Apple M5 vs Intel Core Ultra X9 388H, Mana Pilihan Terbaik 2026?

- Perbedaan arsitektur, pondasi yang menentukan segalanyaDalam perbandingan Apple M5 dan Intel Core Ultra X9 388H, hal paling mendasar ada pada arsitekturnya. Apple M5 menggunakan ARMv9 sebagai bagian dari ekosistem Apple Silicon. Sedangkan Intel Core Ultra X9 388H masih setia pada arsitektur x86-64 yang sudah lama mendominasi dunia PC Windows.
- Performa CPU dan Benchmark, siapa yang lebih gesit?Jika melihat data Benchmark yang dilansir dari topcpu.net, performa Apple M5 vs Intel Core Ultra X9 388H terlihat cukup seimbang, tetapi tampil dengan karakter yang berbeda.
- GPU dan AI, duel chip laptop AI 2026Dalam hal grafis dan AI, Apple M5 t
Persaingan prosesor laptop 2026 semakin panas dengan hadirnya dua nama besar, Apple M5 dan Intel Core Ultra X9 388H. Keduanya sama-sama dirancang sebagai chip laptop AI 2026 yang mengedepankan performa tinggi, efisiensi daya, serta kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan secara lokal. Tidak heran jika banyak orang menyebut keduanya sebagai kandidat kuat prosesor laptop terbaik 2026.
Namun, memilih di antara Apple M5 dan Intel Core Ultra X9 388H tidak bisa dilakukan hanya dari satu sisi saja. Misalnya, mulai dari arsitektur, ekosistem OS, hingga karakter performa di dunia nyata yang berbeda membuat keduanya punya keunggulan masing-masing. Jadi, pertanyaannya bukan hanya mana yang lebih kencang, tetapi mana yang paling sesuai berdasarkan kebutuhan kamu saat ini. Nah, supaya kamu bisa menentukan pilihan terbaik, langsung saja simak ulasan singkatnya berikut!
1. Perbedaan arsitektur, pondasi yang menentukan segalanya

Dalam perbandingan Apple M5 dan Intel Core Ultra X9 388H, hal paling mendasar ada pada arsitekturnya. Apple M5 menggunakan ARMv9 sebagai bagian dari ekosistem Apple Silicon. Sedangkan Intel Core Ultra X9 388H masih setia pada arsitektur x86-64 yang sudah lama mendominasi dunia PC Windows. Perbedaan ini bukan sekadar teknis, tetapi memengaruhi efisiensi daya, kompatibilitas aplikasi, hingga cara prosesor memproses AI workload.
Apple M5 dibuat dengan teknologi fabrikasi 3nm generasi ketiga dan membawa CPU hingga 10-core, terdiri dari 4 performance core dan 6 efficiency core. Frekuensi dasar performance core nya mencapai 4,6 GHz, jauh lebih tinggi dibandingkan Intel yang berada di 2,1 GHz. Kombinasi ini membuat performa Apple M5 terasa sangat responsif untuk tugas single core, seperti editing ringan, coding, hingga aktivitas harian.
Di sisi lain, Intel Core Ultra X9 388H mengandalkan konfigurasi yang lebih kompleks dengan total 16 core, meliputi 4 performance core, 8 efficiency core, dan 4 low power efficiency core. Dengan turbo boost hingga 5,1 GHz dan TDP dasar 25W (turbo maksimal 80W), prosesor ini lebih dirancang untuk memberikan performa mentah tinggi ketika dibutuhkan, terutama dalam beban kerja berat berbasis Windows.
2. Performa CPU dan Benchmark, siapa yang lebih gesit?

