Di tengah gempuran game dengan dunia luas, pertarungan spektakuler, dan cerita yang semakin sinematik, ada jenis game yang menawarkan sesuatu jauh lebih sederhana. Game seperti Harvest Moon, Story of Seasons, dan Stardew Valley mengajak pemain bertani, merawat hewan, mengenal warga desa, lalu menjalani rutinitas dari hari ke hari. Formula seperti ini mungkin terdengar kuno, tetapi genre farming dan life simulation masih menemukan tempatnya di industri game modern.
Hal itu menarik jika dibandingkan dengan kebiasaan sebagian gamer Indonesia yang lebih akrab dengan game kompetitif seperti Mobile Legends dan berbagai game multiplayer lain. Pertanyaannya, apakah game sejenis Harvest Moon masih relevan bagi gamer generasi baru saat ini?
