5 Downgrade POCO X8 5G dari POCO X7 5G, Tanpa Kamera Ultrawide

- POCO X8 5G berbobot 223 gram, naik dari 185 gram pada POCO X7 5G, sehingga berpotensi kurang nyaman untuk penggunaan lama atau satu tangan.
- Sektor kamera mengalami pengurangan: POCO X8 5G tidak membawa ultrawide 8 MP dan perekaman 4K, dengan video maksimal 1080p 30 FPS.
- Pilihan memori tertinggi turun menjadi 12/256 GB tanpa varian 512 GB, sementara konektivitas Bluetooth 5.1 menggantikan Bluetooth 5.4 pada POCO X7 5G.
Setelah menunggu sekitar setahun akhirnya POCO X8 5G hadir untuk menggantikan POCO X7 5G. HP mid-range tersebut dirancang untuk memberikan performa terbaik, baterai berkapasitas besar, dan fitur berlimpah dengan tetap mempertahankan harga yang ramah di kantong. Desainnya juga mendapat penyegaran sehingga terlihat lebih modern dan elegan.
POCO X8 5G memang terlihat menggiurkan dan menarik, tetapi HP tersebut punya banyak downgrade dari pendahulunya, lho. Hal tersebut tercermin dari berbagai aspek, mulai dari bobot, spesifikasi kamera, hingga varian storage. Lantas, apa efek dari semua downgrade tersebut bagi POCO X8 5G? Cari tahu selengkapnya di bawah ini!
1. Bobot POCO X8 5G meningkat secara drastis

POCO X8 5G (mi.com) Kamu cari HP yang ringan dan nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lama? Jika iya, maka POCO X8 5G bukan pilihan terbaik. Laman GSMChoice menerangkan bahwa bobot POCO X8 5G mencapai 223 gram, jauh lebih berat dari POCO X7 5G yang bobotnya hanya 185 gram. Karena lebih berat POCO X8 5G bisa bikin tangan cepat pegal, tidak cocok digunakan dengan satu tangan, dan membuat penggunaan jangka panjang kurang nyaman. Untungnya POCO X8 5G punya ketebalan sekitar 8,6 milimeter, tak jauh berbeda dari POCO X7 5G yang ketebalannya sekitar 8,4-8,6 milimeter.
2. POCO X8 5G tidak punya kamera ultrawide

POCO X8 5G (mi.com) Melansir 91Mobiles, POCO X8 5G dibekali tiga kamera, yaitu kamera utama 50 MP + OIS, kamera depth 2 MP, dan kamera selfie 16 MP. Seperti yang terlihat POCO X8 5G tidak memiliki kamera ultrawide. Hal tersebut berbanding terbalik dengan POCO X7 5G yang punya kamera ultrawide dengan resolusi 8 MP. Kamera ultrawide sebenarnya cukup penting karena bisa digunakan untuk menangkap foto dengan angle lebar serta ideal untuk memotret pemandangan atau daerah yang luas. Karena tak punya kamera ultrawide POCO X8 5G memiliki sudut pandang foto dan video yang sangat terbatas.
3. POCO X8 5G tidak bisa merekam video 4K

POCO X8 5G (mi.com) HP mid-range yang harganya di atas Rp3 jutaan biasanya sudah bisa merekam video 4K, tak terkecuali POCO X7 5G. Sayangnya, POCO X8 5G tidak bisa merekam video di resolusi tersebut. Resolusi perekaman POCO X8 5G terbatas di 1080p 30 FPS, entah itu di kamera utama atau selfie. Jika dikomparasi perekaman video 1080p 30 FPS lebih mirip dengan HP entry level yang harganya sekitar Rp1 juta--2 jutaan. Ketidakmampuan merekam video di resolusi 4K tersebut membuat POCO X8 5G tak akan cocok untuk content creator, videografer, atau pengguna yang mencari HP dengan kualitas viode terbaik.
4. POCO X8 5G tidak punya varian 512 GB

POCO X8 5G (mi.com) POCO menggunakan strategi yang serupa dengan produsen lain, yaitu menurunkan kapasitas RAM dan storage di produk terbaru mereka. Hal tersebut merupakan langkah untuk mengatasi lonjakan harga RAM dan storage yang tak kunjung reda. Dilansir GSMArena, POCO X8 5G hadir dengan empat varian, yaitu 6/128 GB, 8/128 GB, 8/256 GB, dan 12/256 GB. Sementara itu POCO X7 5G hadir dengan varian yang lebih menarik, yaitu 8/128 GB, 8/256 GB, dan 12/512 GB. Sangat disayangkan bahwa POCO X8 5G tidak memiliki varian storage 512 GB dan justru mengembalikan RAM 6 GB yang sebenarnya sudah tidak relevan untuk HP mid-range pada 2026.
5. POCO X8 5G menggunakan Bluetooth 5.1

POCO X8 5G (mi.com) Salah satu downgrade yang cukup menarik dari POCO X8 5G adalah versi Bluetooth. Berdasarkan spesifikasi di laman resmi Xiaomi POCO X8 5G menggunakan Bluetooth 5.1, sebuah penurunan jika dibandingkan POCO X7 5G yang pakai Bluetooth 5.4. Bluetooth 5.4 jauh lebih efisien, punya sistem keamanan paling canggih, memiliki stabilitas dan konektivitas terbaik, mampu terhubung dengan lebih mudah dengan berbagai perangkat, serta merupakan salah satu versi Bluetooth terbaru (rilis pada 2023). Bluetooth 5.1 sendiri pakai teknologi lama (rilis pada 2019), tidak terlalu efisien daya, tidak mendukung LE Audio, dan konektivitasnya terbilang kurang stabil.
Downgrade POCO X8 5G tak hanya angka atau persentase semata. Sebaliknya, semua downgrade tersebut bisa berpengaruh pada penggunaan harian entah itu untuk menangkap foto, bermain game, hingga menghubungkan HP dengan perangkat lain. Harga POCO X8 5G juga kemungkinan naik sehingga membuatnya kurang menarik untuk dilirik. Jika masih punya POCO X7 5G sebaiknya kamu tak perlu "upgrade" ke POCO X8 5G.





















