Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Fitur Unggulan Harvest Moon yang Tidak Dimiliki Story of Seasons

4 Fitur Unggulan Harvest Moon yang Tidak Dimiliki Story of Seasons
Harvest Moon: Echoes of Teradea (dok. Natsume/Harvest Moon: Echoes of Teradea)
Intinya Sih
  • Waralaba Harvest Moon dan Story of Seasons terpisah sejak 2014, dengan Natsume melanjutkan nama Harvest Moon dan Marvelous mengembangkan Story of Seasons.
  • Harvest Moon unggul lewat fitur Crop Mutation, Expando-Farm, dunia open world, serta sistem alat adaptif yang membuat gameplay lebih fleksibel dan eksploratif.
  • Story of Seasons tetap fokus pada simulasi pertanian klasik dengan dunia kecil yang dinamis, sementara Harvest Moon terus berinovasi untuk memperkuat aspek gameplay-nya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Harvest Moon adalah waralaba game simulasi pertanian legendaris yang mempopulerkan genre tersebut. Ia sudah eksis sejak 1997. Namun, pada 2014, waralaba ini terpecah akibat berpisahnya pengembang dan penerbit. Pihak pengembang, Marvelous, meneruskan waralaba ini dengan judul baru, Story of Seasons. Sementara itu, penerbitnya, Natsume, selaku pemilik hak paten atas nama Harvest Moon, melanjutkan judul tersebut dengan menggaet pengembang baru.

Lebih dari 1 dekade berjalan, Story of Seasons dianggap lebih sukses dalam menghadirkan mekanisme simulasi pertanian dari versi klasik. Namun, Natsume mulai berbenah dan game Harvest Moon mereka makin membaik. Bahkan, ada beberapa fitur unggulan di Harvest Moon yang tidak ada di Story of Seasons.

1. Crop Mutation membuat bercocok tanam terasa seru

mekanisme mutasi tanaman yang variatif
mekanisme mutasi tanaman yang variatif (dok. Natsume/Harvest Moon: Winds of Anthos)

Crop Mutation adalah salah satu fitur unggulan Harvest Moon besutan Natsume. Dalam game Harvest Moon, benih yang ditanam dapat tumbuh menjadi varietas baru yang lebih unggul. Hal tersebut dipicu kondisi saat menanam. Mulai dari kondisi cuaca, kualitas tanah, hingga jenis pupuk yang digunakan. Misalnya, menumbuhkan benih tanaman musim panas pada musim dingin akan mengakibatkan ia tumbuh menjadi tumbuhan yang berbeda.

Hal ini membuat bercocok tanam menjadi lebih seru. Berhasil menemukan mutasi sayuran baru selalu terasa seperti kejutan menyenangkan. Gamer dapat merasakan sensasi mengumpulkan semua jenis benih yang ada. Meskipun beberapa judul Story of Seasons memiliki mekanisme yang hampir sama, ia tidak kompleks seperti Harvest Moon.

2. Expando-Farm memungkinkanmu berpindah lokasi pertanian

fitur Expando-Farm
fitur Expando-Farm (dok. Natsume/Harvest Moon: One World)

Debut pada Harvest Moon: One World (2021), Expando-Farm adalah fitur unik yang membuat Harvest Moon versi Natsume menonjol. Fitur ini memungkinkan gamer untuk memindahkan lokasi pertanian di beberapa titik yang telah ditentukan. Expando-Farm kembali dan disempurnakan di Harvest Moon: Winds of Anthos (2023) dan Harvest Moon: Home Sweet Home (2025).

Sementara, Story of Seasons masih bertahan dengan pertanian yang tidak bisa dipindah. Namun, beberapa game, seperti Story of Seasons: Pioneers of Olive Town (2021) juga menghadirkan fitur untuk memindahkan bangunan pertanian, tetapi lokasinya masih di lahan yang sama. Dengan Expando-Farm, kamu bisa berpindah lokasi dengan iklim, kualitas tanah, dan bentang alam yang berbeda untuk mendukung fitur Crop Mutation.

3. Adanya mekanisme open world untuk eksplorasi tanpa batas

menjelajahi dunia open world dengan berkuda
menjelajahi dunia open world dengan berkuda (dok. Natsume/Harvest Moon: The Winds of Anthos)

Open world adalah mekanisme gameplay yang membebaskan pemain untuk mengeksplorasi dunia dalam game tanpa terikat pada cerita linier. Fitur ini mulai diimplementasikan di Harvest Moon: One World hingga saat ini. Adanya fitur open world membuat dunianya terasa lebih luas dan megah. Ia menjadi strategi untuk menarik perhatian gamer.

Sementara, Story of Seasons tidak mencoba mengimplementasikan fitur ini karena fokus untuk menghadirkan dunia yang lebih kecil, tetapi dinamis dan hidup. Kalau kamu penggemar open world, Harvest Moon menjadi pilihan yang lebih baik. Apalagi, Harvest Moon perlahan sudah mengalami peningkatan visual.

4. Sistem alat adaptif memudahkan dalam menggarap lahan

sekali cangkul bisa banyak petak
sekali cangkul bisa banyak petak (dok. Natsume/Harvest Moon: The Winds of Anthos)

Dalam game Story of Seasons, alat-alat pertanian punya fungsi tunggal sehingga kamu harus bergonta-ganti alat saat berganti aktivitas. Sistem upgrade juga manual. Kamu harus membawanya ke pandai besi. Sementara itu, Harvest Moon mengimplementasikan alat pertanian yang lebih fleksibel dan adaptif.

Dalam Harvest Moon, beberapa alat memiliki beberapa kegunaan, mekanisme upgrade alat pakai sistem progres seperti role playing game (RPG), serta kontrol yang lebih sederhana. Misalnya, pencet sekali untuk menyiram satu petak, tahan tombol untuk menyiram lebih dari satu petak tanah. Sebagai contoh, Harvest Moon: Light of Hope (2017) memiliki sistem alat pertanian yang sangat sederhana dan memudahkan gamer untuk menghemat waktu.

Berdasarkan fitur di atas, dapat disimpulkan kalau Harvest Moon memang fokus kepada gameplay. Mereka membawa fitur dan mekanisme gameplay yang belum pernah diulik pada versi klasik. Sementara, Story of Seasons mempertahankan mekanisme gameplay klasik dan lebih fokus kepada aspek simulasi. Mereka mencoba membuat dunia terasa sehidup mungkin, hal yang belum dieksekusi sempurna dalam Harvest Moon versi Natsume.

Apakah Harvest Moon: Echoes of Teradea akan menyempurnakan aspek simulasi kehidupan sehingga bisa bersaing ketat dengan waralaba Story of Seasons? Semoga saja, ya! Game ini diprediksi rilis pada akhir 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Tech

See More