Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Downgrade REDMI Note 17 Pro 5G, Apakah Masih Layak Dibeli?
REDMI Note 17 Pro 5G (mi.com)
  • REDMI Note 17 Pro 5G resmi dirilis di China dengan layar AMOLED 120Hz, ukuran 6,83 inci, dan baterai jumbo 9000 mAh yang jadi terbesar dalam sejarah seri REDMI Note.
  • Meski tampil menarik, ponsel ini alami beberapa downgrade signifikan seperti chipset Snapdragon 6s Gen 4 yang lebih lemah dari Dimensity 7400 serta hilangnya kamera ultrawide dan fitur perekaman video 4K.
  • Kamera depan turun ke resolusi 8MP, bodi makin tebal dan berat hingga 226 gram, membuatnya kurang nyaman digunakan lama meski menawarkan daya tahan baterai besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

REDMI Note 17 series resmi hadir pada 14 Juli 2026 di China. Salah satu model yang menjadi perhatian adalah REDMI Note 17 Pro 5G. Smartphone tersebut menghadirkan beberapa keunggulan, seperti panel AMOLED 120Hz, layar luas hingga 6,83 inci, dan baterai jumbo 9000 mAh yang merupakan kapasitas terbesar di sepanjang sejarah REDMI Note.

Meski terlihat menjanjikan, ternyata REDMI Note 17 Pro 5G juga memiliki beberapa downgrade jika dibandingkan dengan pendahulunya, REDMI Note 15 Pro 5G. Beberapa downgrade REDMI Note 17 Pro 5G tercermin dari banyak aspek, yaitu kamera, desain, dan performa. Lantas, apakah REDMI Note 17 Pro 5G masih layak dibeli karena punya banyak downgrade?

1. REDMI Note 17 Pro 5G pakai chipset Snapdragon 6s Gen 4

Snapdragon 6s Gen 4 (mi.com)

Setelah beberapa generasi menggunakan chipset MediaTek, REDMI Note 17 Pro 5G beralih ke Snapdragon, tepatnya Snapdragon 6s Gen 4. Sayangnya, chipset tersebut sebenarnya merupakan downgrade dari MediaTek Dimensity 7400 yang dipakai di generasi sebelumnya. Snapdragon 6s Gen 4 punya beberapa kekurangan, entah itu dari spesifikasi atau performa.

Dilansir NanoReview, Snapdragon 6s Gen 4 hanya memiliki clock speed 2,4GHz sementara clock speed Dimensity 7400 ada di angka 2,6GHz. Skor AnTuTu Snapdragon 6s Gen 4 sekitar 800 ribuan sementara Dimensity 7400 mencapai 950 ribuan. Snapdragon 6s Gen 4 juga dibuat oleh Samsung sementara Dimensity 7400 dibuat oleh TSMC yang umunnya punya kualitas lebih baik.

2. REDMI Note 17 Pro 5G memiliki kamera depan 8MP

REDMI Note 17 Pro 5G (mi.com)

Laman 91Mobile menerangkan bahwa kamera depan REDMI Note 17 Pro 5G memiliki resolusi yang sangat rendah, yaitu hanya 8MP. Hal tersebut sangat jauh dari REDMI Note 15 Pro 5G yang mengusung resolusi 20MP. Resolusi 8MP sangat kecil, bahkan lebih mirip dengan smartphone entry level yang harganya Rp1 juta--2 jutaan. Resolusi kecil memiliki banyak kekurangan, seperti tak bisa memberikan hasil foto yang tajam, HDR-nya kurang oke, dan berpotensi membuat video bergoyang. Fitur HDR dan panorama yang sebelumnya ada di kamera depan REDMI Note 15 Pro 5G juga menghilang di REDMI Note 17 Pro 5G.

3. REDMI Note 17 Pro 5G tidak memiliki kamera ultrawide

kamera belakang REDMI Note 17 Pro 5G (mi.com)

REDMI Note 17 Pro 5G menjadi REDMI Note Pro pertama yang menghilangkan kamera ultrawide. Di semua generasi sebelumnya, entah itu REDMI Note 12 Pro 5G, Note 13 Pro 5G, Note 14 Pro 5G, hingga Note 15 Pro 5G semuanya punya kamera ultrawide. Ketidakhadiran kamera ultrawide di REDMI Note 17 Pro 5G membuatnya tak bisa menangkap foto dengan angle lebar dan kurang cocok untuk menangkap foto pemandangan atau landscape. Daripada kamera ultrawide, Xiaomi justru memberikan auxiliary lens yang merupakan lensa tanpa fungsi yang jelas.

4. REDMI Note 17 Pro 5G punya bodi tebal dan berat

REDMI Note 17 Pro 5G (mi.com)

Baterai besar di REDMI Note 17 Pro 5G memunculkan satu masalah, yaitu bodi lebih berat dan tebal. Dilansir GSMArena, REDMI Note 17 Pro 5G punya ketebalan 8,5 milimeter dan bobot 226 gram. Sementara itu, REDMI Note 15 Pro 5G hanya punya bobot 210-211 gram dan ketebalan sekitar 7,8-8 milimeter tergantung versinya (China atau global). Karena lebih tebal REDMI Note 17 Pro 5G kurang cocok buat pengguna yang tangannya kecil atau orang yang sering menggunakan smartphone dalam waktu lama. Tangan cepat pegal, penggunaan kurang nyaman, dan kamu lebih disarankan untuk menggunakan smartphone tersebut dengan dua tangan.

5. REDMI Note 17 Pro 5G tidak bisa merekam video 4K

REDMI Note 17 Pro 5G (mi.com)

Kemampuan perekaman video menjadi salah satu deal breaker utama REDMI Note 17 Pro 5G. Melansir laman resmi Xiaomi, REDMI Note 17 Pro 5G tak bisa merekam video 4K entah itu 30 atau 60 FPS. Smartphone mid-range tersebut hanya mampu merekam video di resolusi 1080 30 FPS, 720 30 FPS, atau 720 120 FPS. Keterbatasan tersebut datang dari chipset Snapdragon 6s Gen 4 yang hanya bisa merekam video hingga resolusi 2K. Kualitas perekaman tersebut sangat buruk, bahkan hanya setara dengan smartphone entry level yang harganya di bawah Rp2 jutaan. Alhasil, REDMI Note 17 Pro 5G tak cocok buat content creator.

Dari berbagai downgrade REDMI Note 17 Pro 5G tersebut dapat terlihat bahwa smartphone tersebut kurang layak untuk dibeli. Ia mengorbankan banyak hal esensial yang seharusnya ada di kelas mid-range seperti perekaman 4K, kamera ultrawide, dan chipset ngebut. Smartphone tersebut hanya cocok buat kamu yang mencari baterai jumbo. Buat gamer, pencinta fotografi, atau casual user REDMI Note 17 Pro 5G bukanlah pilihan terbaik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article