Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
MacBook Neo vs iPad Air, Mana yang Lebih Worth It Dibeli?
MacBook Neo dan iPad Air M4 (youtube.com/Apple, unsplash.com/SayanMajhi)
  • MacBook Neo dibanderol mulai Rp10,7 juta sudah termasuk laptop utuh, sedangkan iPad Air M4 dijual Rp12,5 juta tanpa aksesori tambahan yang bisa membuat total biaya melonjak hingga Rp21 jutaan.
  • iPad Air M4 unggul dalam performa berkat chip kelas desktop, sementara MacBook Neo dengan chip A18 Pro tetap responsif untuk tugas harian meski berbasis arsitektur ponsel.
  • MacBook Neo menawarkan MacOS penuh dan dua port USB-C untuk multitasking praktis, sedangkan iPad Air mengandalkan iPadOS layar sentuh dengan satu port yang lebih terbatas namun fleksibel digunakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mencari gadget portabel buatan Apple dengan budget terbatas kini semakin membingungkan setelah kehadiran MacBook Neo dan iPad Air. Uniknya, Apple justru menanamkan chip M4 kelas desktop ke dalam iPad Air, sementara MacBook Neo yang merupakan laptop murni justru dibekali chip A18 Pro dari lini iPhone. Pergeseran teknologi ini jelas membuat kamu bimbang dalam menentukan perangkat mana yang paling mumpuni untuk mendukung produktivitas harian.

Meski berada di rentang harga dasar yang mirip, kedua perangkat ini menawarkan pengalaman kerja yang sepenuhnya berbeda. Supaya kamu tidak salah investasi dan berakhir membeli banyak aksesori tambahan yang mahal, mari bedah perbandingan mendalam antara MacBook Neo vs iPad Air untuk menemukan partner kerja paling ideal sesuai kebutuhan kamu!

1. Harga dasar dan biaya aksesori tambahan

ilustrasi iPad Air (pexels.com/SommartSopon)

Di iBox Indonesia harga MacBook Neo dibanderol mulai dari Rp10.749.000 dan sudah berwujud laptop utuh yang siap pakai. Sementara itu iPad Air M4 varian 11 inci justru dijual sedikit lebih mahal di angka Rp12.599.000 dan kamu hanya mendapatkan sebuah tablet kosongan tanpa alat input tambahan.

Jika ingin menyulap iPad Air menjadi perangkat penunjang produktivitas yang setara dengan laptop kamu harus mengeluarkan dana ekstra. Tambahan Magic Keyboard seharga Rp6.749.000 dan Apple Pencil seharga Rp2.499.000 akan membuat total pengeluaran melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp21 jutaan dibandingkan hanya membeli satu unit MacBook Neo.

2. Performa dan spesifikasi chip

tangkapan layar MacBook Neo (youtube.com/Apple)

Kejutan terbesar ada pada sektor dapur pacu kedua perangkat portabel ini. iPad Air dibekali dengan chip M4 yang aslinya dirancang untuk komputer kelas desktop, sedangkan MacBook Neo yang berwujud laptop murni justru menggunakan chip A18 Pro yang berbasis arsitektur ponsel pintar iPhone. Di atas kertas, performa mentah chip M4 milik iPad Air jelas jauh lebih bertenaga dan unggul mutlak dalam berbagai uji benchmark. Meski begitu, optimasi chip A18 Pro pada MacBook Neo sudah terbukti sangat responsif dan lebih dari cukup untuk melibas aplikasi harian seperti web browser dan dokumen tanpa ada hambatan.

3. Pengalaman sistem operasi

ilustrasi iPad Air (pexels.com/SommartSopon)

Perbedaan mendasar yang paling menentukan kenyamanan kamu saat bekerja adalah sektor sistem operasi yang digunakan. MacBook Neo dibekali MacOS penuh yang memberikan kebebasan mutlak untuk urusan multitasking sejati serta sistem manajemen file tradisional melalui Finder yang sudah sangat familiar bagi kebanyakan pengguna komputer. Di sisi lain, iPad Air menjalankan iPadOS yang mengutamakan navigasi layar sentuh. Meski versi terbarunya kini sudah mendukung jendela mengambang yang mirip MacOS, sistem pengelolaan file dan kompatibilitas beberapa aplikasi web di iPadOS terkadang masih terasa kaku dan membatasi ruang gerak kamu saat harus menyelesaikan pekerjaan kantor yang kompleks.

4. Ketersediaan port dan konektivitas

tangkapan layar MacBook Neo (youtube.com/Apple)

MacBook Neo memberikan kenyamanan lebih dalam hal konektivitas kabel karena memiliki dua port USB-C dengan kecepatan transfer data berbeda. Kehadiran dua port ini membuat kamu bisa mengisi daya baterai laptop sekaligus menghubungkan hardisk eksternal atau webcam secara bersamaan tanpa perlu bergantian. Sementara itu, iPad Air hanya dibekali satu port USB-C tunggal untuk segala urusan. Keterbatasan ini membuat kamu wajib membeli dongle atau USB-C hub tambahan jika ingin menyambungkan aksesori lain saat baterai iPad sedang diisi daya, yang tentu kurang praktis untuk kamu yang memiliki mobilitas tinggi.

