5 Game Berisiko Tinggi bagi Anak Menurut PP Tunas Komdigi

- Komdigi memverifikasi 60 produk, layanan, dan fitur digital hingga 6 September 2026; 22 berprofil risiko tinggi dan 38 berprofil risiko rendah במסגרת PP TUNAS.
- Lima game berprofil risiko tinggi bagi anak ialah VALORANT, Teamfight Tactics Mobile, Age of Empires Mobile, Crossfire: Legends, dan Goddess of Victory: NIKKE.
- Kategori risiko tinggi menjadi dasar perlindungan anak yang lebih ketat, termasuk pembatasan akses akun anak di bawah 16 tahun, tanpa melarang akses pengguna dewasa.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merilis hasil pemetaan risiko produk, layanan, dan fitur digital terhadap anak melalui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS. Hingga 6 September 2026, Komdigi telah memverifikasi 60 produk, layanan, dan fitur digital yang terdiri atas 22 profil risiko tinggi serta 38 profil risiko rendah.
Sejumlah game turut masuk dalam daftar profil risiko tinggi yang telah diverifikasi Komdigi. Klasifikasi ini berkaitan dengan tingkat risiko layanan terhadap anak dan menjadi dasar penerapan perlindungan yang lebih ketat, termasuk pembatasan akses bagi akun anak di bawah 16 tahun. Berikut adalah lima game berisiko tinggi untuk anak dari 22 aplikasi yang masuk dalam daftar rilis Komdigi.
1. VALORANT

poster Valorant (dok. Riot Games/Valorant) VALORANT menjadi salah satu game yang masuk dalam daftar produk, layanan, dan fitur digital berprofil risiko tinggi menurut Komdigi. Game first-person shooter besutan Riot Games ini memiliki fitur permainan kompetitif dan interaksi antarpemain secara daring. Masuknya VALORANT ke dalam daftar Komdigi merupakan bagian dari proses verifikasi terhadap layanan digital berdasarkan PP TUNAS. Status profil risiko tinggi membuat layanan yang masuk kategori ini mendapatkan ketentuan perlindungan anak yang lebih ketat.
2. Teamfight Tactics Mobile

Teamfight Tactics Mobile (dok. Riot Games/Teamfight Tactics Mobile) Teamfight Tactics Mobile turut tercatat dalam daftar game dengan profil risiko tinggi yang telah diverifikasi Komdigi. Game strategi auto-battler dari Riot Games ini memungkinkan pemain berkompetisi secara daring menggunakan berbagai komposisi unit. TFT Mobile masuk dalam daftar yang sama dengan sejumlah platform komunikasi, media sosial, dan layanan digital lain. Komdigi menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk menentukan perlakuan terhadap masing-masing produk, layanan, dan fitur digital.
3. Age of Empires Mobile

Age of Empires Mobile (dok. TiMi Studio) Age of Empires Mobile menjadi game strategi lain yang tercantum dalam daftar profil risiko tinggi Komdigi. Versi mobile dari seri Age of Empires ini menghadirkan permainan strategi dan fitur yang menghubungkan pemain melalui layanan daring. Kehadiran game strategi dalam daftar ini memperlihatkan pemetaan Komdigi mencakup berbagai jenis layanan game, bukan hanya platform media sosial atau aplikasi komunikasi. Status risiko tinggi ditetapkan melalui proses verifikasi terhadap produk, layanan, dan fitur yang telah melakukan self-assessment.
4. Crossfire: Legends

Crossfire: Legends (dok. TiMi Studio/Crossfire: Legends) Crossfire: Legends juga termasuk game yang tercatat sebagai produk, layanan, dan fitur digital berprofil risiko tinggi. Game ini merupakan versi mobile dari seri CrossFire yang menawarkan permainan tembak-menembak secara daring. Daftar Komdigi menempatkan Crossfire: Legends bersama sejumlah game lain yang telah melalui proses verifikasi. Pemetaan itu menjadi bagian dari pelaksanaan PP TUNAS yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam perlindungan anak di ruang digital.
5. Goddess of Victory: NIKKE

Goddess of Victory: NIKKE (dok. Level Infinite/Goddess of Victory: NIKKE) Goddess of Victory: NIKKE menjadi game lain yang masuk dalam daftar profil risiko tinggi bagi anak. Game mobile bergenre role-playing shooter tersebut memiliki sistem permainan berbasis karakter dan layanan daring. Komdigi memasukkan NIKKE dalam daftar 22 produk, layanan, dan fitur digital yang telah diverifikasi sebagai profil risiko tinggi. Kategori ini tidak berarti seluruh pengguna dewasa dilarang mengakses game, tetapi berkaitan dengan ketentuan perlindungan terhadap pengguna anak.
Komdigi menetapkan profil risiko tinggi sebagai kategori bagi layanan yang memiliki tingkat risiko sehingga akses anak memerlukan perlindungan lebih kuat. Lima game di atas menjadi bagian dari 22 produk, layanan, dan fitur digital yang telah masuk hasil verifikasi Komdigi dalam penerapan PP TUNAS per September 2026.Â




















