Prestasi Global, Indonesia Masuk 10 Besar Samsung Solve for Tomorrow

Indonesia masuk 10 besar Samsung Solve for Tomorrow 2025
Run Sight, inovasi Indonesia di kategori Sport & Tech
10 tim Global Ambassador dengan dua fokus inovasi
Upaya mendorong inovasi berbasis sains dan teknologi kini semakin sering melibatkan generasi muda sebagai penggeraknya. Di tingkat global, ruang tersebut salah satunya hadir lewat program Samsung Solve for Tomorrow, yang berfokus pada solusi berbasis STEM untuk menjawab tantangan sosial. Pada 2025, Indonesia mencatatkan pencapaian penting dengan masuknya satu tim ke dalam 10 Global Ambassador Samsung Solve for Tomorrow, sebuah seleksi yang mempertemukan inovator muda dari berbagai negara.
Pengumuman ini disampaikan di Milan, Italia, bertepatan dengan rangkaian agenda Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Selama tiga hari, para ambassador terpilih mengikuti seremoni pengangkatan, pameran solusi inovatif, serta forum jejaring global yang mempertemukan inovator, pemangku kepentingan, dan mitra internasional.
Run Sight, Inovasi dari Indonesia di Kategori Sport & Tech
Perwakilan Indonesia hadir lewat Run Sight, solusi wearable berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang tunanetra berlari dan beraktivitas fisik dengan lebih aman. Teknologi ini memanfaatkan sistem pendeteksian jalur dan rintangan, memberikan panduan yang memungkinkan pengguna bergerak secara mandiri di lingkungan olahraga.
Run Sight terpilih dalam kategori Sport & Tech, salah satu dari dua fokus utama Global Ambassador tahun ini selain Accessibility & Environment. Seleksi dilakukan melalui evaluasi bersama Samsung dan International Olympic Committee, dengan mempertimbangkan aspek inovasi, skalabilitas, dan dampak sosial.
Kehadiran Run Sight di jajaran global menunjukkan bagaimana solusi yang berangkat dari konteks lokal dapat memiliki relevansi internasional, terutama ketika menyasar isu inklusivitas dan akses terhadap aktivitas fisik.
10 Tim, Dua Fokus Inovasi

Tahun ini, Samsung Solve for Tomorrow menetapkan 10 tim Global Ambassador yang dibagi rata ke dalam dua kategori. Lima tim di kategori Sport & Tech menyoroti peran teknologi dalam mendorong partisipasi olahraga yang lebih aman dan inklusif. Sementara lima tim di kategori Accessibility & Environment berfokus pada isu mobilitas, keberlanjutan, dan kualitas hidup.
Para tim terpilih berasal dari berbagai negara, termasuk Australia, Inggris, Prancis, Türkiye, Amerika Serikat, Tiongkok, India, dan Indonesia. Setiap solusi merepresentasikan pendekatan berbeda dalam memanfaatkan teknologi untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat, mulai dari perangkat bantu disabilitas hingga solusi lingkungan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program ambassador, setiap tim akan menerima dukungan pendanaan dan pendampingan hingga dua tahun untuk mengembangkan prototipe mereka menjadi produk yang lebih matang. Untuk kategori Sport & Tech, dukungan juga melibatkan kolaborasi dengan IOC.
Panggung Global dan Pertukaran Perspektif
Seremoni penunjukan Global Ambassador berlangsung di Samsung House, Milan, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan global dari Samsung dan IOC. Selain seremoni, para ambassador juga memamerkan solusi mereka di Smart City Lab Milan serta mengikuti lokakarya inovasi yang difasilitasi IOC Olympism365 Innovation Hub.
Rangkaian kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai ajang apresiasi, tetapi juga ruang belajar dan pertukaran perspektif. Para peserta diajak memahami bagaimana inovasi dapat dikembangkan lebih lanjut agar relevan secara global, tanpa kehilangan konteks sosial yang menjadi titik awalnya.
Posisi Indonesia dalam Ekosistem Inovasi Global

Masuknya Indonesia ke dalam 10 Global Ambassador Samsung Solve for Tomorrow 2025 memberi gambaran tentang potensi talenta muda Tanah Air di panggung internasional. Meski bukan satu-satunya indikator kemajuan ekosistem inovasi nasional, pencapaian ini menunjukkan bahwa solusi berbasis teknologi dari Indonesia mampu bersaing ketika dinilai dari dampak dan skalabilitas.
Ke depan, tantangannya terletak pada bagaimana inovasi-inovasi ini dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan, baik di tingkat lokal maupun global.
Keberhasilan Run Sight mewakili Indonesia di jajaran Global Ambassador Samsung Solve for Tomorrow 2025 menjadi catatan penting dalam perjalanan inovasi berbasis STEM dari generasi muda. Program ini memperlihatkan bahwa teknologi, ketika diarahkan pada kebutuhan nyata, dapat menjadi alat untuk mendorong inklusivitas dan kualitas hidup yang lebih baik.
Bagi Indonesia, kehadiran di panggung global ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga peluang untuk memperkuat ekosistem inovasi yang relevan dengan tantangan sosial di masa depan.



















