PS2 dikenal sebagai salah satu konsol paling berpengaruh di sepanjang sejarah industri gaming yang memiliki katalog game dengan jumlah yang besar. Namun, jumlah game PS2 yang mencapai ribuan tidak otomatis membuat semuanya memiliki kualitas yang baik. Di antara berbagai game populer seperti Grand Theft Auto: San Andreas, Metal Gear Solid 2 dan Shadow of the Colossus, terdapat sejumlah game yang gagal memenuhi harapan pemain hingga banyak dianggap sebagai game yang buruk. Game apa saja itu? Berikut daftarnya.
5 Game PS2 Terburuk Sepanjang Masa, Pernah Main?

1. The Sopranos: Road to Respect
The Sopranos: Road to Respect dirilis pada 2006 sebagai game adaptasi serial TV populer yang tayang di HBO yaitu The Sopranos. Secara konsep, game ini sebenarnya memiliki potensi besar. Dunia mafia, konflik antar-keluarga kriminal dan karakter-karakter terkenal dari serial TV-nya bisa menjadi fondasi untuk sebuah game aksi yang menarik, terutama setelah kesuksesan Grand Theft Auto III dan Mafia. Sayangnya, potensi tersebut tidak berhasil diwujudkan dengan baik. Berbeda dari GTA atau Mafia, game ini menawarkan gameplay yang sangat linear. Pemain hampir tidak memiliki kebebasan untuk menjelajahi dunia atau melakukan aktivitas sampingan, selain bermain poker dan mengunjungi beberapa lokasi yang berkaitan dengan Tony Soprano. Kualitasnya semakin tidak karuan karena dialog yang tidak menarik, masalah performa dan desain karakter yang tampak ketinggalan jaman pada masanya.
2. Beverly Hills Cop
Beverly Hills Cop merupakan game aksi rilisan 2006 dan diadaptasi dari film dengan judul yang sama. Pada game ini, pemain mengendalikan Axel Foley dan menembaki berbagai musuh menggunakan sejumlah senjata. Terdapat pula bagian stealth yang mengharuskan pemain bermain dengan hati-hati agar tidak ketahuan musuh. Di atas kertas, kombinasi antara gameplay aksi dan stealth terdengar bisa menciptakan pengalaman bermain yang menarik. Namun sayang, kedua elemen itu dieksekusi dengan sangat buruk. Sistem deteksi musuh tidak konsisten, sehingga pemain bisa tiba-tiba ketahuan meskipun sudah bersembunyi dengan baik. Selain itu, bagian tembak-menembak juga diganggu oleh kontrol yang tidak responsif. Satu-satunya hal positif dari game ini mungkin hanyalah durasi gameplay-nya yang pendek karena hanya menyajikan enam level saja.
3. Gravity Games Bike: Street, Vert, Dirt
Pada awal tahun 2000-an, game olahraga ekstrem sedang mengalami masa kejayaan. Kesuksesan Tony Hawk’s Pro Skater membuat banyak studio mencoba menggunakan formula serupa pada olahraga lain, termasuk BMX. Gravity Games Bike: Street, Vert, Dirt dirilis pada 2002 dengan konsep yang sederhana di mana pemain mengendarai sepeda, melakukan berbagai trik, menyelesaikan misi dan membuka konten baru di sepanjang permainan. Sayangnya, game ini membuktikan bahwa meniru formula Tony Hawk’s Pro Skater tidak otomatis membuatnya bisa sama menyenangkannya. Mekanisme kontrolnya berantakan, padahal inti gameplay-nya sangat bergantung pada kemampuan melakukan trik dengan cepat dan akurat. Masalah tersebut juga semakin diperburuk oleh kualitas visual dan audio yang sama buruknya.
4. GoDai: Elemental Force
GoDai: Elemental Force dirilis untuk PS2 pada 2002 dan dikembangkan oleh The 3DO Company. Game ini memadukan gameplay aksi, platforming dan pertarungan jarak dekat, di mana pemain mengendalikan Hiro, seorang ninja yang harus melewati level demi level sembari menghadapi musuh dan berbagai rintangan. Jika mengacu pada popularitas seri game seperti Ninja Gaiden dan Shinobi, game ini seharusnya bisa menawarkan gameplay aksi yang cepat dan membutuhkan ketepatan. Kenyataannya, mekanisme kontrol game ini malah menjadi salah satu kelemahan terbesarnya. Respons terhadap input pemain sangat lambat dan tidak konsisten, sehingga Hiro seolah bergerak tanpa tenaga atau ketepatan. Kekurangan ini tentu saja sangat mengganggu mengingat game ninja membutuhkan kontrol yang presisi, baik ketika melawan musuh maupun melewati bagian platforming.
5. Celebrity Deathmatch
Berasal dari serial animasi stop-motion MTV, Celebrity Deathmatch membawa sejumlah selebriti seperti Marilyn Manson, Dennis Rodman dan Carrot Top dalam pertarungan brutal di sebuah arena. Serial animasinya sendiri memang terkenal karena humor slapstick, adegan kekerasan yang berlebihan dan parodi terhadap budaya selebriti, sehingga adaptasi ke dalam bentuk game sangatlah masuk akal. Namun, game ini gagal menerjemahkan daya tarik serial animasinya ke dalam gameplay yang menyenangkan. Kontrolnya kaku dan lambat dalam merespons input pemain, bahkan untuk gerakan yang sederhana. Hal ini menjadi masalah besar karena game fighting membutuhkan respons cepat. Dari sisi visual, desain karakternya juga terlihat buruk, disamping animasi kaku dan keseluruhan presentasi yang sangat berantakan.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa game PS2 terburuk sepanjang masa. Selain game-game di atas, game PS2 apa lagi yang menurutmu kualitasnya sangat buruk?
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- 7 Game PS2 Paling Kontroversial, Kok Bisa?27 Jan 2026, 14:20 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- 7 Game PS2 Underrated untuk Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup02 Nov 2025, 10:05 WIB