Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Uniknya Desain Eksterior Khas MacBook di Toko Apple Taipei

Uniknya Desain Eksterior Khas MacBook di Toko Apple Taipei
gambaran toko Apple Xinyi A13 (unsplash.com/gnustang)
  • Apple Xinyi A13 di Songshou Road, Taipei, dibuka pada 15 Juni 2019 sebagai toko mandiri pertama Apple di Taiwan, dirancang Foster + Partners bersama Apple.
  • Dari ketinggian, atap tipis berbahan serat karbon, berbentuk persegi panjang bersudut membulat dan berlogo Apple, membuat toko ini diasosiasikan dengan MacBook tertutup.
  • Tidak ada pernyataan resmi bahwa bangunan ini replika MacBook; kemiripan muncul dari interpretasi visual dan konsistensi desain Apple, diperkuat sudut pandang dari Taipei 101.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Coba perhatikan gambar di atas. Dari ketinggian Taipei 101, ada sesuatu yang terasa familiar di bawah sana. Atap sebuah toko Apple di Xinyi District, Taipei, tiba-tiba tampak seperti sebuah MacBook yang sedang ditutup. Bentuk persegi panjang, sudut membulat, permukaan metalik, profil tipis, dan logo Apple di bagian tengah membuat perbandingan itu sulit diabaikan.

Bangunan tersebut adalah Apple Xinyi A13, toko Apple yang berada di Songshou Road, Xinyi District. Meski bentuk atapnya sangat mudah dikaitkan dengan produk Apple, tidak ada keterangan resmi yang menyebut bangunan ini sebagai representasi literal sebuah MacBook. Lantas, mengapa toko tersebut bisa terlihat seperti laptop raksasa ketika dilihat dari atas? Berikut penjelasannya.

  1. 1. Toko Apple ini terlihat seperti MacBook dari atas

    Apple Xinyi A13
    Apple Xinyi A13 (apple.com)

    Apple Xinyi A13 dibuka pada 15 Juni 2019 sebagai toko Apple yang berdiri sendiri pertama di Taiwan. Desainnya dikerjakan Foster + Partners bersama Apple dengan menggabungkan ruang terbuka, kaca, material alami, dan struktur yang tampak ringan. Lokasinya berada tidak jauh dari Taipei 101 yang merupakan salah satu landmark utama Taipei.

    Bagi pengunjung yang berada di permukaan jalan, bangunan ini lebih terlihat sebagai paviliun kaca modern. Dinding kaca dari lantai hingga langit-langit, ruang publik terbuka, dan lanskap menjadi bagian yang paling menonjol. Bentuk atap yang menjadi daya tarik utama justru baru terlihat utuh ketika bangunan diamati dari ketinggian.

    Sudut pandang tersebut memperlihatkan atap sebagai bidang persegi panjang yang memiliki sudut membulat dan logo Apple di bagian tengah. Susunan visual itu kemudian membuat publik menghubungkannya dengan MacBook. Perbandingan tersebut lahir dari pengamatan terhadap bentuk bangunan, bukan dari penamaan resmi Apple.

  2. 2. Rahasia ada di atap tipis Apple Xinyi A13

    Apple Xinyi A13
    Apple Xinyi A13 (commons.wikimedia.org/MiNe)

    Atap menjadi elemen utama yang membentuk identitas Apple Xinyi A13 dari udara. Struktur tersebut memiliki profil tipis dan menggunakan material berbasis serat karbon yang membantu mempertahankan kesan ringan sekaligus memenuhi kebutuhan kekuatan bangunan. Posisi atap di atas paviliun kaca juga menciptakan kesan seolah-olah bagian tersebut melayang.

    Di balik tampilannya yang sederhana, struktur seperti ini membutuhkan perencanaan teknis yang kompleks. Struktur penyangga, kaca, perlindungan terhadap cuaca, pencahayaan, dan kebutuhan lingkungan interior harus bekerja secara terpadu. Komponen-komponen tersebut dirancang agar fungsi bangunan tetap berjalan tanpa menghilangkan karakter minimalis yang menjadi cirinya. Karena itu, atap Apple Xinyi A13 tidak hanya berfungsi sebagai penutup bangunan. Bentuk dan materialnya menjadi bagian penting dari pengalaman visual, sekaligus memperlihatkan bagaimana pendekatan minimalis dapat diterapkan pada skala arsitektur.

