cuplikan Harvest Moon: Echoes of Teradea (dok. Natsume/Harvest Moon: Echoes of Teradea)
Gameplay meladangnya terbilang ramah pemula karena memakai aksi kontekstual mirip dengan Harvest Moon: Home Sweet Home. Kita bisa berdiri di tanah kosong, menekan tombol untuk mengayunkan cangkul, lalu menanam dan menyiram dengan tombol yang sama. Pemain tidak diizinkan memakai alat sesuka hati. Tidak ada interaksi dengan perkakas seperti yang lazim kita jumpai di farming simulation game macam Story of Seasons atau Stardew Valley.
Untuk pemula, ini mungkin kenyamanan yang diharapkan. Namun, untuk pemain yang sudah familier dengan beragam farming simulation game, ini ibarat penyiksaan. Sebab, kesederhanaan tidak selalu bisa menyelamatkan. Ketiadaan interaksi untuk memilih perkakas justru tampak seperti kemalasan developer dalam mengembangkan kerumitan yang dibutuhkan.
Gameplay mengurus ternaknya juga tidak bisa diharapkan. Hewan dikumpulkan dalam satu kandang. Menumpuk antara hewan besar dan hewan kecil. Pakannya itu-itu juga, dibuat dari bahan serupa. Membosankan.
Kekakuan yang sebenarnya muncul saat kita keluar dari ladang. Lereng yang tampak bisa dinaiki ternyata menghalangi dan jalan yang kelihatan mulus berakhir di tebing yang tidak bisa dilompati. Perjalanan dari satu tempat ke tempat lain sering memakan usaha lebih banyak dari semestinya. Padahal, dunianya luas dan jelas mengajak kita untuk berkelana dengan dua mekanisme baru: melompat dan memanjat.
Sayangnya, melompat dan memanjat hanya bisa dilakukan di tempat tertentu. Lantas, apalah artinya melompat di dunia terbuka kalau tidak bebas dilakukan? Ini tidak lebih dari kesia-siaan.
Sudah begitu, gerakan karakternya kaku sekali. Padahal, ini game yang lebih menuntut eksplorasi alih-alih sekadar mengurus perkebunan. Mengontrol karakter dengan gerakan yang kaku di dunia yang luas tentu tidak bisa ditoleransi. Natsume dan Imagica Geeq seharusnya bisa bekerja lebih baik dari ini.
Untungnya, kejutan di luar sana sering membayar kesabaran kita dalam menjelajah. Power Wisp tersembunyi membantu kita membuka peningkatan karakter, Harvest Sprite yang menyangkut di semak-semak bisa memberi bibit baru, dan hewan liar yang menunggu dielus bisa kita pelihara pada akhirnya. Beruang kutub dan rubah, misalnya, bisa menjadi teman dalam perjalanan. Sementara itu, burung bisa mengantarkan barang ke ladang secara gratis.