5. Desain dan fleksibilitas penggunaan

tangkapan layar MacBook Neo (youtube.com/Apple)

Jika kamu mencari perangkat dengan fleksibilitas tinggi, iPad Air adalah pemenangnya karena mengusung konsep hybrid. Kamu bisa melepas layarnya untuk dipakai membaca buku digital atau menonton video dengan santai di sofa, lalu memasangnya kembali ke dock keyboard saat harus mengetik dokumen kerja secara formal. MacBook Neo mempertahankan desain laptop tradisional dengan bentuk clamshell yang kokoh dan solid. Layarnya tidak bisa dilepas atau disentuh, namun, keunggulannya terletak pada stabilitas penggunaan saat kamu harus mengetik di atas pangkuan secara nyaman ketika berada di dalam kendaraan atau ruang tunggu.

6. Kapasitas RAM dan penyimpanan

tangkapan layar MacBook Neo (youtube.com/Apple)

Untuk urusan spesifikasi memori, iPad Air menawarkan konfigurasi yang lebih superior karena dibekali kapasitas RAM hingga 12 GB. Opsi kapasitas penyimpanan internal tablet ini juga sangat masif hingga mencapai 1 TB, menjadikannya pilihan aman jangka panjang bagi kamu yang butuh ruang penyimpanan ekstra besar untuk file kerjaan. MacBook Neo memiliki keterbatasan konfigurasi karena hanya menyediakan opsi RAM standar sebesar 8 GB dengan penyimpanan maksimal hingga 512 GB saja. Spesifikasi ini sebenarnya sudah sangat ideal untuk kebutuhan kasual, namun, akan cepat menemui batas maksimal jika kamu nekat memakainya untuk pekerjaan super berat seperti editing video resolusi tinggi.

Menentukan pemenang dari pertarungan MacBook Neo vs iPad Air pada akhirnya kembali pada gaya kerja utama kamu sehari-hari. Beli MacBook Neo jika kamu butuh laptop utuh yang andal untuk multitasking dan manajemen file dengan harga lebih terjangkau, tetapi siapkan budget ekstra untuk iPad Air jika kamu mencari device hybrid dengan layar sentuh yang bebas kamu bawa ke mana saja. Jadi, kamu pilih iPad Air atau MacBook Neo?

FAQ Seputar MacBook Neo vs iPad Air, Mana yang Lebih Worth It Dibeli

Dari segi portabilitas, apakah iPad Air benar-benar lebih praktis daripada MacBook Neo untuk bekerja mobile?

Belum tentu. Secara unit standalone, iPad Air memang jauh lebih ringan (sekitar 460 gram). Namun, jika Anda menambahkan aksesori wajib untuk bekerja seperti Magic Keyboard atau keyboard case pihak ketiga (seperti ESR atau Logitech), bobot total iPad Air akan melonjak menjadi sekitar 1 kg hingga 1,1 kg.Angka ini hampir menyamai MacBook Neo yang berbobot 1,23 kg. Bedanya, MacBook Neo sudah memiliki struktur clamshell kokoh yang nyaman dipangku (lapable), sedangkan iPad Air dengan keyboard case cenderung top-heavy dan tidak stabil saat dipakai mengetik di atas paha.

Bagaimana perbedaan dukungan layar eksternal (external display) di antara keduanya?

iPad Air M4 unggul secara resolusi mentah karena mendukung satu layar eksternal hingga resolusi 6K pada 60Hz berkat fitur Stage Manager. Sementara itu, MacBook Neo yang menggunakan basis chip seri-A (A18 Pro) dibatasi untuk mendukung satu layar eksternal hingga resolusi 4K pada 60Hz saja.Namun dari segi fungsionalitas UI, macOS pada MacBook Neo jauh lebih fleksibel dalam mengatur windowing dan scaling monitor eksternal dibanding iPadOS.

Saya suka multitasking dengan banyak tab browser dan aplikasi, mana yang manajemen RAM-nya lebih aman?

iPad Air M4. Perangkat ini dilengkapi dengan RAM 12GB, sementara MacBook Neo tertahan di RAM 8GB.Meskipun macOS mengelola memori dengan sangat baik menggunakan swap memory, batas 8GB pada MacBook Neo akan lebih cepat terasa "sesak" jika Anda membuka puluhan tab Chrome bersamaan dengan aplikasi komunikasi kerja. iPad Air dengan 12GB RAM memberikan ruang bernapas yang lebih lega untuk aplikasi latar belakang, meskipun batasan multitasking-nya dikunci oleh sistem iPadOS.

Jika membelinya di Indonesia, apakah ada perbedaan paket penjualan dan garansi?

Ya. Di jaringan ritel resmi Indonesia (seperti iBox atau Digimap), MacBook Neo dijual sebagai satu paket laptop utuh—Anda langsung mendapatkan mesin, layar, keyboard, trackpad, serta adaptor daya 20W dan kabel dalam satu kotak.Sedangkan iPad Air dijual hanya sebagai tablet dan kabel/charger saja. Garansi resmi Apple (AASP) berlaku sama selama 1 tahun untuk kedua perangkat, namun biaya perlindungan untuk aksesori iPad (seperti Pencil atau Keyboard) harus dibeli terpisah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article