Huawei Watch GT Runner 2 (IDN Times/Fatkhur Rozi)
Berbeda dari smartwatch biasa, WATCH GT Runner 2 tidak hanya mencatat data, tetapi juga membantu menyusun strategi latihan. Melalui Intelligent Marathon Mode, pengguna bisa mendapatkan panduan lengkap mulai dari prediksi performa, strategi pace, hingga pengaturan energi selama lari. Bahkan, fitur ini juga mampu memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi tubuh pengguna. Pendekatan ini membuat smartwatch terasa seperti pelatih yang memahami kondisi pengguna, bukan sekadar alat pencatat aktivitas.
Akurasi menjadi salah satu kunci utama dalam perangkat lari, dan Huawei menaruh fokus besar di sini. Dengan teknologi 3D Floating Antenna, performa GPS meningkat hingga 50%, memungkinkan pelacakan rute yang lebih akurat bahkan di area dengan sinyal sulit seperti gedung tinggi atau terowongan. Data seperti jarak, kecepatan, hingga rute menjadi lebih presisi, sehingga pengguna dapat menganalisis performa dengan lebih baik.
Selain performa, WATCH GT Runner 2 juga memperhatikan kondisi tubuh pengguna. Melalui sistem TruSense, smartwatch ini mampu memantau detak jantung dengan akurasi hingga 98%, serta memberikan insight terkait pemulihan, kelelahan, hingga risiko cedera. Fitur tambahan seperti EKG, HRV, dan sleep tracking juga membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih menyeluruh, sehingga latihan tetap aman dan efektif.