5 Hal Baru di MediaTek Dimensity 9600 Pro, Pakai Fabrikasi 2 nm

- MediaTek mengumumkan Dimensity 9600 Pro pada 15 September sebagai chipset flagship 2026, membawa fabrikasi 2 nm pertama perusahaan yang diklaim meningkatkan performa, kapabilitas, dan efisiensi daya.
- Chipset ini mendukung perekaman hingga 4K 240 FPS melalui ISP Imagiq 1290, decoding H.266 yang disebut lebih hemat daya 23 persen, serta kamera 200 MP dan video 8K 60 FPS.
- Dimensity 9600 Pro menghadirkan RAM LPDDR6, UFS 5.0, CPU All Big Core baru, serta dual NPU dengan peningkatan token generation per watt 55 persen dan LLM Prefill 51 persen.
Apple A20 Pro bukan satu-satunya chipset flagship yang rilis pada 2026. Pada 15 September MediaTek tiba-tiba mengumumkan MediaTek Dimensity 9600 Pro yang menjadi penantang kuat dari chipset terbaru Apple tersebut. Dimensity 9600 Pro juga bukan chipset abal-abal, melainkan chipset Android terbaru yang memberikan banyak peningkatan serta hal baru dari pendahulunya (MediaTek Dimensity 9500).
Adapun, beberapa hal baru di MediaTek Dimensity 9600 Pro adalah perekaman video hingga 4K 240 FPS, kehadiran arsitektur dual NPU, bahkan chipset tersebut sudah dibuat dengan proses fabrikasi 2 nm. Bagaimana pengaruh dari semua hal baru tersebut terhadap performa dan kemampuan Dimensity 9600 Pro? Kupas tuntas di artikel ini, yuk!
1. MediaTek Dimensity 9600 Pro bisa merekam video 4K 240 FPS

ilustrasi chipset MediaTek Dimensity (mediatek.com) Laman JagatReview menjelaskan bahwa kemampuan kamera Dimensity 9600 Pro disokong oleh ISP Imagiq 1290. Nah, ISP tersebut membuat Dimensity 9600 Pro bisa merekam video hingga resolusi 4K 240 FPS. Fitur tersebut bisa digunakan untuk merekam video slow motion super lambat, akan sangat berguna bagi content creator atau videografer. Dimensity 9600 Pro juga punya hardware decoding H.266, membuatnya lebih hemat daya hingga 23 persen. Fitur kamera lain seperti dukungan resolusi 200 MP, perekaman video 4K 120 FPS + HDR, dan 8K 60 FPS juga tersedia di Dimensity 9600 Pro.
2. MediaTek Dimensity 9600 Pro pakai fabrikasi 2 nm

MediaTek Dimensity 9600 Pro (mediatek.com) Dilansir FoneArena, Dimensity 9600 Pro sudah dibuat menggunakan proses fabrikasi 2 nm. Hal tersebut serupa dengan Apple A20 Pro dan Exynos 2600. Sementara itu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang merupakan chipset paling ngebut keluaran Qualcomm masih menggunakan proses fabrikasi 3 nm. MediaTek sendiri mengeklaim bahwa fabrikasi 2 nm di Dimensity 9600 Pro bisa meningkatkan performa, kapabilitas, dan efisiensi daya secara bersamaan. Dimensity 9600 Pro juga merupakan chipset 2 nm pertama MediaTek sehingga menjadi pencapaian besar bagi perusahaan tersebut.
3. Mendukung RAM LPDDR6 dan storage UFS 5.0

ilustrasi chipset MediaTek Dimensity (i.mediatek.com) MediaTek Dimensity 9500 yang merupakan generasi sebelumnya hanya mendukung RAM LPDRRD5 dan storage UFS 4.0 atau UFS 4.1. Laman 91Mobiles menerangkan bahwa Dimensity 9600 Pro sudah mendukung RAM LPDDR6 dan storage UFS 5.0 terbaru. LPDDR6 sendiri punya kecepatan yang mencapai 10,667 GHz. Sementara itu, kecepatan baca UFS 5.0 bisa mencapai 10,8 GB/s dan kecepatan tulisnya tembus 9,5 GB/s, dua kali lebih cepat dari UFS 4.1. Berkat dukungan RAM dan storage terbaru itu Dimensity 9600 Pro bisa lebih lancar untuk berbagai kegiatan mulai dari gaming, multitasking, rendering, membuka aplikasi, atau sekadar menyalakan perangkat.
4. Mengusung konfigurasi All Big Core CPU

ilustrasi chipset MediaTek (mediatek.com) Sebenarnya konfigurasi All Big Core sudah digunakan di generasi sebelumnya. Namun, Dimensity 9600 Pro memberikan peningkatan dengan menggunakan core yang lebih modern. Laman GSMArena menerangkan bahwa chipset baru tersebut mengusung konfigurasi dua core Arm C2-Ultra, tiga core C2-Pro, dan tiga core C2-Pro. MediaTek memang belum menyampaikan berapa clock speed dari semua core tersebut, tapi mereka menjanjikan peningkatan performa single core 17 persen dan peningkatan efisiensi single core hingga 37 persen dari generasi sebelumnya.
5. MediaTek Dimensity 9600 Pro pakai arsitektur dual NPU

ilustrasi chipset MediaTek (mediatek.com) Melansir laman resmi MediaTek, Dimensity 9600 Pro pakai arsitektur dual NPU yang mengkombinasikan performa MediaTek NPU 1090 dengan Super Efficient NPU 2.0. Kombinasi tersebut juga disokong oleh Dimensity Agentic AI Engine sehingga membuat AI-nya makin responsif, bisa berkoordinasi dengan lebih baik, dan mampu memaksimalkan berbagai fitur. Kemampuan AI di Dimensity 9600 Pro juga melonjak drastis karena mendapat peningkatan token generation per watt 55 persen dan peningkatan LLM Prefill 51 persen. Super Efficient NPU 2.0 juga membuat perangkat tetap efisien dan hemat daya meski menjalankan AI dalam skala yang masif.
Berbagai hal baru di MediaTek Dimensity 9600 Pro menjadi bukti nyata perjuangan MediaTek untuk menjatuhkan dominasi Apple dan Qualcomm. Dalam hal ini, MediaTek berhasil meninggalkan ketertinggalannya dengan menghadirkan kemampuan AI tingkat tinggi, performa juara, hingga proses fabrikasi 2 nm yang modern. Jika terus berkembang bukan tidak mungkin MediaTek bisa memproduksi chipset HP paling ngebut di masa depan.





















