Bisakah realme P4 Power Berfungsi sebagai Power Bank untuk iPhone?

- realme P4 Power 5G memiliki baterai 10.001 mAh, dapat difungsikan sebagai power bank untuk mengisi daya iPhone.
- Uji coba menunjukkan realme P4 Power mampu menyalurkan daya hingga sekitar 22 watt ke iPhone, namun layar harus mati agar aliran daya tetap optimal.
- realme P4 Power secara teknis mampu mengisi penuh iPhone satu kali, namun reverse charging tidak bisa disejajarkan dengan charger khusus berdaya tinggi.
Pernah membayangkan sebuah smartphone bisa beralih fungsi layaknya powerbank? realme P4 Power 5G menjadi salah satu contoh paling konkret dari konsep tersebut. Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas ekstrem 10.001 mAh sekaligus smartphone produksi massal pertama di dunia yang mengusung baterai di atas 10.000 mAh.
Sebelum kehadiran realme P4 Power 5G, produsen smartphone asal China, HONOR, sebenarnya sudah lebih dulu merilis smartphone gaming berkapasitas 10.000 mAh bernama HONOR Win pada Desember 2025. Namun, realme tampak ingin melangkah sedikit lebih jauh dengan embel-embel “menambahkan satu angka” di belakang kapasitas baterainya. realme P4 Power 5G sendiri resmi meluncur di India pada 29 Januari 2026.
Melihat keunggulan yang ditawarkan, wajar jika muncul rasa penasaran mengenai kemampuan sebenarnya dari smartphone ini. Apakah realme P4 Power 5G benar-benar dapat difungsikan sebagai powerbank untuk mengisi daya perangkat lain? Mengutip laporan GSMArena, smartphone ini telah melalui uji coba khusus untuk melihat seberapa efektif kemampuannya saat digunakan mengisi daya iPhone. Berikut hasil dan penjelasan lengkap dari pengujian tersebut.
1. Uji coba dilakukan melalui dua skenario yakni kondisi baterai penuh dan level baterai kritis

Melalui unggahan di akun TikTok GSMArena (@gsmarenateam) pada 31 Januari 2026, tes langsung dilakukan melalui dua skenario. realme P4 Power 5G disiapkan pada kondisi baterai penuh, sementara iPhone 17 Pro berada di level baterai sangat rendah, yakni 7 persen. Kedua perangkat dihubungkan memakai kabel USB-C ke USB-C dilengkapi alat pemantau daya untuk mengukur kecepatan pengisian secara real-time.
Pada tahap awal pengujian, realme P4 Power tercatat mampu menyalurkan daya hingga sekitar 22 watt ke iPhone. Namun, performa reverse charging ini memiliki satu catatan penting. Layar realme P4 Power harus berada dalam kondisi mati agar aliran daya tetap optimal. Jika layar menyala, sebagian energi akan dialokasikan untuk kebutuhan sistem perangkat sehingga kecepatan pengisian menjadi lebih rendah.
2. 10 menit pertama menjadi indikator awal untuk mengetahui seberapa efektif realme P4 Power sebagai sumber daya iPhone

Sepuluh menit pertama menjadi tolok ukur awal efektivitas realme P4 Power sebagai sumber daya cadangan. Pada fase ini, kecepatan pengisian memang sedikit menurun ke kisaran 19 watt. Meski demikian, dampaknya cukup terasa karena baterai iPhone meningkat pesat dari 7 persen menjadi 23 persen dalam waktu singkat. Di sisi lain, baterai realme P4 Power masih berada di level 94 persen.
Memasuki menit ke-30, laju pengisian kembali turun hingga sekitar 11 watt. iPhone 17 Pro berhasil mencapai kapasitas 48 persen, sementara realme P4 Power masih menyimpan sekitar 80 persen daya. Situasi ini dapat dianggap sebagai skenario paling realistis dalam penggunaan sehari-hari. Pengisian singkat selama 10 hingga 30 menit sudah cukup untuk membuat iPhone kembali aman digunakan hingga sisa hari.
3. Pengujian dihentikan setelah 70 menit total pengisian

Pengujian kemudian dilanjutkan untuk melihat batas maksimal kemampuan realme P4 Power. Setelah 50 menit pengisian, baterai iPhone tercatat naik hingga 65 persen. Pada saat yang sama, baterai realme P4 Power masih tersisa sekitar 70 persen. Penurunan kecepatan pengisian yang terjadi tergolong wajar, mengingat sistem secara otomatis menyesuaikan aliran daya seiring meningkatnya kapasitas baterai perangkat yang diisi.
Uji coba dihentikan setelah total waktu 70 menit. Pada titik ini, daya yang dialirkan berada di kisaran 7 watt, baterai iPhone mencapai 70 persen dan realme P4 Power masih menyimpan sekitar 61 persen daya. Hasil tersebut menunjukkan bahwa realme P4 Power secara teknis mampu mengisi penuh iPhone satu kali. Namun, potensi pengisian hingga dua kali penuh belum tercapai akibat adanya rugi daya dalam proses konversi energi.
4. Reverse charging tidak bisa disejajarkan dengan charger khusus berdaya tinggi

Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro menggunakan charger 45W mampu mencapai 70 persen hanya dalam 30 menit. Bahkan, pengisian penuh dapat dicapai dalam waktu sekitar satu jam lebih sedikit. Dari sisi kecepatan, jelas bahwa reverse charging pada smartphone tidak bisa disejajarkan dengan charger khusus berdaya tinggi. Fungsi keduanya memang berbeda sejak awal.
Reverse charging pada realme P4 Power lebih tepat diposisikan sebagai solusi praktis ketika kondisi darurat. realme sendiri mengklaim kemampuan reverse charging hingga 27W. Dalam tes langsung yang dilakukan oleh GSMArena mencatat bahwa kedua perangkat terdeteksi menggunakan standar USB Power Delivery di 9V hingga 3A. Angka tersebut tergolong tinggi untuk fitur reverse charging di kelas smartphone.
5. Apakah realme P4 Power layak disebut power bank?

Jika ditinjau dari hasil pengujian secara menyeluruh, realme P4 Power memang belum sepenuhnya dapat menggantikan fungsi power bank. Meski demikian, dalam situasi tertentu, perangkat ini sangat layak diposisikan sebagai solusi pengisian daya dalam kondisi darurat. Untuk kebutuhan pengisian cepat dalam waktu singkat, performanya sudah tergolong memadai. Bahkan saat digunakan mengisi iPhone hingga mendekati penuh, realme P4 Power masih menyisakan kapasitas baterai yang cukup besar.
Keunggulan lain terletak pada aspek kepraktisan. Pengguna tidak perlu lagi membawa perangkat tambahan seperti power bank terpisah maupun kabel ekstra. realme P4 Power tetap berfungsi sebagai smartphone utama, sekaligus siap menjadi sumber daya cadangan kapan pun diperlukan. Fleksibilitas inilah yang membuat konsep smartphone dengan baterai berkapasitas besar terasa semakin relevan.
Pada akhirnya, realme P4 Power membuktikan bahwa baterai berkapasitas besar dapat memberikan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari. Fitur reverse charging yang disematkan benar-benar dapat diandalkan untuk membantu mengisi daya perangkat lain, termasuk iPhone. Walau kecepatan pengisiannya tidak menyamai charger khusus, efisiensi serta kestabilan dayanya layak mendapat apresiasi. Dalam kondisi tertentu, fitur ini dapat menjadi solusi praktis yang sangat membantu.


