Jika melihat data Benchmark yang dilansir dari topcpu.net, performa Apple M5 vs Intel Core Ultra X9 388H terlihat cukup seimbang, tetapi tampil dengan karakter yang berbeda. Pada Geekbench 6 single core, Apple M5 unggul sekitar 36 persen dengan skor 4186 dari Intel Core Ultra X9 388H yang berada di angka 3057. Hal ini menunjukkan bahwa performa Apple M5 sangat kuat untuk tugas berbasis satu inti, seperti editing foto, coding ringan, dan multitasking harian.
Namun, saat masuk ke pengujian multi core, Intel Core Ultra X9 388H mulai menunjukkan taringnya. Di Geekbench 6 multi core, Intel Core Ultra X9 388H unggul tipis sekitar 5 persen dengan skor 17687 dan Apple M5 berada di 16820. Pada Cinebench 2026 multi core, selisihnya lebih besar, di mana Intel Core Ultra X9 388H unggul 23 persen dengan skor 5375 dibandingkan Apple yang hanya mencatatkan 4367.
Singkatnya, untuk pekerjaan berat, seperti rendering 3D, kompilasi kode skala besar, dan multitasking ekstrem, performa Core Ultra X9 388H terasa lebih stabil. Sementara itu, performa Apple M5 lebih menonjol pada kecepatan respons dan efisiensi kerja sehari-hari. Jadi, tinggal kamu sesuaikan saja berdasarkan kebutuhan performa harian.
3. GPU dan AI, duel chip laptop AI 2026

Dalam hal grafis dan AI, Apple M5 tampil sangat agresif. GPU 10-core generasi terbaru yang dibekali neural accelerator di tiap core mampu memberikan peningkatan lebih dari 4x performa AI dibandingkan M4. Bahkan, performa grafisnya diklaim Apple mencapai 45 persen lebih tinggi berkat ray tracing generasi ketiga dan dynamic caching generasi kedua. Secara teori, GPU Apple M5 mampu menghasilkan sekitar 5,7 TFLOPS, menjadikannya sangat kuat untuk editing video, rendering grafis, hingga game kelas berat di macOS.
Di sudut lain, Intel Core Ultra X9 388H tidak kalah menarik lewat GPU Intel Arc B390. GPU ini memiliki 12 Xe-core, frekuensi dinamis hingga 2,5 GHz, dan performa AI GPU mencapai 122 TOPS. Ditambah lagi, berkat NPU khusus yang mampu memproses hingga 50 TOPS, prosesor ini sangat siap untuk menjalankan fitur Windows AI, Windows Studio Effects, serta aplikasi berbasis ONNX atau DirectML. Artinya, jika kamu fokus pada AI lokal dan aplikasi berbasis Apple Intelligence, performa Apple M5 terasa lebih terintegrasi dan efisien. Namun, jika kamu bekerja dengan ekosistem Windows AI, Core Ultra X9 388H menawarkan fleksibilitas yang jauh lebih luas.
4. Efisiensi daya dan memori

Setelah kehadirannya, Apple M5 dikenal sebagai chip yang makin efisien dibandingkan generasi pendahulu. Meski begitu, bandwidth memori terintegrasinya mampu hingga 153 GB/s dan bisa mengakses memori yang sama tanpa bottleneck. Hal ini membuat performa Apple M5 terasa sangat stabil meski konsumsi dayanya rendah.
Sementara itu, Intel Core Ultra X9 388H juga mendukung LPDDR5X 9600 MT/s. Namun, Intel menawarkan bandwidth yang sedikit lebih tinggi hingga 153,6 GB/s didukung kapasitas maksimal memori 96GB. Keunggulan pada fleksibilitas kapasitas RAM ini tentu sangat penting untuk workstation portabel dan pekerjaan profesional skala berat.
Dalam perbandingan Apple M5 vs Intel Core Ultra X9 388H, tidak ada jawaban mutlak mana yang paling unggul. Jika kamu mencari laptop terbaru 2026 dengan efisiensi daya tinggi, performa AI terintegrasi, serta pengalaman premium dalam ekosistem macOS, maka Apple M5 adalah pilihan ideal. Sebaliknya, jika kamu membutuhkan fleksibilitas Windows, performa multi core lebih agresif, dukungan aplikasi x86 yang luas, serta kemampuan workstation portabel, maka Intel Core Ultra X9 388H lebih layak dipilih. Jadi, pilihan terbaik bukan soal mana yang lebih cepat, tetapi mana yang paling sesuai dengan cara kamu bekerja.


















