5 Keunggulan Samsung Galaxy A57, Pakai Chipset Terbaru

- Samsung Galaxy A57 resmi dirilis di Indonesia pada 7 April 2026, membawa chipset baru Exynos 1680 dengan peningkatan performa CPU, GPU, dan kemampuan AI yang lebih canggih.
- Smartphone ini memakai layar Super AMOLED Plus buatan TCL CSOT dengan bezel lebih tipis, mendukung HDR10+, refresh rate 120Hz, serta dilindungi kaca Corning Gorilla Glass Victus+.
- Galaxy A57 hadir dengan desain paling tipis di seri A (6.9 mm), sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu, serta opsi penyimpanan hingga 512GB di pasar global.
Samsung Indonesia tiba-tiba merilis Samsung Galaxy A57 pada 7 April 2026. Smartphone mid-range seharga Rp7 juta--8 jutaan tersebut merupakan penerus dari Samsung Galaxy A56 yang dirilis pada 2025. Sebagai penerus, tentunya ada banyak keunggulan Samsung Galaxy A57 yang tak bisa kamu temukan di pendahulunya.
Beberapa keunggulan tersebut tercermin dari desain, layar, hingga durabilitasnya. Apakah semua kelebihan tersebut cukup menarik, signifikan, dan membuat Samsung Galaxy A57 worth it buat dibeli di tengah krisis harga smartphone? Kita ulik di bawah ini, yuk!
1. Samsung Galaxy A57 ditenagai Exynos 1680

Bersamaan dengan perilisan Samsung Galaxy A57, Samsung juga mengenalkan chipse baru, yaitu Exynos 1680. Laman Samsung Semiconductor menjelaskan kalau chipset tersebut dibangun untuk memberikan pengalaman AI mobile yang lancar serta meningkatkan kinerja CPU dan GPU. Performa GPUnya naik 16 persen dan NPUnya bisa menjalankan 19.6 trillion operations per second (TOPS).
Exynos 1680 punya konfigurasi delapan core, yaitu satu core Cortex-A720, empat core Cortex-A720, dan tiga core Cortex-A520. Chipset ini memiliki clock speed 2.9 GHz, dibekali GPU Xclipse 550, dan mampu menorehkan skor AnTuTu hingga 1,3 jutaan. Skor Multi Corenya 1300an, Single Corenya 4400an, dan Compute Scorenya 7900an. Exynos 1680 juga mendukung perekaman 4K 60 FPS dan memori UFS 4.1.
2. Samsung Galaxy A57 menggunakan layar TCL CSOT

Samsung Galaxy A57 menghadirkan peningkatan visual dengan menghadirkan panel layar yang baru, yaitu panel buatan TCL CSOT. Dilansir Samsung Newsroom Indonesia, smartphone tersebut mengusung panel Super AMOLED Plus. Hal tersebut berbeda dari tiap generasi sebelumnya yang menggunakan panel Super AMOLED biasa.
Bezelnya juga makin tipis sehingga memberikan pengalaman visual dan multimedia yang lebih imersif. Namun, spesifikasi layar yang lain masih serupa dengan generasi sebelumnya. Samsung Galaxy A57 masih menggunakan layar seluas 6.7 inci, mendukung HDR10+, kecerahan puncak 1900 nits, punya refresh rate 120Hz, dan pakai kaca Corning Gorilla Glass Victus+.
3. Samsung Galaxy A57 punya varian 512GB

Berbagai produsen sudah berani memberikan penyimpanan 512GB di HP mid-range mereka sejak lama. Sayangnya, Samsung baru melakukan hal tersebut pada Galaxy A57. Kehadiran varian 512GB membuat Samsung Galaxy A57 bisa menyimpan lebih banyak data, entah itu foto, video, dokumen, atau game. Smartphone tersebut juga makin tahan laman dan future proof. Namun, pada peluncuran Galaxy A57 Samsung Indonesia hanya mengenalkan tiga varian, yaitu 8/128GB, 8/256GB, dan 12/256GB. Hingga kini belum ada informasi apakah varian 512GB akan masuk ke Indonesia atau tidak.
4. Samsung Galaxy A57 mengantongi sertifikasi IP68

Peningkatan durabilitas juga menjadi salah satu nilai jual utama Samsung Galaxy A57. Smartphone tersebut dibekali sertifikais IP68, artinya ia mampu menahan debu dan bisa dimasukkan ke air sedalam 1.5 meter dalam waktu 30 menit. Sertifikasi tersebut setara dengan HP flagship Samsung seperti Galaxy S25 atau Galaxy S26 Ultra yang jauh lebih mahal. Sementara itu, generasi terdahulu seperti Samsung Galaxy A56 hanya mengantongi sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan debu dan bisa dimasukkan ke air sedalam 1 meter dalam waktu 30 menit.
5. Samsung Galaxy A57 punya bodi tipis

Samsung Galaxy A57 menghadirkan perubahan desain yang minimalis tapi sangat terasa. Di depan terlihat kalau layarnya lebih elegan dengan bezel lebih tipis. Di bagian luar frame kamera juga terdapat aksen garis dengan gradasi yang membedakannya dengan Galaxy A56. Dilansir GSMArena, Samsung Galaxy A57 juga lebih tipis di 6.9 milimeter serta lebih ringan di 179 gram. Hal tersebut menjadikannya sebagai Samsung Galaxy seri A tertipis hingga kini. Menariknya, desain Key Island khas Samsung masih dipertahankan.
Lima keunggulan Samsung Galaxy A57 tersebut bisa menarik perhatian berbagai tipe konsumen. Keunggulannya juga menjadi peningkatan yang cukup signifikan dari generasi Samsung Galaxy A terdahulu. Jika ditelaah, smartphone tersebut akan cocok buat casual user, pencinta multimedia, pencinta fotografi dan videografi, serta pengguna yang mendambakan HP tipis.


