  3. 3. Strategi arsitektur Apple di Apple Xinyi A13

    Apple Marina Bay Sands
    Apple Marina Bay Sands (commons.wikimedia.org/Diego Delso)

    Apple Xinyi A13 bukan satu-satunya toko Apple yang memiliki karakter arsitektur berbeda. Apple Fifth Avenue di New York dikenal melalui kubus kacanya, sementara Apple Michigan Avenue di Chicago memiliki struktur atap yang berada di tepi Sungai Chicago. Apple Marina Bay Sands di Singapura menggunakan bentuk kubah kaca yang tampak mengapung di atas air.

    Di Milan, Apple Piazza Liberty menghadirkan pintu masuk berbentuk kubus kaca di ruang publik, sedangkan Apple Zorlu Center di Istanbul memadukan struktur kaca dan taman. Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa Apple tidak sekadar menerapkan satu desain toko secara seragam di berbagai negara. Setiap lokasi dirancang agar memiliki hubungan terhadap lingkungan sekitarnya. Pendekatan ini membuat Apple Xinyi A13 dapat dilihat sebagai bagian dari strategi Brand Architecture, ketika identitas visual perusahaan diterjemahkan ke dalam ruang dan bangunan. Kemiripan atapnya terhadap MacBook menjadi salah satu contoh bagaimana bahasa desain Apple dapat terbaca pada skala yang jauh lebih besar.

  4. 4. Taipei 101 membuat kemiripan semakin nyata

    potret Taipei 101
    potret Taipei 101 (unsplash.com/Timo Volz)

    Kedekatan Apple Xinyi A13 dengan Taipei 101 memberikan keuntungan yang tidak dimiliki bangunan rendah pada umumnya. Gedung pencakar langit tersebut menyediakan sudut pandang tinggi ke kawasan Xinyi, sehingga bagian atap toko yang sulit terlihat dari jalan dapat diamati secara menyeluruh. Di sinilah perspektif menjadi bagian penting dari cerita bangunan tersebut.

    Pengunjung yang berada di sekitar Taipei 101 dapat melihat hubungan antara bentuk atap dan keseluruhan struktur toko dari posisi yang lebih tinggi. Bangunan yang tampak sederhana dari permukaan jalan pun memperoleh karakter visual berbeda ketika masuk ke dalam lanskap kota dari udara. Perspektif seperti ini juga semakin mudah ditemukan berkat drone, citra udara, dan media sosial. Foto dari sudut yang tidak biasa memungkinkan detail arsitektur tersebar jauh melampaui lokasi aslinya. Apple Xinyi A13 pun dapat kembali menjadi perhatian publik hanya karena orang melihat bangunan yang sama melalui perspektif berbeda.

  5. 5. Jadi, apakah Apple memang membuat MacBook raksasa?

    Fasad Apple Store BKC di Mumbai, Maharashtra, India, dengan logo Apple, dinding kaca, dan pintu masuk bergaya modern.
    Apple Store BKC, Mumbai, Maharashtra, India (apple.com)

    Jawabannya tidak sesederhana itu. Apple Xinyi A13 memang memiliki tampilan yang sangat mudah diasosiasikan dengan MacBook ketika dilihat dari atas, tetapi tidak ada keterangan resmi yang menyatakan bangunan tersebut dibuat sebagai replika sebuah laptop. Yang dapat dilihat secara jelas adalah konsistensi elemen desain Apple pada bangunan tersebut. Bentuk yang sederhana, penggunaan material, proporsi, dan penempatan logo menciptakan karakter visual yang terasa familiar bagi pengguna produk Apple. Namun, kemiripan itu tetap merupakan interpretasi terhadap hasil arsitektur, bukan bukti bahwa Apple secara resmi menyebutnya sebagai MacBook raksasa.

    Daya tarik Apple Xinyi A13 sendiri justru terletak pada perubahan cara melihatnya. Bangunan yang berfungsi sebagai toko dan ruang publik tersebut memiliki pengalaman berbeda bagi pejalan kaki maupun orang yang melihatnya dari ketinggian. Dari situlah sebuah toko Apple di Taipei berubah menjadi salah satu contoh menarik bagaimana desain arsitektur dapat menciptakan asosiasi kuat terhadap sebuah produk tanpa harus menirunya secara harfiah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More