Kenapa Calo iPhone Selalu Muncul tiap Rilis Seri Terbaru?

- Pre-order iPhone Duo cepat habis di sejumlah pasar, termasuk Indonesia, karena permintaan tinggi berhadapan dengan stok awal terbatas dan pengiriman yang mundur.
- Calo membeli unit pada harga resmi lalu menjualnya jauh lebih mahal, memanfaatkan kelangkaan stok serta FOMO pembeli yang ingin segera memiliki perangkat terbaru.
- Apple membatasi pembelian maksimal dua unit di beberapa negara, tetapi calo masih dapat memakai banyak akun, pembayaran, dan alamat; konsumen disarankan menunggu stok resmi.
Tiap iPhone baru meluncur, ada saja orang yang berburu unit untuk dijual kembali dengan harga lebih mahal. Fenomena scalper kembali ramai saat pre-order iPhone Duo yang sudah dimulai beberapa waktu lalu. Ketika stok di sejumlah pasar cepat habis, para scalper mulai menawarkan HP lipat pertama Apple itu dengan harga selangit. Di Indonesia, stok pre-order di sejumlah distributor resmi dilaporkan habis hanya beberapa jam setelah pemesanan dibuka.
Bagi calon pembeli, kehadiran calo jelas bikin kesal, apalagi jika mereka harus mengeluarkan uang jauh lebih banyak untuk mendapatkan HP incaran. Namun, praktik ini terus muncul setiap ada produk populer yang stok awalnya terbatas. Ada beberapa alasan kenapa peluncuran iPhone selalu menjadi peluang menarik bagi para scalper.
1. Permintaan tinggi, stok awal terbatas

iPhone Duo (apple.com) Peluncuran iPhone baru biasanya menarik perhatian penggemar Apple yang ingin menjadi pengguna pertama. Antusiasme ini makin besar ketika Apple memperkenalkan desain atau fitur yang belum tersedia pada generasi sebelumnya, seperti layar lipat pada iPhone Duo. Saat banyak orang mengincar produk yang sama dalam waktu bersamaan, persaingan mendapatkan unit semakin ketat.
Di sisi lain, Apple tidak selalu bisa menyediakan stok yang cukup untuk memenuhi seluruh permintaan sejak hari pertama. Pada peluncuran iPhone Duo, sejumlah pesanan langsung habis dan estimasi pengiriman di beberapa pasar mundur hingga Januari 2027. Celah antara permintaan dan ketersediaan barang ini yang dimanfaatkan scalper untuk menawarkan unit dengan harga jauh lebih tinggi.
2. Calo mengincar selisih harga jual

iPhone Duo (apple.com) Cara kerja scalper sebenarnya cukup sederhana, yaitu membeli produk pada harga normal lalu menjualnya kembali ketika banyak orang kesulitan mendapatkan barang incaran. Mereka berharap calon pembeli bersedia membayar lebih mahal demi memperoleh iPhone. Semakin besar selisih antara harga resmi dan harga jual kembali, semakin menarik peluang keuntungan bagi pelaku. Dilansir New York Post pada Jumat (23/10/2026), maraknya scalper terlihat pada iPhone Duo yang ditawarkan di eBay setelah periode pre-order.
3. Efek FOMO membuat pembeli terburu-buru

iPhone Duo (apple.com) FOMO atau fear of missing out merupakan perasaan takut kehilangan kesempatan ketika orang lain sudah mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Dalam peluncuran iPhone baru, rasa ini bisa muncul saat melihat stok habis, jadwal pengiriman mundur, atau unggahan orang yang sudah memegang perangkat terbaru. Beberapa calon pembeli akhirnya rela membayar lebih mahal karena tidak ingin menunggu lebih lama. Nah, Scalper dapat memanfaatkan dorongan itu untuk menawarkan unit dengan harga tinggi. Padahal, jika mau menunggu dengan lebih sabar, konsumen sebenarnya berpeluang besar mendapatkan iPhone terbaru dengan harga normal.
4. Pembatasan pembelian belum tentu menghentikan scalper

iPhone Duo (apple.com) Apple sudah mencoba menekan praktik pembelian berlebihan melalui pembatasan jumlah iPhone Duo yang bisa dipesan oleh satu pelanggan. Pada Oktober 2026, Apple membatasi pembelian maksimal dua unit per pelanggan di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Spanyol. Kebijakan ini muncul setelah permintaan tinggi membuat stok awal cepat habis. Namun, aturan itu belum tentu bisa menghentikan semua upaya scalping. Pelaku masih mungkin mencoba memakai beberapa akun atau identitas pemesanan untuk membeli lebih banyak unit, meskipun cara itu tidak selalu berhasil dan dapat melanggar ketentuan penjual.
5. Jangan tergoda membeli iPhone Duo dari calo

iPhone Duo (apple.com) Membeli iPhone Duo dari calo dengan harga jauh di atas harga resmi justru bisa membuat praktik ini terus berulang. Selama masih banyak orang yang bersedia membayar mahal demi mendapatkan unit lebih cepat, calo akan melihat peluang untuk membeli stok sebanyak mungkin lalu menjualnya kembali dengan harga tinggi. iPhone Duo sendiri akan resmi hadir di Indonesia pada 30 Oktober 2026. Jika pada tanggal tersebut iPhone Duo langsung habis, konsumen disarankan untuk sabar menunggu stok kembali tersedia di Digimap dan iBox.
Menariknya, Apple dan distributor resmi sebenarnya masih punya hak untuk menolak atau membatalkan pesanan yang dicurigai bertujuan untuk dijual kembali. Sayangnya, calo dapat menyiasati pembatasan pembelian dengan memakai banyak alamat email, kartu pembayaran, dan alamat pengiriman berbeda sehingga Apple atau distributor sulit mengenali seluruh transaksi.






















