Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Galaxy Z Fold8 Series Pakai Dual-Path Charging, Ini Kehebatannya

Galaxy Z Fold8 Series Pakai Dual-Path Charging, Ini Kehebatannya
Samsung Galaxy Z Fold8 (samsung.com)
Intinya Sih
  • Samsung merombak sistem baterai Galaxy Z Fold8 Series dengan anoda silicon-carbon berenergi tinggi, perubahan struktur perangkat, serta fokus pada daya tahan, efisiensi, dan keamanan.
  • Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi ponsel lipat Samsung pertama dengan dual-path charging, yang membagi daya 45W ke dua sel baterai untuk pengisian lebih merata, stabil, dan terkontrol suhunya.
  • Dengan baterai 5.000 mAh, Galaxy Z Fold8 Ultra diklaim terisi 0–67 persen dalam sekitar 30 menit memakai adaptor 45W; Fold8 reguler dan Flip8 memakai pendekatan berbeda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Samsung memperkenalkan sejumlah pembaruan pada lini smartphone lipat Galaxy Z Fold8 Series, tidak hanya dari sisi desain dan performa, tetapi juga teknologi baterai. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah hadirnya dual-path charging architecture, sebuah sistem pengisian daya baru yang dirancang agar lebih cepat, stabil, dan efisien. Teknologi ini menjadi bagian dari upaya Samsung meningkatkan pengalaman penggunaan perangkat foldable generasi terbaru.

Dalam sesi tanya jawab yang dimuat melalui situs resmi Samsung Newsroom, Executive Vice President and Senior Executive of Mobile R&D Office – Hardware, Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, Sunghoon Moon, menjelaskan bahwa pengembangan baterai tidak lagi sekadar menambah kapasitas. Samsung juga merancang ulang keseluruhan sistem baterai agar mampu menghadirkan daya tahan lebih lama, pengisian daya lebih cepat, sekaligus tetap aman meski perangkat dibuat semakin tipis. Lantas, apa sebenarnya kehebatan dual-path charging hingga menjadi salah satu fitur unggulan Galaxy Z Fold8 Series?

1. Samsung rombak sistem baterai Galaxy Z Fold8 Series

Samsung Galaxy Z Fold8 vs Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
Samsung Galaxy Z Fold8 (kiri) vs Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra (kanan) (samsung.com)

Menurut Sunghoon Moon, pengguna saat ini menginginkan baterai yang mampu bertahan lebih lama tanpa harus mengorbankan desain perangkat. Oleh sebab itu, Samsung mengembangkan sistem baterai baru yang menggabungkan peningkatan material, struktur perangkat, hingga teknologi pengisian daya. Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara performa, efisiensi, dan keamanan dalam penggunaan sehari-hari.

Samsung juga mulai mengadopsi silicon-carbon anode yang memiliki kepadatan energi (energy density) lebih tinggi dibanding material konvensional. Material tersebut memungkinkan baterai menyimpan lebih banyak energi pada ruang yang sama, sekaligus menjaga stabilitas penggunaan dalam jangka panjang. Selain itu, perubahan struktur layar juga menciptakan ruang tambahan sehingga Galaxy Z Fold8 Ultra kini dapat dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh.

2. Apa itu Dual-Path Charging?

Samsung Galaxy Z Fold8
Samsung Galaxy Z Fold8 (samsung.com)

Salah satu pembaruan terbesar pada Galaxy Z Fold8 Series adalah hadirnya dual-path charging architecture. Teknologi ini dirancang untuk membagi aliran daya 45W ke dua jalur pengisian pada sistem baterai dual-cell, sehingga distribusi energi berlangsung lebih merata. Hasilnya, proses pengisian daya menjadi lebih efisien tanpa memberikan beban berlebih pada satu sel baterai saja.

Samsung menjelaskan bahwa sistem baru tersebut juga membantu mengelola suhu perangkat selama proses pengisian berlangsung. Temperatur yang lebih terjaga membuat proses pengisian menjadi lebih stabil sekaligus meningkatkan keandalan baterai dalam penggunaan jangka panjang. Artinya, kecepatan pengisian tidak dicapai dengan mengorbankan aspek keamanan.

