Ada banyak merek HP yang bersaing, mulai dari Apple, vivo, OPPO, Samsung, dan realme. Kebanyakan dari mereka merilis produknya di Indonesia, tapi ada kalanya mereka tak merilis HP-nya di Tanah Air atau terlambat merilis. Untuk mengatasi hal tersebut, banyak orang yang rela membeli HP dari luar negeri, entah itu lewat jasa titip (jastip), terbang langsung ke negara tujuan, atau beli lewat marketplace.
Beli HP dari luar negeri bikin kamu terlihat keren karena bisa mendapat HP unik atau HP yang belum rilis. Akan tetapi, ada beberapa kekurangan beli HP dari luar negeri yang harus diperhatikan, seperti harga lebih mahal, biaya pajak, hingga sulitnya melakukan servis. Nah, simak dulu artikel berikut agar kamu tak menyesal saat beli HP dari luar negeri.
