4 Agent VALORANT yang Bisa Memberikan Efek Decay, Nyebelin!

- Efek decay di VALORANT membuat HP pemain berkurang sementara, menjadikannya debuff yang berbahaya karena bisa mempermudah lawan menghabisi target dengan satu peluru.
- Ada empat agent yang dapat memberikan efek decay: Clove lewat Meddle, Veto dengan Chokehold, Fade melalui Seize dan Nightfall, serta Viper lewat kemampuan racunnya.
- Masing-masing skill tersebut memiliki durasi dan tingkat pengurangan HP berbeda, menjadikan efek decay faktor penting dalam strategi pertarungan setiap tim.
Dalam VALORANT, decay efek debuff yang cukup menyebalkan. Agent yang terkena decay akan mendapatkan pengurangan health point (HP) untuk sementara. Meski decay tidak bisa mengurangi HP seseorang hingga kurang dari satu HP, kamu tetap harus berhati-hati. Pasalnya, satu peluru lawan bisa langsung membunuhmu ketika terkena efek ini.
Dari semua agent yang ada, VALORANT memiliki empat agent yang dapat memberikan efek decay. Siapa saja? Simak ulasan berikut!
1. Meddle Clove memberikan efek decay dengan durasi yang cukup lama

Clove merupakan salah satu controller yang cukup laris di competitive. Meski peran utamanya membatasi visi lawan dengan smoke, Clove disukai karena bisa digunakan untuk melakukan entry. Clove sering disebut sebagai duelist berkedok controller karena memiliki overheal dan ultimate yang memungkinkannya untuk bangkit dari kematian.
Tak hanya itu, Meddle juga sangat berguna untuk membersihkan sudut-sudut berbahaya dalam site. Kemampuan ini memungkinkan Clove melempar bola yang akan meledak begitu menyentuh tanah. Nah, seseorang yang terkena ledakan Meddle akan menerima efek decay dan mendapatkan pengurangan hingga 90 HP. Efek decay dari Meddle juga memiliki durasi yang cukup lama, yakni 5 detik.
2. Selain bisa menonaktifkan ultility lawan, Chokehold Veto juga bisa memberikan efek decay

Veto merupakan agent sentinel teranyar dalam VALORANT. Agent yang berasal dari Senegal ini pertama kali rilis pada 7 Oktober 2025 lalu. Veto sendiri dikenal sebagai sentinel dengan keunggulan yang dapat membatalkan ultility lawan dan ultimate yang membuatnya kebal terhadap ultility lawan.
Sebagai sentinel, Veto memiliki skill yang berguna untuk menjaga pertahanan tim. Chokehold milik Veto berguna sebagai trap yang dapat mengantisipasi flanking. Ketika seseorang terkena Chokehold, posisi mereka tidak hanya akan terungkap, tetapi juga akan mendapatkan beberapa debuff yang cukup menyebalkan.
Pertama, Chokehold memberikan efek decay yang dapat mengurangi hingga 75 HP. Chokehold juga memiliki efek deafen dan tether. Tak hanya darah yang akan berkurang, tetapi kamu juga akan terikat di area dan tidak bisa mendengar selama 4,5 detik.
3. Seize dan Nigthfall milik Fade adalah mimpi buruk

Fade salah satu initiator terbaik dalam VALORANT. Ia memang tidak memiliki line-up yang begitu rumit seperti Sova. Meski begitu, Fade tetap menjalankan tugasnya sebagai initiator yang baik. Ia dilengkapi dengan skill yang dapat mengungkap posisi lawan dan melakukan inisiasi.
Fade sendiri dilengkapi dengan dua skill yang dapat memberikan efek decay. Pertama, Fade memiliki Seize yang dapat menangkap lawan. Seseorang yang terkena Seize akan menerima efek decay yang dapat mengurangi sebesar 75 HP selama 5 detik. Seize juga dapat memberikan efek deafen dan tether yang membuat lawan tidak bisa mendengar dan terikat di area.
Paling menyebalkan tentu saja ultimate miliknya, Nightfall. Seseorang yang terkena Nightfall akan mendapatkan efek mark sehingga lokasi mereka mudah dilacak. Nightfall juga memiliki efek decay dan deafen. Darah kamu akan berkurang hingga 80 HP dan tidak akan bisa mendengar selama 8 detik.
4. Decay merupakan pasif smoke Viper

Terakhir, ada salah satu controller terbaik dalam VALORANT. Siapa lagi kalau bukan Viper. Keistimewaan Viper bukan hanya karena memiliki jangkauan smoke yang sangat luas. Smoke Viper juga beracun dan memiliki pasif yang dapat memberikan efek decay.
Entah itu Poison Cloud, Toxic Screen, atau Viper's Pit, darah kamu akan berkurang secara bertahap begitu memasuki smoke Viper. Dari semua skill Viper, tentunya Viper's Pit yang paling merepotkan. Ultimate ini tak hanya memungkinkan Viper untuk mengeluarkan smoke tebal dalam area yang sangat luas. Viper's Pit juga dapat menguras HP lawan secara bertahap, karena kemampuan ini memiliki efek decay. Makin lama berada dalam Viper's Pit, makin banyak juga darah yang berkurang karena efek decay. Jika terlalu lama dalam Viper's Pit, darah kamu bisa terus berkurang hingga tersisa satu HP.
Meski hanya memberikan pengurangan darah untuk sementara, efek decay tetap harus dihindari. Tiap detik dalam VALORANT sangat krusial, sehingga lebih baik tidak berperang ketika kekurangan darah. Jadi, bagaimana menurutmu? Dari keempat agent di atas, decay siapa yang paling menyebalkan?







![[REVIEW] Starsand Island, Game Santai yang Belum Sempurna](https://image.idntimes.com/post/20260219/starsand-island-cover_7c69316e-c51a-429f-aec3-ce7e3a2e2c6e.jpg)










