HP Android-mu mungkin terasa semakin responsif dari waktu ke waktu, tapi jika koneksi internet-nya masih lemot, pengalaman browsing tentu saja kurang menyenangkan. Yang menarik, masalahnya sering kali bukan dari provider internet atau sinyal kartu SIM, melainkan dari pengaturan bawaan Android itu sendiri yang memang lebih mengutamakan hemat baterai dan kestabilan koneksi ketimbang kecepatan. Akibatnya, kecepatan koneksi Wi-Fi maupun data seluler pun jadi tidak optimal. Berikut beberapa pengaturan yang perlu diubah untuk tingkatkan kecepatan internet di Android.
4 Pengaturan yang Perlu Diubah Agar Internet di Android Makin Ngebut

1. Nonaktifkan Wi-Fi Scan Throttling
Secara default, Android memiliki fitur bernama Wi-Fi Scan Throttling yang membatasi seberapa sering HP mencari jaringan Wi-Fi di sekitarnya. Tujuannya memang baik yaitu menghemat baterai, tapi efek sampingnya adalah HP jadi lebih lambat ketika berpindah dari satu jaringan Wi-Fi ke jaringan lainnya. Sayangnya, kebanyakan pengguna tidak tahu fitur ini aktif. Jika kamu lebih mementingkan koneksi internet yang stabil daripada baterai yang awet, kamu bisa menonaktifkannya lewat menu Developer Options. Di dalam menu tersebut, scroll kebawah sampai menemukan bagian Networking dan matikan “Wi-Fi Scan Throttling”.
2. Aktifkan fitur Intelligent Wi-Fi
Android akan tetap mempertahankan koneksi ke jaringan Wi-Fi yang terhubung meski sinyalnya sudah lemah. Untungnya, Android memiliki fitur bernama Intelligent Wi-Fi yang bisa mendeteksi kondisi ini dan secara otomatis beralih ke jaringan yang lebih kuat, baik itu data seluler maupun Wi-Fi lain yang sinyalnya lebih bagus, tanpa harus menunggu koneksi benar-benar putus. Hasilnya, internet jadi lebih lancar meski kamu sedang berpindah-pindah tempat. Untuk mengaktifkannya, pergi ke Settings > Connections > Wi-Fi, tap ikon tiga titik di pojok kanan atas, pilih Intelligent Wi-Fi, lalu aktifkan opsi “Switch to mobile data” dan “Switch to better Wi-Fi networks”.
3. Beralih ke DNS pihak ketiga
Browsing yang lemot tidak selalu disebabkan oleh koneksi internet yang buruk, karena bisa jadi masalahnya ada di DNS. Setiap kali kamu membuka sebuah situs, HP kamu perlu menerjemahkan nama domain (seperti "idntimes.com") menjadi alamat server yang bisa dikenali. Secara default, Android menggunakan DNS dari provider internet-mu (ISP) yang biasanya tidak cukup cepat atau stabil. Nah, solusinya adalah beralih ke DNS pihak ketiga yang lebih bisa diandalkan seperti Google Public DNS (8.8.8.8) atau Cloudflare (1.1.1.1). Caranya mudah, pergi ke Settings > Connections > More Connection Settings > Private DNS, pilih opsi Private DNS Provider Hostname, masukkan alamat DNS pilihanmu, lalu simpan.
4. Hentikan aplikasi tertentu dari berjalan di latar belakang
Banyak aplikasi di HP Android-mu diam-diam tetap mengonsumsi kuota meski sedang tidak kamu buka. Bukan tanpa alasan, aplikasi-aplikasi semacam ini terus melakukan sinkronisasi dan mengunduh pembaruan di latar belakang, yang akhirnya "mencuri" bandwidth dari aplikasi yang benar-benar sedang kamu pakai. Memang ada aplikasi yang selalu butuh akses seperti ini, tapi untuk aplikasi yang tidak terlalu krusial, kamu bisa mematikannya lewat Settings > Apps > pilih aplikasinya > Mobile Data, lalu nonaktifkan “Allow Background Data Usage”. Agar lebih efisien, cek dulu menu Data Usage untuk mengetahui aplikasi mana yang paling banyak memakan kuota atau bandwidth, lalu hanya batasi yang memang tidak perlu.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa pengaturan yang perlu diubah agar internet makin ngebut di HP Android. Seberapa besar Mbps dari Wi-Fi-mu memang sangat berpengaruh, tapi sejumlah pengaturan di atas bisa membantumu memaksimalkan jaringan yang terhubung ke HP Android-mu.