Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Ciri HP Harus Ganti Baterai, Daya Tahan Mulai Menurun

5 Ciri HP Harus Ganti Baterai, Daya Tahan Mulai Menurun
ilustrasi HP (unsplash.com/insung yoon)
Intinya Sih
  • Daya tahan baterai menurun, HP cepat habis daya meski tidak digunakan, jadi tanda utama baterai perlu diganti karena kapasitas dan efisiensinya sudah berkurang.
  • Panas berlebih dan pembengkakan baterai bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen HP, bahkan risiko kebakaran jika tidak segera diganti oleh tenaga profesional.
  • Battery health di bawah 80 persen menandakan performa mulai turun; pengguna disarankan mengganti baterai agar HP tetap optimal dan tidak mudah mati mendadak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mau sebagus apa pun komponen di HP pasti akan mengalami kerusakan, tak terkecuali baterai. Hal tersebut memaksa pengguna untuk mengganti baterai, khususnya jika usia HP sudah lebih dari 3 tahun. Jika tak diganti, maka daya tahan baterai akan menurun drastis dan penggunaan menjadi sangat tidak nyaman.

Selain daya tahan baterai yang menurun, apa saja ciri HP harus ganti baterai? Selain itu, apa efek yang bisa terjadi jika baterai tak segera diganti jika sudah muncul banyak masalah? Yuk, temukan semua jawabannya di bawah ini!

1. Daya tahan baterai mulai menurun

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Dimitris Chapsoulas)

Laman Drboom menjelaskan kalau daya tahan yang menurun merupakan salah satu ciri utama bagi kamu untuk mengganti baterai. Secara khusus, ciri daya tahan yang menurun adalah ketika kamu lebih sering mengecas HP atau saat persentase baterai menurun dengan cepat, bahkan saat HP tidak digunakan sama sekali. Penurunan daya tahan baterai sendiri merupakan indikasi kalau usia baterai sudah terlalu tua, kemampuannya sudah tidak optimal, dan kapasitasnya berkurang drastis.

2. HP sering mengalami overheat

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/nina .)

Dikutip GRPhones, panas berlebih atau overheat bisa terjadi karena degradasi baterai. Hal tersebut disebabkan oleh efisiensi baterai yang terus menurun sehingga suhu baterai bisa menjadi lebih panas dalam waktu singkat. Overheat bisa menyebabkan berbagai masalah jika tak diatasi, seperti penurunan daya tahan baterai, masalah komponen, HP tak mau menyala, hingga kerusakan HP secara keseluruhan. Jika overheat disebabkan oleh baterai, maka pergantian harus segera dilakukan agar masalah tak bertambah.

3. Baterai mengalami pembengkakan

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Auguras Pipiras)

Laman HONOR menerangkan kalau pembengkakan baterai bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu overheat, pengecasan yang tidak benar, cacat pabrik, kerusakan secara fisik, usia baterai terlalu tua, suhu lingkungan ekstrem, hingga penggunaan charger yang tidak berkualitas. Baterai bengkak juga bisa menimbulkan berbagai masalah, seperti kehilangan data, kebocoran cairan kimia, kerusakan layar, bahkan HP bisa terbakar, lho! Demi mencegah semua hal tersebut baterai yang bengkak harus segera diganti oleh tenaga profesional.

4. HP tidak bisa dicas

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Onur Binay)

Jika HP tak bisa dicas, kamu bisa melakukan beberapa hal seperti melakukan update software, mengganti charger dengan merek berkualitas, atau menunggu hingga suhu HP menurun. Sayangnya, semua tips tersebut hanya berlaku jika masalah yang dihadapi masuk kategori ringan atau menengah. Jika HP tak bisa dicas dan masalah utamanya ada di baterai, maka pergantian baterai harus dilakukan. Masalah tersebut biasanya juga diiringi dengan kerusakan lain seperti penurunan daya tahan atau terjadi pembengkakan pada baterai.

5. Battery health sudah menurun drastis

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Sten Ritterfeld)

Battery health merupakan fitur yang memungkinkan pengguna mengecek "usia", persentase, atau kapasitas dari baterai HP. Dilansir Fone Tech, kamu bisa mengganti baterai saat battery health sudah berada di bawah 80 persen. Jika tak diganti, maka daya tahan baterai akan mulai menurun, HP bisa tiba-tiba mati, dan performa HP juga akan berkurang. Hal tersebut khususnya terjadi pada iPhone. Sebab, Apple menyarankan untuk mengganti baterai ketika battery health berada di bawah 80 persen. Jika digunakan secara normal biasanya penurunan ke bawah 80 persen akan terjadi dalam waktu 2-3 tahun.

Perhatikan berbagai ciri HP harus ganti baterai agar kamu tak salah ketika melakukannya. Jika sudah berpengalaman kamu juga bisa mengganti baterai secara mandiri. Namun, jika tak paham soal HP disarankan untuk menggantinya di service center atau tempat servis profesional. Harga pergantian HP juga tak terlalu mahal, yaitu hanya sekitar ratusan ribu rupiah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More