Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Risiko Pakai Charger iPhone KW, Apakah Bisa Meledak?

4 min read
Risiko Pakai Charger iPhone KW, Apakah Bisa Meledak?
potret charger iPhone (unsplash.com/@homemademedia)
  • Charger iPhone KW dengan komponen dan perlindungan listrik buruk berisiko panas berlebih, korsleting, kebakaran, hingga asap atau ledakan dalam kondisi tertentu.
  • Isolasi yang buruk dapat memicu sengatan listrik; pengujian Electrical Safety First menemukan 49 dari 50 charger palsu atau tiruan gagal satu atau lebih uji keselamatan.
  • Charger dan kabel berkualitas rendah dapat merusak iPhone atau baterai. Pilih produk tepercaya, cek sertifikasi MFi bila perlu, serta hentikan pemakaian jika panas, berbau terbakar, atau berubah bentuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Charger iPhone KW masih banyak diminati karena harganya jauh lebih murah dibandingkan aksesori resmi Apple. Di pasaran, produk ini mudah ditemukan dengan berbagai bentuk dan klaim kompatibilitas yang sekilas terlihat meyakinkan. Namun, harga murah tidak sebanding dengan standar keselamatan yang sangat krusial. 

Penggunaan charger palsu yang tidak memenuhi standar dapat menimbulkan sejumlah risiko, mulai dari kerusakan perangkat hingga kebakaran dan sengatan listrik. Dalam kondisi tertentu, kerusakan komponen juga dapat memicu insiden serius, termasuk munculnya asap atau ledakan. Lantas, seberapa berbahaya charger iPhone KW dan bagaimana cara memilih aksesori pengisian daya yang lebih aman?

  1. 1. Charger KW bisa memicu kebakaran

    potret charger iPhone
    potret charger iPhone (unsplash.com/@kommumikation)

    Charger tiruan yang dibuat dengan komponen berkualitas rendah berisiko mengalami panas berlebih saat digunakan. Jika sistem perlindungan listriknya tidak memadai, panas tersebut dapat memicu korsleting atau kebakaran. UL Research Institutes menjelaskan bahwa charger palsu dan berkualitas rendah dapat meningkatkan risiko kebakaran akibat thermal runaway, yaitu kondisi ketika panas pada baterai meningkat secara tidak terkendali.  Apakah charger KW bisa meledak? Tidak setiap charger KW pasti meledak ketika dicolokkan. Risiko bergantung pada kualitas komponen, rancangan rangkaian listrik, kondisi produk, dan sistem perlindungan yang digunakan.

  2. 2. Risiko sengatan listrik mengintai pengguna

    ilustrasi pengisian daya HP
    ilustrasi pengisian daya HP (unsplash.com/@andreas_haslinger)

    Charger tiruan yang memiliki isolasi buruk dapat meningkatkan risiko sengatan listrik ketika disentuh. Bahaya ini dapat muncul jika komponen internal tidak memiliki jarak aman atau perlindungan yang memadai antara bagian bertegangan tinggi dan bagian yang dapat disentuh. Dalam hal ini, charger palsu berpotensi membahayakan pengguna, terutama ketika digunakan dalam keadaan rusak. Dalam pengujian yang dilakukan Electrical Safety First pada 50 charger iPhone palsu atau yang menyerupai produk asli di Inggris, sebanyak 49 unit gagal memenuhi satu atau beberapa pengujian keselamatan. Meski begitu, angka tersebut berlaku untuk sampel yang diuji dan tidak bisa dianggap mewakili seluruh charger pihak ketiga yang dijual di pasaran. 

  3. 3. Baterai dan Iphone bisa ikut rusak

    potret iPhone sedang diisi daya
    potret iPhone sedang diisi daya (unsplash.com/@studioproper)

    Charger berkualitas buruk berpotensi menyalurkan daya secara tidak stabil atau gagal mengatur proses pengisian dengan benar. Hal ini dapat mengganggu proses pengisian daya dan meningkatkan risiko kerusakan pada perangkat. Apple sendiri memperingatkan bahwa adaptor daya palsu atau yang tidak dirancang dengan baik dapat menimbulkan masalah keselamatan. Kabel KW juga bisa menimbulkan masalah, terutama jika konektornya mudah rusak atau menghasilkan panas berlebihan. Aksesori palsu atau yang tidak tersertifikasi dapat menyebabkan kerusakan perangkat, masalah pengisian daya, dan konektor yang menjadi sangat panas.

  4. 4. Kenali tanda charger iPhone yang berbahaya

    iPhone diisi daya
    iPhone diisi daya (unsplash.com/@maybejensen)

    Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah harga yang terlalu murah dibandingkan produk sejenis. Hentikan pemakaian jika charger mengeluarkan bau terbakar, menimbulkan suara mendesis, menunjukkan perubahan bentuk, atau tiba-tiba menjadi sangat panas secara tidak wajar. Jangan mencoba membuka adaptor atau memperbaikinya sendiri karena komponen di dalamnya dapat menyimpan bahaya listrik. Jika terlihat asap atau muncul api, jauhi perangkat dan putuskan aliran listrik hanya jika aman dilakukan, lalu hubungi layanan darurat jika diperlukan.

  5. 5. Pilih charger pihak ketiga yang tepercaya

    iPhone diisi daya
    iPhone diisi daya (unsplash.com/@buffulutu)

    Pilihan paling aman adalah membeli adaptor dari Apple atau memilih produk pihak ketiga yang berasal dari produsen tepercaya dan memenuhi standar keselamatan yang relevan. Untuk kabel Lightning, periksa dukungan sertifikasi MFi (Made for iPhone) pada aksesori yang memang memerlukannya. Pastikan spesifikasi daya dan konektor sesuai dengan model iPhone yang digunakan. Hindari membeli charger hanya karena harganya paling murah atau klaim penjual bahwa produk tersebut setara dengan versi asli. Beli dari toko resmi atau penjual tepercaya dan periksa kebijakan garansi serta keaslian produk sebelum digunakan. Saat mengisi daya, letakkan iPhone dan adaptor di tempat yang berventilasi baik, jauh dari bahan mudah terbakar, dan jangan menutupinya dengan bantal atau selimut. 

    Charger iPhone KW yang tidak memenuhi standar keselamatan dapat meningkatkan risiko kebakaran, sengatan listrik, dan kerusakan perangkat. Meski begitu, tidak semua aksesori iPhone dari pihak ketiga berbahaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More