3. Galaxy Z Fold8 Ultra mampu mengisi daya lebih cepat hingga 67 persen dalam 30 menit

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra (samsung.com)

Galaxy Z Fold8 Ultra mendukung 45W Super Fast Charging berkat kombinasi baterai silicon-carbon dan dual-path charging. Samsung mengklaim baterai 5.000 mAh pada perangkat ini dapat terisi dari 0 hingga 67 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Pengujian tersebut dilakukan di laboratorium internal Samsung menggunakan adaptor resmi 45W dan kabel USB-C 3A saat seluruh fitur perangkat dimatikan.

Samsung menambahkan bahwa teknologi dual-path charging bekerja optimal ketika menggunakan pengisi daya 45W. Namun, apabila pengguna memakai adaptor 25W, perangkat tetap dapat melakukan pengisian menggunakan mekanisme sebelumnya. Dengan demikian, pengguna masih memperoleh kompatibilitas dengan aksesori lama meski tidak mendapatkan seluruh manfaat dari arsitektur pengisian terbaru.

4. Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 memiliki pendekatan berbeda

Samsung Galaxy Z Flip8
Samsung Galaxy Z Flip8 (news.samsung.com)

Samsung menyebut Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai smartphone lipat pertama mereka yang mengusung dual-path charging architecture. Teknologi tersebut menjadi salah satu pembeda utama dibanding model Galaxy Z Fold8 reguler. Meski sama-sama mendukung pengisian cepat 45W, Galaxy Z Fold8 dibekali baterai 4.800 mAh dan tidak menggunakan arsitektur dual-path seperti versi Ultra.

Sementara itu, Galaxy Z Flip8 memakai sistem pengisian daya yang telah dioptimalkan sesuai karakteristik bodinya yang lebih ringkas. Samsung menyesuaikan desain charging architecture berdasarkan keterbatasan ruang internal dan kebutuhan sistem pendingin pada perangkat compact. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa setiap model Galaxy Z Series memperoleh solusi baterai yang dirancang sesuai desain dan kebutuhan masing-masing.

5. Dual-Path Charging jadi nilai tambah Galaxy Z Fold8 Ultra

Samsung Galaxy Z Fold8
Samsung Galaxy Z Fold8 (samsung.com)

Hadirnya dual-path charging menunjukkan bahwa inovasi baterai kini tidak lagi hanya berfokus pada kapasitas. Samsung juga memperhatikan bagaimana energi dialirkan ke dalam baterai agar proses pengisian berlangsung lebih efisien, stabil, dan aman. Pendekatan ini menjadi penting seiring meningkatnya kebutuhan pengguna terhadap perangkat yang selalu siap digunakan sepanjang hari.

Bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas, teknologi ini menawarkan keuntungan berupa waktu pengisian yang lebih singkat sekaligus manajemen suhu yang lebih baik. Dipadukan baterai 5.000 mAh dan material silicon-carbon, Galaxy Z Fold8 Ultra menghadirkan salah satu peningkatan paling signifikan pada lini smartphone lipat Samsung tahun ini. Inovasi tersebut sekaligus menjadi nilai tambah yang membedakan varian Ultra dari Galaxy Z Fold8 reguler. Berikut rincian harga Samsung Galaxy Z Fold8 Series di Indonesia selama periode pre-order.

Harga Samsung Galaxy Z Fold8 Series di Indonesia

Harga mengacu pada harga di situs resmi Samsung sebelum promo

Model

Varian

Harga

Galaxy Z Fold8 Ultra

12 GB /256 GB

Rp 32.499.000

Galaxy Z Fold8 Ultra

12 GB /512 GB

Rp 36.499.000

Galaxy Z Fold8 Ultra

16 GB /1 TB

Rp 44.499.000

Galaxy Z Fold8

12 GB /256 GB

Rp 28.499.000

Galaxy Z Fold8

12 GB /512 GB

Rp 32.499.000

Galaxy Z Fold8

16 GB /1 TB

Rp 40.499.000

Bagi konsumen yang berminat, Samsung masih membuka masa pre-order Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra hingga 13 Agustus 2026 mendatang. Selama periode tersebut, calon konsumen juga dapat memanfaatkan berbagai promo yang ditawarkan Samsung sesuai ketentuan yang berlaku. Jadi, jangan lewatkan kesempatannya, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More