Industri game Indonesia menunjukkan potensi ekonomi yang cukup besar di kawasan Asia Tenggara. Laporan terbaru bertajuk Are You Gaming? The Video Game Industry: Unlocking the Next Level of Economic and Social Development in Southeast Asia mencatat bahwa industri game Indonesia menghasilkan pendapatan sekitar US$1,3 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas gaming kini menjadi bagian penting dalam perkembangan ekonomi digital dan industri kreatif nasional.
Meski memiliki nilai ekonomi yang besar, kontribusi pengembangan game di Indonesia ternyata masih relatif kecil dibandingkan sektor lainnya. Berdasarkan laporan yang disusun Access Partnership untuk Tencent tersebut, sektor pengembangan dan penerbitan game hanya menyumbang 7 persen dari total nilai tambah industri game Indonesia pada 2025. Sebaliknya, kontribusi terbesar justru berasal dari sektor perangkat keras dan aksesori gaming.
Temuan ini memperlihatkan adanya perbedaan antara besarnya aktivitas ekonomi industri gaming dengan kontribusi dari pengembangan game itu sendiri. Indonesia memang memiliki ekosistem gaming yang terus berkembang, tetapi potensi tersebut masih perlu diimbangi dengan penguatan developer dan penerbit game dalam negeri. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan penting apabila Indonesia ingin meningkatkan daya saing industri game di tingkat regional maupun global.
