Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Meta Rilis Dua Kacamata Pintar Ray-Ban, Dukung Hampir Semua Resep Mata
kacamata pintar Ray-Ban Meta (about.fb.com)
  • Meta dan Ray-Ban merilis kacamata pintar baru yang mendukung hampir semua resep mata, hadir dalam dua model utama dengan desain ergonomis dan harga mulai 499 dolar AS.
  • Koleksi terbaru menawarkan berbagai warna serta teknologi lensa seperti Transitions dan Prizm™, memberikan kenyamanan visual optimal untuk aktivitas dalam maupun luar ruangan.
  • Kacamata ini dilengkapi fitur AI seperti pencatatan nutrisi hands-free, ringkasan pesan WhatsApp, hingga Neural Handwriting untuk interaksi lebih natural tanpa perlu perangkat tambahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kebutuhan akan kacamata resep masih menjadi bagian penting dalam kehidupan miliaran orang di seluruh dunia. Menjawab hal tersebut, Meta Platforms memperkenalkan inovasi terbaru berupa kacamata pintar hasil kolaborasi bersama Ray-Ban. Perangkat ini kini mampu mendukung hampir semua jenis resep mata. Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi melalui situs Meta pada 31 Maret 2026.

Selama ini, pengguna kacamata pintar kerap harus melakukan penyesuaian tambahan agar sesuai kebutuhan penglihatan. Proses tersebut tidak hanya memakan waktu, tetapi juga menambah biaya, terutama bagi pengguna dengan resep khusus. Untuk menjawab tantangan tersebut, Meta tidak hanya memperluas dukungan lensa.

Perusahaan ini juga memperkenalkan pilihan warna dan varian lensa baru untuk lini Ray-Ban Meta dan Oakley Meta. Pembaruan perangkat lunak turut disematkan, mulai dari fitur pelacakan nutrisi tanpa sentuhan hingga ringkasan pesan WhatsApp berbasis Meta AI. Lalu, apa saja keunggulan yang ditawarkan? Simak selengkapnya berikut!

1. Kacamata pintar Ray-Ban Meta generasi terbaru dirancang khusus untuk pengguna kacamata resep

Ray-Ban Scriber Optics (Gen 2) (about.fb.com)

Generasi terbaru kacamata pintar dari Ray-Ban dan Meta Platforms dirancang berfokus pada kenyamanan penggunaan sepanjang hari. Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang menjadikan kacamata sebagai kebutuhan harian. Untuk mengakomodasi preferensi yang beragam, tersedia dua model utama, yakni Blayzer bergaya persegi panjang dan Scriber yang mengusung bentuk lebih membulat. Keduanya hadir dalam beberapa pilihan ukuran agar dapat menyesuaikan berbagai bentuk wajah secara optimal.

Dari sisi ergonomi, kacamata ini dilengkapi engsel fleksibel, bantalan hidung yang dapat diganti, dan ujung tangkai yang bisa disesuaikan oleh optisi. Kombinasi fitur tersebut membantu menciptakan posisi yang lebih pas dan stabil saat digunakan dalam durasi panjang. Desainnya juga dibuat untuk meminimalkan tekanan di area hidung dan telinga, sehingga tetap nyaman dipakai seharian.

Untuk ketersediaan, kacamata ini telah dibuka dalam tahap pre-order di Amerika Serikat, dibanderol mulai 499 dolar atau sekitar 8,4 juta rupiah. Produk ini dijadwalkan mulai tersedia di toko optik pada 14 April 2026, sebelum diperluas ke beberapa pasar internasional. Perlu dicatat, harga tersebut merupakan harga dasar dan dapat meningkat tergantung jenis lensa yang dipilih, terutama untuk kebutuhan khusus seperti lensa progresif atau Transitions. Selain itu, produk ini juga akan tersedia di jaringan ritel seperti LensCrafters dan Sunglass Hut, sehingga pengguna memiliki lebih banyak opsi untuk mencoba dan menyesuaikan secara langsung.

