5 Ciri Khas Nothing Phone, Cuma Sekadar HP Penuh Gimik?

- Nothing Phone memiliki gimik Glyph Interface yang unik, meski sudah digantikan oleh Glyph Matrix.
- Nothing OS menjadi highlight dengan tampilan minimalis dan fitur AI, serta pembaruan di versi terbaru.
- Nothing Phone hadirkan desain anti mainstream, harga bervariasi, dan spesifikasi tinggi untuk bersaing di pasar HP.
Industri HP tak hanya dikuasai oleh Samsung atau Apple. Tiap tahun, ada perusahaan atau brand baru yang masuk dan siap bersaing dengan pemain lama. Salah satunya adalah Nothing yang menjual HP bernama Nothing Phone. Nothing sendiri merupakan perusahaan teknologi yang didirikan oleh Carl Pei (mantan co-founder OnePlus) pada 2020 di Britania Raya.
Nothing Phone juga bukan HP sembarangan. Sebaliknya, Nothing Phone membawa berbagai keunikan dan ciri khas yang membuatnya stand out. Semua ciri khas tersebut nampak dari desain, harga, hingga spesifikasinya. Apa aja sih ciri khas Nothing Phone yang membuatnya tampil beda? Berikut daftarnya.
1. Punya gimik Glyph Interface

Glyph Interface menjadi ciri khas paling mencolok dari Nothing Phone. Dilansir laman resmi Nothing, Glyph Interface adalah sebuah antarmuka yang dibuat menggunakan lampu LED yang berlokasi di bagian belakang perangkat. Sebagai sebuah antarmuka, Glyph Interface berfungsi sebagai penanda notifikasi, indikator pengecasan, hingga bisa menjadi fill light saat menangkap foto.
Sayangnya, Glyph Interface sudah digantikan oleh Glyph Matrix sejak perilisan Nothing Phone (3). Nothing sudah menghilangkan lampu di Glyph Interface dan menggantikannya dengan layar kecil berbentuk lingkaran di pojok kiri bagian belakang HP. Layar tersebut disebut sebagai Glyph Mirror. Fungsinya serupa dengan Glyph Interface dengan beberapa penyesuaian dan penambahan fitur.
2. Dibekali Nothing OS dengan fitur berlimpah

Nothing OS menjadi salah satu hightlight dari Nothing Phone. Hingga kini, sistem operasi (OS) tersebut sudah berjalan hingga versi keempat (Nothing OS 4.0). Tampilannya khas dengan estetika minimalis dan warna netral seperti hitam atau putih. Teks yang dibuat dari dot kecil juga sangat mencolok. Di versi terbaru, Nothing OS juga menjanjikan banyak pembaruan. Dilansir Android Central, Nothing OS 4.0 membawa fitur AI seperti Gemini hingga Essential Space. Setelah mengadopsi bahasa desain Material 3 Expressive, Nothing OS juga menjadi semakin fun sehingga meningkatkan user experience.
3. Dijual dengan harga yang bervariasi

Soal harga, Nothing Phone terbilang cukup kompetitif. Salah satu seri termurahnya, yaitu Nothing Phone (2a) dijual di harga $349 (Rp5,8 jutaan). Adapun, Nothing Phone (1) yang merupakan model pertamanya dibanderol sekitar €499 hingga €549 (Rp9 juta--10 jutaan). Model terbaru, yaitu Nothing Phone (3) sedikit lebih mahal dengan harga sekitar Rp13 jutaan. Banyaknya variasi harga menunjukan bahwa Nothing Phone siap bersaing di semua lini harga serta mampu menjangkau berbagai tipe konsumen. Sayangnya, Nothing Phone tidak dijual secara resmi di Indonesia.
4. Hadirkan desain anti mainstream

Nothing Phone mencoba tampil beda dengan melawan arus di aspek desain. Tak hanya menampilkan desain back door polosan dengan satu atau dua warna, Nothing Phone menghadirkan Glyph Interface serta Glyph Matrix yang bisa menyala. Penempatan kameranya juga cukup unik, khususnya di Nothing Phone (3). Sebab, perangkat tersebut memberikan penempatan kamera belakang yang abstrak dan tidak tertata rapi. Menariknya, Nothing Phone tetap terasa premium berkat frame metal dan back door kaca.
5. Spesifikasinya cukup tinggi

Nothing Phone nampak cukup serius soal spesifikasi dan performa. Untuk kelas harganya, tiap model memiliki spesifikasi yang sangat bersaing, entah itu di aspek layar, chipset, atau kamera. Informasi dari laman GSMArena menjelaskan kalau Nothing Phone (1) dibekali chipset Snapdragon 778G. Adapun, Nothing Phone (3a) hadirkan tiga kamera lengkap, yaitu utama, ultrawide, dan telephoto. Nothing Phone (2) juga tak mau kalah karena menghadirkan layar LTPO AMOLED yang biasanya hanya ada di HP Rp20 jutaan. Nothing Phone (3) juga cukup menarik karena menghadirkan pengecasan 65 watt.
Nothing Phone memberikan sebuah penyegaran di industri HP yang terkesan homogen. Keluar dari pakem industri, Nothing Phone berani menawarkan banyak hal menarik yang bisa menjadi daya tarik bagi konsumen. Jika nantinya dijual resmi di Indonesia, apakah semua ciri khas Nothing Phone tersebut membuat kamu tertarik untuk membelinya?


















