • Who?
    Anker Innovations, termasuk pendiri dan CEO Steven Yang, menyatukan Anker, eufy, soundcore, SOLIX, dan eufyMake.
  • Where?
    Langkah ini diumumkan secara global. Produk charging, audio, dan smart home terbaru juga dipastikan untuk pasar Indonesia.
  • When?
    Produk terbaru Anker untuk Indonesia dijadwalkan mulai diperkenalkan pada akhir Oktober 2026.
  • Why?
    Anker menilai batas antarkategori produk semakin kabur seiring berkembangnya AI, robotics, komputasi lokal, dan sistem perangkat yang saling terhubung.
  • How?
    Produk baru lebih dulu memakai identitas Anker, sementara produk yang telah ada bertransisi bertahap tanpa mengubah garansi, dukungan pelanggan, dan layanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Anker menyatukan lima nama produknya menjadi satu nama, yaitu Anker. Ada alat untuk isi daya, suara, rumah pintar, energi, dan alat kreatif. Anker juga membuat AI yang bekerja di alat dan di rumah. Di Indonesia, alat charging, audio, dan rumah pintar baru akan mulai dikenalkan pada akhir Oktober 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penyatuan identitas merek memungkinkan berbagai lini Anker bergerak dalam ekosistem yang lebih terintegrasi. Transisi bertahap juga menjaga cakupan garansi, dukungan pelanggan, dan layanan yang sudah tersedia. Penggunaan AI lokal melalui chip THUS dan MindBase turut menjadi dasar bagi perangkat yang mencakup kebutuhan charging, audio, rumah, energi, dan kesehatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Anker Innovations mengumumkan langkah strategis global dengan menyatukan lima merek yang sebelumnya berdiri terpisah di bawah satu nama, yakni Anker. Perubahan ini mencakup Anker untuk charging, eufy untuk smart home, soundcore untuk audio, SOLIX untuk energi, serta eufyMake untuk perangkat kreatif, yang kini akan bergerak dalam satu identitas merek yang sama.

Langkah tersebut menjadi penting karena batas antarkategori produk mulai semakin kabur seiring berkembangnya AI, robotics, komputasi lokal, dan sistem perangkat yang saling terhubung. Anker menilai pendekatan satu merek akan membuat berbagai teknologi yang sebelumnya tersebar di banyak lini dapat dikembangkan sebagai satu ekosistem yang lebih terintegrasi.

Satu merek untuk berbagai kategori produk

presentasi Anker di IFA Berlin (dok. Anker)

Anker sebelumnya membangun sejumlah submerek untuk mempercepat pengembangan produk di kategori yang berbeda. Anker berfokus pada charging, eufy pada smart home, soundcore pada audio dan hiburan, SOLIX pada energi, sedangkan eufyMake menjadi lini untuk perangkat kreatif. Masing-masing merek kemudian membangun basis pengguna sendiri sebelum akhirnya dipersatukan dalam satu identitas.

Perubahan tersebut tidak dilakukan sekaligus. Produk-produk baru akan menjadi yang pertama menggunakan identitas Anker, sementara produk yang sudah ada akan bertransisi secara bertahap, tanpa mengubah cakupan garansi, dukungan pelanggan, maupun layanan yang sudah tersedia.

"Merek per kategori masuk akal ketika kategori-kategorinya masih terpisah. Sekarang tidak lagi," ujar Steven Yang, pendiri sekaligus CEO Anker Innovations. "Satu merek, satu janji — Ultimate Innovation, kini disatukan di seluruh produk yang kami buat."

Setelah konsolidasi, Anker membagi portofolionya ke dalam dua kelompok utama. Anker For You mencakup charging, audio, personal health, dan perangkat kreatif, sedangkan Anker for Home berfokus pada home security, robotics, dan home energy.

Chip AI THUS masuk ke lini audio

Di kategori audio, Anker memperluas penggunaan chip AI THUS, chip Neural-Net Compute-in-Memory yang memproses AI langsung di perangkat. Teknologi tersebut kini digunakan pada jajaran headphone dan earbuds baru untuk meningkatkan pengalaman panggilan, pemrosesan suara, hingga fitur kesehatan dan tidur.

Salah satu produk yang memanfaatkannya adalah Anker soundcore AeroClip 2 Pro, earphone dengan desain clip-on yang menggunakan kombinasi enam sensor. Empat mikrofon MEMS high-SNR dipadukan dengan dua voice pickup unit untuk mendeteksi getaran suara langsung dari tubuh pengguna, sehingga sistem dapat memisahkan suara pembicara dari kebisingan di lingkungan sekitar.

Sementara Space 2 Pro menawarkan format over-ear dengan daya tahan baterai hingga 30 jam ketika ANC aktif atau 60 jam tanpa ANC. Liberty Buds 2 membawa delapan sensor untuk kualitas panggilan, sedangkan Sleep 4 Pro menggunakan sistem Track-Assess-Adjustment yang memantau PPG, detak jantung, dan HRV untuk menyesuaikan audio melalui BioSync.

