5 Tips Beli Laptop 2026 yang Tahan untuk Jangka Panjang

- SSD lebih baik daripada HDD untuk kecepatan dan daya tahan
- eMMC tidak bisa diupgrade, pilih laptop dengan SSD yang bisa diupgrade
- Pilih laptop dengan RAM minimal 16GB untuk jangka panjang
Memasuki 2026, kebutuhan akan laptop yang tangguh dan relevan untuk jangka panjang makin terasa. Perkembangan teknologi berjalan cepat, mulai dari sistem operasi yang semakin berat, aplikasi berbasis AI, hingga tuntutan multitasking yang kian kompleks. Salah pilih laptop bukan cuma bikin dompet menjerit, tapi juga berisiko membuat perangkat cepat terasa ketinggalan zaman dalam hitungan tahun.
Karena itu, membeli laptop di 2026 nggak bisa lagi asal tergiur murah atau desain tipis semata. Ada banyak aspek penting yang perlu dipertimbangkan agar laptop tetap nyaman dipakai dalam jangka panjang, baik untuk kerja, kuliah, maupun hiburan. Supaya gak salah langkah, berikut lima tips membeli laptop di 2026 yang awet dan layak jadi investasi teknologi kamu.
1. Jangan beli laptop HDD pilih yang SSD

Performa kecepatan menjadi salah satu alasan utama memilih SSD dibanding HDD. Dilansir laman Dell Technologies, SSD mampu mempercepat waktu booting sistem, membuka aplikasi, dan mentransfer data dalam hitungan detik. Hal ini sangat terasa dalam penggunaan sehari-hari, terutama bagi pengguna laptop, pekerja kreatif, dan juga gamer yang membutuhkan high performa responsif tanpa hambatan. Di era digital saat ini efisiensi waktu juga menjadi tolak ukur dalam menghasilkan kualitas kerja yang baik bagi pengguna device laptop. SSD lebih unggul dari segi daya tahan dan keandalan. Tanpa komponen mekanis, SSD tidak mudah rusak akibat guncangan atau benturan, sehingga risiko kehilangan data menjadi lebih kecil.
2. Storage eMMC yang tidak bisa diupgrade

Keterbatasan upgrade menjadi masalah utama laptop dengan eMMC. Karena eMMC disolder langsung ke motherboard, pengguna tidak bisa menambah atau mengganti storage di kemudian hari. Ketika ruang penyimpanan mulai penuh, satu-satunya solusi hanyalah menggunakan penyimpanan eksternal atau mengganti perangkat secara keseluruhan. Kapasitas eMMC relatif kecil dan cepat terasa sempit untuk kebutuhan modern. Sistem operasi, update, dan aplikasi masa kini membutuhkan ruang yang besar. Disarankan memilih laptop dengan SSD yang bisa di upgrade adalah keputusan jauh lebih bijak dan tahan untuk jangka panjang.
3. RAM on board minimal 8GB, tapi untuk jangka panjang 16GB

Membeli laptop dengan RAM minimal 8GB masih bisa diterima, asalkan penggunaannya benar-benar ringan dan tidak ditujukan untuk pekerjaan berat. Untuk pelajar, pengguna kasual, atau laptop kedua, RAM 8GB masih dapat menjalankan tugas harian tanpa masalah besar. Hal ini sudah berada di batas aman paling bawah. Dilansir laman Alibaba.com, RAM 16GB adalah pilihan yang jauh lebih bijak untuk jangka panjang. Alasannya, laptop akan terasa lebih responsif, tahan terhadap pembaruan software, dan siap menghadapi kebutuhan kerja atau belajar yang terus berkembang.
4. Jangan beli laptop baru dengan prosesor Celeron dibawah Core i3

Laptop dengan prosesor Celeron cocok bagi pengguna dengan kebutuhan sangat dasar seperti browsing, mengetik, dan streaming. Jika ingin memiliki laptop dengan ketahanan jangka panjang, jangan beli laptop prosesor Celeron. Kebutuhan software yang semakin berat, browser yang semakin berat, browser yang semakin rakus RAM, serta sistem operasi yang terus berkembang membuat Celeron cepat kewalahan, bahkan untuk penggunaan harian seperti multitasking ringan dan aplikasi berbasis web. Laptop dengan prosesor kelas ini cenderung terasa lambat dalam 1 hingga 2 tahun, terutama saat menghadapi update sistem dan aplikasi modern. Artinya, kamu berisiko upgrade lebih cepat atau merasa frustrasi dengan performa yang menurun.
5. Beli laptop yang bisa di upgrade RAM

Laptop yang tidak bisa di-upgrade adalah jenis laptop yang tidak bisa upgrade RAM dan SSD yang langsung disolder ke motherboard. Keunggulan dari hal ini laptop lebih tipis dan ringan serta hemat biaya produksi. Akan tetapi, untuk peningkatan di kemudian hari sangat tidak mungkin. Ada jenis laptop yang memiliki 2 slot RAM untuk upgrade. Contohnya, jika ingin upgrade dari 8 ke 16 hanya perlu menambah satu slot RAM 8GB. Peningkatan performa menjadi lebih praktis tanpa perlu beli laptop jenis lain yang memiliki RAM 16 GB.
Membeli laptop di 2026 bukan hanya mengejar harga murah atau spesifikasi yang pas. Tapi, kamu juga perlu memikirkan ketahanan performa untuk beberapa tahun ke depan. Apalagi, software, sistem operasi, dan aplikasi berbasis AI makin menuntut spesifikasi lebih tinggi. Dengan memilih prosesor yang relevan, RAM lega, penyimpanan cepat, serta ekosistem yang masih panjang dukungannya. Laptop tahan lama itu bukan yang paling mahal, tapi yang paling siap menghadapi kebutuhan masa depan.


















