Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Efektif Merawat Laptop Baru dan Meningkatkan Performanya

Cara Efektif Merawat Laptop Baru dan Meningkatkan Performanya
ilustrasi laptop (Unsplash/Creatopy)
Intinya Sih
  • Merawat laptop baru penting agar performanya tetap stabil dan awet, termasuk menjaga baterai di kisaran 20–80% serta menghindari pengisian penuh terus-menerus.
  • Kebersihan perangkat perlu diperhatikan dengan tidak memakai tisu basah untuk layar atau keyboard, serta rutin membersihkan ventilasi agar sistem pendinginan bekerja optimal.
  • Performa bisa ditingkatkan lewat update OS dan aplikasi, restart berkala, serta pengaturan mode High Performance atau fitur tambahan seperti XMP/EXPO di BIOS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tidak seperti HP yang biasanya diganti setiap satu atau dua tahun sekali, usia pakai laptop umumnya jauh lebih panjang, sekitar empat tahun atau lebih karena kebanyakan pengguna cenderung tetap menggunakannya selama masih bisa diandalkan. Karenanya, merawat laptop baru dengan baik sangat penting, bukan sekadar agar awet secara fisik, tapi juga agar performanya tetap kencang, stabil dan sanggup mengikuti kebutuhan aplikasi yang terus berkembang. Berikut beberapa cara efektif merawat laptop baru dan meningkatkan performanya.

1. Perhatikan cara mengisi daya

dlxmedia-hu-umsBKY-j6-8-unsplash.jpg
ilustrasi mengisi daya laptop (Unsplash/dlxmedia.hu)

Alasan utama laptop cepat “menua” sering kali bukan performanya, melainkan baterainya yang sudah lemah dan hanya sanggup bertahan satu atau dua jam. Karena laptop menggunakan baterai lithium-ion seperti HP dan tablet, kebiasaan buruk yang sering merusak baterai di perangkat lain juga berlaku di laptop. Salah satu yang paling umum adalah membiarkan laptop terus tercolok ketika baterai berada di 100% dalam waktu lama, karena kondisi ini membuat sel baterai terus terpapar tegangan tinggi dan panas dari pengisian kecil yang berulang. Agar umur baterai lebih panjang, idealnya level daya dijaga di kisaran 20% sampai 80%, sehingga sebaiknya aktifkan fitur optimasi baterai atau batas pengisian daya jika tersedia.

2. Jangan bersihkan layar atau keyboard dengan tisu basah

Tisu basah memang praktis untuk membersihkan perangkat elektronik seperti laptop, tapi sebenarnya tidak disarankan. Tisu basah biasanya mengandung bahan kimia yang cukup keras seperti pemutih, amonia, atau aseton, yang lama-kelamaan bisa merusak lapisan pelindung layar laptop dan membuatnya lebih rentan rusak. Untuk layar, pilihan yang lebih aman adalah campuran isopropil alkohol dengan air suling serta kain microfiber. Hal serupa juga berlaku untuk keyboard, di mana tisu basah bisa mempercepat aus pada tombol dan berisiko meneteskan cairan ke bagian dalam laptop. Maka dari itu, sebaiknya gunakan tisu khusus perangkat elektronik untuk membersihkan keyboard.

3. Jaga kebersihan ventilasi laptop dan jangan sampai tersumbat

alienware-DCdKgCYy_ls-unsplash.jpg
ilustrasi ventilasi laptop (Unsplash/Alienware)

Ventilasi laptop sering diabaikan, padahal perannya sangat penting untuk menjaga suhu tetap stabil. Jika lubang udara ini tertutup atau kotor, laptop bisa mengalami penurunan performa atau bahkan dalam jangka panjang bisa merusak baterai dan komponen sensitif di dalamnya. Karenanya, pastikan area ventilasi laptop selalu terbuka ketika digunakan, dan hindari meletakkan laptop di atas kasur, bantal, atau permukaan empuk lain yang bisa menghambat aliran udara. Selain itu, ventilasi laptop juga perlu rutin dibersihkan karena debu tidak hanya menyumbat, tapi juga menahan panas seperti lapisan isolasi. Cara paling praktis adalah membersihkannya secara berkala dengan air duster elektrik agar sistem pendinginan laptop tetap bekerja optimal.

4. Update OS dan aplikasi secara berkala

Kasus “Batterygate” dulu memang sempat membuat banyak pengguna mengira Apple sengaja memperlambat iPhone lama agar penggunanya pindah ke iPhone baru, padahal tujuan utamanya adalah menjaga HP dengan baterai yang sudah menurun tetap stabil dan tidak sering mati mendadak. Sayangnya, kasus itu ikut memunculkan anggapan bahwa update OS atau aplikasi selalu membuat perangkat jadi lemot, padahal justru sebaliknya. Update biasanya membawa perbaikan keamanan, menutup celah yang bisa dimanfaatkan hacker, memperbaiki bug dan terkadang juga bisa meningkatkan performa. Untuk itu, notifikasi update sebaiknya jangan diabaikan, dan jika perlu aktifkan pembaruan otomatis.

5. Lakukan restart rutin

surface-y9NqbewHG9Y-unsplash.jpg
ilustrasi menggunakan laptop (Unsplash/Surface)

Saat ini banyak pengguna memilih membiarkan laptop dalam mode sleep karena lebih praktis dan sistem operasi terkini sudah cukup hemat daya. Namun dari sisi performa, melakukan restart atau shutdown sesekali tetap penting untuk menjaga performa tetap lancar, mengatasi bug, mengurangi potensi gangguan, memperpanjang umur komponen, menghemat listrik dan meningkatkan keamanan (terutama ketika menggunakan laptop di tempat umum). Sebenarnya tidak ada aturan mutlak soal mode sleep, tapi jika laptop mulai terasa lemot atau muncul masalah yang sulit dicari tahu penyebabnya, melakukan restart atau shutdown menjadi langkah sederhana yang patut dibiasakan.

6. Utak-atik pengaturan untuk dapatkan performa maksimal

Untuk memaksimalkan performa laptop sampai batasnya, ada beberapa pengaturan yang bisa diutak-atik. Di Windows, pergi ke Settings > System > Power & Battery dan aktifkan mode High Performance jika tersedia. Jika laptop dibekali GPU diskrit, bisa dicoba juga melakukan overclock lewat aplikasi resmi seperti NVIDIA GeForce Experience atau AMD Radeon Software, baik dengan pengaturan manual (menaikkan voltage, power, dan fan) atau auto tuning. Terakhir, cek BIOS untuk mengaktifkan fitur performa tambahan seperti XMP (Intel) atau EXPO (AMD) agar RAM berjalan di kecepatan maksimal, serta opsi lain yang bisa meningkatkan performa laptop secara keseluruhan.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa cara efektif merawat laptop baru dan meningkatkan performanya. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan bisa membantumu membuat laptop barumu jadi lebih awet.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
savira Ivanka
Achmad Fatkhur Rozi
savira Ivanka
Editorsavira Ivanka

Related Articles

See More
c

c

15 Jun 2026, 18:15 WIBTech