Anker juga memperluas kategori perangkat tidur melalui SleepLab dan SleepLab Pro. Versi Pro menggunakan radar 60GHz untuk melacak fase tidur, pernapasan, dan detak jantung tanpa mengharuskan pengguna memakai earbuds atau perangkat wearable.

Charging tidak lagi hanya soal mengisi daya

Anker juga membawa pendekatan baru pada lini charging dengan fokus pada pengelolaan daya. Anker MagGo Power Bank Pro 2 menjadi power bank magnetik dengan kipas pendingin bawaan dan dukungan Qi2.2 25W, serta diklaim mampu mengisi iPhone 17 Pro hingga 50 persen dalam 25 menit.

Sistem pendinginnya menggunakan algoritme kipas, saluran udara ganda, dan penyebar panas graphene untuk menjaga suhu tetap di bawah 36 derajat Celsius ketika pengisian berlangsung. Smart display pada perangkat juga dapat menampilkan daya, temperatur, dan estimasi waktu pengisian secara real time.

Pilihan lainnya adalah Anker MagStand Charging Station, perangkat yang menggabungkan magnetic pad 25W, kabel yang dapat ditarik, dan port USB-C tersembunyi. Fitur Care Mode dapat mengatur kecepatan pengisian pada malam hari agar baterai selesai terisi mendekati waktu alarm pengguna.

MindBase jadi pusat AI lokal untuk rumah

presentasi Anker di IFA Berlin (dok. Anker)

Bagian paling menarik dari strategi baru Anker terdapat pada Anker MindBase, hub AI lokal yang dirancang sebagai pusat kecerdasan untuk perangkat rumah. Sistem ini menghubungkan berbagai perangkat, menjalankan AI secara lokal, dan menyimpan data rumah tangga secara lokal melalui tiga kemampuan utama, yakni connection, local intelligence, dan memory.

EasyOmni Link digunakan untuk menghubungkan perangkat Anker serta produk kompatibel Matter dari merek lain, dan dapat bekerja bersama Apple HomeKit, Amazon Alexa, Google Assistant, serta Home Assistant. TrueSmart Agent kemudian menjalankan agen AI lokal pada kartu komputasi AI Core, sementara EverSafe Memory menyediakan penyimpanan lokal yang dapat diperluas hingga 48TB.

Produk pertama yang menggunakan MindBase adalah Anker MindBase Security Kit. Ekosistem ini mencakup TrackLight Cam S1 dengan kamera telefoto 4K, Video Doorbell S4 dengan bidang pandang 180 derajat, serta Smart Security Shield yang menggunakan dual radar untuk mendeteksi pergerakan dan teknologi DSKey untuk mengenali orang yang dikenal hingga jarak 30 meter.

Robotics dan home energy ikut diperluas

Anker turut memperluas lini robotics melalui eufy Robot Vacuum Omni E35 yang membawa HydroJet 2.0 Self Cleaning Roller Mop dan daya hisap 35.000 Pa. Perangkat tersebut telah memperoleh sertifikasi TUV sebagai "Maternal and Infant Cleaning Robot" untuk aspek eliminasi bakteri, tingkat kebisingan, performa pembersihan, dan kemampuan self-cleaning.

Ada pula Robot Lawn Mower S2 Max, robot pemotong rumput yang dikembangkan secara internal dan dapat beroperasi tanpa kabel pembatas maupun RTK. Robot ini membawa all-wheel drive, mampu menangani kemiringan hingga 80 persen atau sekitar 38 derajat, serta dapat memetakan dan memotong area hingga 15.000 meter persegi.

Di kategori home energy, Anker memperkenalkan SOLIX Solarbank Max dengan input solar 10kW, kapasitas 7kWh yang dapat diperluas hingga 42kWh, serta output AC 3.500W. Sistem manajemen energi berbasis AI dapat memantau lebih dari 870 tarif listrik dinamis untuk menentukan waktu menyimpan atau menjual energi solar.

Anker juga masuk ke kategori hearing health

Selain menyatukan seluruh merek di bawah satu nama, Anker juga mengumumkan ekspansi ke kategori hearing health. Produk awalnya akan berupa hearing aids yang menggunakan chip AI THUS, sekaligus memanfaatkan teknologi noise reduction, daya tahan baterai, dan fast charging yang sudah dikembangkan untuk lini earbuds.

Detail lebih lengkap mengenai produk hearing aids tersebut belum diumumkan dan akan dibagikan dalam beberapa bulan mendatang. Sementara untuk pasar Indonesia, Anker sudah memastikan sejumlah produk charging, audio, dan smart home terbaru akan mulai diperkenalkan pada akhir Oktober 2026.

Konsolidasi ini menunjukkan perubahan arah Anker dari perusahaan dengan banyak merek spesialis menjadi satu ekosistem yang menggabungkan charging, audio, kesehatan, smart home, robotics, energi, dan perangkat kreatif. AI dan komputasi lokal menjadi benang merah yang menghubungkan berbagai lini tersebut, terutama melalui chip THUS dan MindBase yang mulai ditempatkan sebagai fondasi teknologi untuk generasi produk berikutnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article