Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Keterbatasan iPad yang Tidak akan Ditemukan di Tablet Android

5 Keterbatasan iPad yang Tidak akan Ditemukan di Tablet Android
ilustrasi iPad (Unsplash/Francois Hoang)
Intinya Sih
  • iPad dinilai masih unggul dalam performa, tapi pengguna mulai beralih ke tablet Android karena harga lebih terjangkau, fleksibilitas tinggi, dan fitur seperti slot microSD yang tidak dimiliki iPad.
  • Keterbatasan utama iPad mencakup aturan browser berbasis WebKit, ketergantungan pada App Store, serta ruang penyimpanan lama yang kecil tanpa opsi ekspansi seperti di tablet Android.
  • Dalam hal kustomisasi dan harga, Android menawarkan kebebasan tampilan serta paket lengkap dengan aksesori lebih murah, sementara iPad tetap mahal meski fiturnya terbatas untuk personalisasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

iPad masih sering dianggap sebagai standar tertinggi tablet modern berkat performa dan fitur-fiturnya, tapi bukan berarti tablet buatan Apple ini tanpa kekurangan. Selama bertahun-tahun, banyak pengguna mulai beralih ke tablet Android karena beberapa faktor seperti harga yang lebih ramah dompet, fleksibilitas kustomisasi hingga fitur seperti slot SD yang tidak tersedia di iPad. Meski Apple sudah menawarkan berbagai varian iPad dari harga yang relatif terjangkau hingga yang berkelas premium, tetap saja ada batasan yang membuatnya kurang ideal bagi sebagian pengguna, terutama jika dibandingkan dengan tablet Android. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Browser berbeda dari kebanyakan

brett-jordan-QgldjOQbp7k-unsplash.jpg
ilustrasi browser Safari (Unsplash/Brett Jordan)

Salah satu keterbatasan iPad adalah aturan Apple yang mewajibkan semua browser di iOS dan iPadOS menggunakan WebKit. Meski regulasi Uni Eropa lewat Digital Markets Act sebenarnya membuka peluang untuk penggunaan engine browser pihak ketiga, pada praktiknya hal ini dianggap tidak menarik bagi developer karena jumlah pengguna iPad di wilayah tersebut tidak cukup besar untuk membenarkan biaya pengembangan engine baru. Akibatnya, pilihan browser-nya jadi terbatas. Ini berbeda dengan Android yang sejak awal lebih terbuka dan mengizinkan browser dengan berbagai engine, meski mayoritas berbasis Chromium. Kebebasan ini membuat pengalaman browsing di tablet Android bisa lebih fleksibel dibandingkan iPad, terutama bagi pengguna yang ingin alternatif di luar Safari.

2. Toko aplikasi pihak ketiga

Apple sudah dipaksa membuka opsi toko aplikasi pihak ketiga di Eropa, dan negara seperti Brasil kemungkinan akan mengikuti, namun di banyak wilayah lain pengguna iPhone dan iPad masih terikat pada App Store saja dengan alasan keamanan seperti perlindungan dari malware dan penyalahgunaan data. Alasan ini sayangnya terasa kurang konsisten karena di Mac, pengguna bebas mengunduh aplikasi dari mana saja. Sementara itu, Android sejak awal lebih terbuka di mana selain Google Play Store, pengguna bisa menggunakan toko aplikasi lain seperti Samsung Store atau bahkan menginstal aplikasi secara langsung dari file APK. Meski iPad memiliki beberapa aplikasi eksklusif berkualitas tinggi, secara keseluruhan, Android menawarkan variasi dan kebebasan yang lebih luas bagi pengguna.

3. Keterbatasan penyimpanan

thai-nguyen-TaOJEa6kcOY-unsplash.jpg
ilustrasi iPad (Unsplash/Thai Nguyen)

Sejak Maret 2025, Apple mulai lebih longgar dalam hal memberikan kapasitas penyimpanan pada iPad, dengan standar minimal kini di 128GB. Namun, banyak iPad yang dirilis beberapa tahun lalu masih bertahan di 64GB, yang notabene cepat penuh dan bahkan menyulitkan ketika proses update sistem. Dengan kapasitas baru, pengguna jadi memiliki ruang lebih lega untuk aplikasi, foto, sekaligus update sistem. Di sisi lain, tablet Android umumnya sudah menawarkan kapasitas penyimpanan lebih besar, dan kalaupun kecil, sering kali bisa diperluas dengan kartu microSD, sehingga tablet Android murah pun bisa memiliki kapasitas hingga ratusan GB. Ketersediaan slot microSD jelas sangat membantu bagi pengguna dengan kebutuhan penyimpanan yang besar seperti fotografer atau editor.

4. Kustomisasi yang terbatas

Android sejak lama dikenal jauh lebih fleksibel dibanding iOS dalam hal kustomisasi. Pengguna bisa bebas mengganti aplikasi default, mengubah UI secara menyeluruh hingga menyesuaikan pengalaman penggunaan sesuai kebutuhan. Hal semacam itu sayangnya masih cukup dibatasi di perangkat Apple, termasuk iPad. Meski iOS dan iPadOS sudah mulai membuka diri dengan fitur seperti widget dan pengaturan tampilan yang lebih variatif dalam beberapa versi terbaru, perubahan tersebut datang relatif lambat dan tetap tidak sefleksibel Android. Bahkan, hal-hal seperti aplikasi bawaan tertentu dan batasan sistem masih sulit diubah. Artinya, bagi pengguna yang benar-benar mengutamakan kebebasan kustomisasi, Android tetap jadi pilihan yang lebih unggul hingga sekarang.

5. Harga

daniel-romero-756WDxugFZs-unsplash.jpg
ilustrasi iPad (Unsplash/Daniel Romero)

Harga iPad sering menjadi hambatan besar, karena meski Apple menyediakan berbagai pilihan, total biaya yang harus dikeluarkan tetap tinggi, apalagi jika ditambah aksesori tambahan seperti stylus atau keyboard. Sebagai perbandingan, tablet Android yang sudah termasuk aksesori bisa didapat dengan harga setara atau bahkan lebih murah daripada iPad Pro saja. Bahkan iPad varian paling terjangkau pun jadi terasa mahal ketika ditambah Apple Pencil dan keyboard, sampai-sampai harganya bisa menyaingi laptop yang notabene lebih fungsional. Di sisi lain, ekosistem Android menawarkan lebih banyak variasi tablet dengan spesifikasi tinggi dan aksesori yang sering kali sudah termasuk kedalam paket pembelian, sehingga pengguna bisa langsung produktif tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa keterbatasan iPad yang tidak akan ditemukan di Android. Menurutmu, hal apa lagi yang terbatas di iPad namun lebih fleksibel di Android?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More