2. Meta menghadirkan beragam pilihan warna dan lensa untuk Ray-Ban Meta generasi kedua

Headliner dalam warna Peach Transparan Matte dengan Lensa Transitions® Abu-abu (about.fb.com)

Selain peningkatan fitur, Meta Platforms juga memperkenalkan beragam pilihan warna dan lensa baru untuk lini Ray-Ban Meta generasi kedua. Salah satu teknologi unggulan yang dihadirkan adalah lensa Transitions, yang mampu menyesuaikan tingkat kegelapan secara otomatis sesuai kondisi cahaya. Hal ini memungkinkan pengguna tetap nyaman saat berpindah dari dalam ruangan ke luar ruangan tanpa perlu mengganti kacamata. Beberapa kombinasi frame dan lensa yang ditawarkan meliputi Skyler berbalut lensa Transitions cokelat, Headliner berpadukan lensa Transitions abu-abu, dan Wayfarer yang hadir memakai lensa Transitions berwarna sapphire.

Sementara itu, lini Oakley Meta turut memperoleh pembaruan melalui teknologi lensa Prizm™ yang dirancang untuk meningkatkan kontras dan ketajaman visual. Teknologi ini sangat cocok untuk aktivitas luar ruangan karena mampu menampilkan detail warna lebih jelas. Sejumlah varian yang diperkenalkan antara lain Vanguard Black berpasangan Prizm™ Black Lenses, Vanguard White dipadukan Prizm™ Rose Gold Lenses, hingga Vanguard Black yang menggunakan Prizm™ Transitions® Ember Lenses dan akan tersedia dalam waktu dekat. Selain itu, tersedia pula HSTN Black yang mengusung Prizm™ Dark Golf Lenses dan HSTN Light Curry yang dilengkapi Clear to Brown Transitions® Lenses.

3. Kacamata pintar besutan Meta ini juga dibekali fitur pencatatan nutrisi secara hands-free

ilustrasi memegang HP (unsplash.com/Gilles Lambert)

Tidak hanya menonjol dari sisi desain, kacamata pintar ini juga dibekali beragam fitur berbasis kecerdasan buatan yang semakin praktis digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu inovasi menarik adalah fitur pencatatan nutrisi secara hands-free, yang dapat diakses melalui perintah suara atau kamera. Sistem akan menganalisis makanan yang dikonsumsi, lalu secara otomatis mencatat informasi penting ke dalam aplikasi Meta AI. Melalui cara ini, pengguna dapat memantau pola makan tanpa perlu repot melakukan input manual.

Selain itu, Meta Platforms turut menghadirkan fitur ringkasan pesan yang memudahkan pengguna tetap terhubung tanpa harus membuka smartphone. Melalui perintah suara, pengguna bisa meminta rangkuman percakapan atau mencari informasi spesifik dari chat yang masuk. Seluruh proses ini dilakukan langsung di perangkat, sehingga tetap menjaga privasi berkat sistem enkripsi yang digunakan.

4. Meta memperkenalkan fitur Neural Handwriting

HSTN Black with Prizm™ Dark Golf Lenses (about.fb.com)

Interaksi juga dibuat semakin natural melalui kehadiran fitur Neural Handwriting. Fitur ini memungkinkan pengguna membalas pesan hanya lewat tulisan jari di permukaan apa pun. Ke depan, kemampuan navigasi juga akan terus dikembangkan, khususnya untuk pejalan kaki. Pengguna dapat menerima petunjuk arah langsung melalui tampilan di lensa, sehingga tetap fokus pada lingkungan sekitar tanpa perlu sering melihat layar smartphone. Inovasi ini semakin memperkuat peran kacamata pintar sebagai asisten digital yang menyatu dalam aktivitas sehari-hari.

Kehadiran kacamata pintar yang mendukung hampir semua resep mata menjadi langkah penting dalam evolusi perangkat wearable. Meta Platforms tidak hanya menghadirkan teknologi canggih, tetapi juga memastikan inovasi ini dapat diakses oleh lebih banyak orang dengan beragam kebutuhan. Dibanderol mulai dari 499 dolar AS (sekitar Rp8,4 juta) dan didukung berbagai jenis lensa, mulai dari standar hingga Transitions, kacamata pintar Ray-Ban Meta tampil sebagai solusi yang semakin relevan untuk penggunaan sehari-hari. Perpaduan desain stylish, kenyamanan optimal, dan fitur AI yang terus berkembang membuat perangkat ini berpotensi menjadi bagian penting dalam gaya hidup modern. Tertarik untuk memiliki?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team