Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Tokoh Mitologi Indonesia yang Bisa Muncul dalam God of War Laufey!

4 Tokoh Mitologi Indonesia yang Bisa Muncul dalam God of War Laufey!
Kadita (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)
Intinya Sih
  • Garuda berpotensi menjadi bos dengan gaya bertarung udara yang mematikan.

  • Nyi Roro Kidul cocok berperan sebagai sekutu bagi Faye.

  • Barong dan Rangda bisa menghadirkan konflik khas mitologi Bali dalam game.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

God of War Laufey merupakan game terbaru dari waralaba God of War. Berbeda dari deretan game sebelumnya yang mengambil tema satu mitologi, yakni Yunani dan Nordik, game ini bakal menghadirkan crossover antarmitologi. God of War Laufey mengambil latar alam kematian bernama Everywhen yang menjadi tempat berkumpulnya dewa dewi dari berbagai mitologi setelah mati.

Dalam trailer perdananya, kita sudah diperlihatkan sosok Sekhmet dari mitologi Mesir dan Begtse dari mitologi Mongolia. Nah, kira-kira, dewa dari mitologi mana lagi yang akan muncul? Ada banyak opsi. Bahkan, dewa dewi dari mitologi Indonesia juga ada kesempatan untuk muncul! Lantas, siapakah yang paling cocok? Berikut empat dewa dewi dari mitologi Indonesia yang cocok untuk muncul dalam God of War Laufey!

1. Garuda, sang raja burung yang jadi simbol Indonesia

Garuda
Garuda (dok. SEGA/Shin Megami Tensei V: Vengeance)

Garuda merupakan tokoh mitologi yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Pasalnya, ia dijadikan lambang negara Indonesia. Garuda sendiri diambil dari ajaran Hinduisme dan sudah melekat sebagai sosok yang mencerminkan Indonesia.

Dalam mitologi, ia adalah Khageswara alias raja dari para burung. Ia menjadi tunggangan dan abdi yang loyal kepada Dewa Wisnu. Ia digambarkan memiliki kepala dan cakar elang, tetapi punya tubuh manusia. Garuda memiliki kekuatan fisik super dan dapat menciptakan badai.

Kalau ia muncul sebagai bos, Garuda dapat menjadi lawan yang merepotkan bagi Faye. Sebab, ia dapat diadaptasi dengan gaya bertarung yang fokus pada aerial combat, seperti pada versi mitologi. Melihat banyaknya kombo aerial combat Faye dalam trailer, pertarungan keduanya bakal seru, sih.

2. Nyi Roro Kidul, penguasa Pantai Selatan

Kadita alias Nyi Roro Kidul
Kadita alias Nyi Roro Kidul (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Kalau membicarakan sosok mitologi Indonesia, tidak ada yang lebih terkenal dibandingkan dengan Nyi Roro Kidul. Ia merupakan tokoh mitologi asli Indonesia yang tidak diadaptasi dari kisah Mahabharata atau Ramayana. Nyi Roro Kidul sendiri diceritakan sebagai penguasa Pantai Selatan dan memiliki pasukan gaib yang sangat kuat.

Dulunya putri dari Kerajaan Pajajaran bernama Kadita, ia dikutuk menderita penyakit kulit oleh ibu tirinya. Singkat cerita, Kadita mendapatkan wangsit untuk menceburkan diri ke Laut Selatan. Setelah itu, ia akhirnya malah diangkat menjadi penguasa. Tokoh ini sudah diadaptasi ke game MOBA populer Mobile Legends: Bang Bang (2016).

Karena sifatnya yang cinta damai, ia cocoknya jadi sekutu yang membantu Faye di Everywhen, sih. Dari official art, sepertinya Everywhen memiliki lautan luas. Kalau mendapatkan sekutu sekuat Nyi Roro Kidul, Faye pastinya gak perlu takut dengan Sekhmet dan Begtse.

3. Barong, sosok mistis yang menjaga kedamaian dan melindungi dari kejahatan

Barong
Barong (dok. SEGA/Shin Megami Tensei V: Vengeance)

Dalam mitologi Bali, Barong adalah sosok yang dikenal sebagai simbol kebaikan dan pelindung. Dalam kepercayaan masyarakat Bali, Barong dianggap sebagai raja dari semua roh-roh baik. Wujudnya digambarkan seperti sosok percampuran singa dan babi hutan dengan mahkota megah serta bulu tubuh lebat.

Karakter ini bisa banget muncul dalam God of War Laufey. Trailer memperlihatkan pasukan Begtse yang memburu makhluk mitologi seperti Kitsune. Bakal menarik kalau mereka juga memburu Barong, sih, apalagi kalau Faye memiliki opsi untuk menyelamatkan dan menjadikan barong rekan kepercayaan yang bisa ditunggangi. Bayangkan saja betapa epiknya adegan Faye dengan Barong melawan Sekhmet dan singa berkaki enam.

4. Rangda, rival abadi Barong yang jahat

Rangda
Rangda (dok. Atlus/Persona 3 Reload)

Kalau ada Barong, harus ada Rangda. Sebab, keduanya merupakan sosok yang saling melengkapi. Barong adalah pelindung kebaikan atau darma. Sementara itu, Rangda adalah sosok penyebar kejahatan atau adarma. Alhasil, keduanya terlibat dalam pertarungan yang tiada habisnya.

Digambarkan sebagai sosok penyihir mengerikan, ia memiliki kekuatan sihir hitam yang nyaris tiada tandingan. Kalau ia muncul dalam God of War Laufey, Rangda cocoknya menjadi antagonis, sih. Selain karena dipercaya sebagai sosok jahat, Rangda juga punya penampilan menyeramkan yang bisa diadaptasi menjadi lebih mengerikan lagi. Rangda sendiri sering muncul bersama Barong dalam waralaba Shin Megami Tensei dan Persona.

Konsep Everywhen membuka peluang bagi Santa Monica Studio untuk menghadirkan tokoh dari berbagai budaya dan kepercayaan di seluruh dunia. Jika mitologi Mesir dan Mongolia saja sudah mendapatkan representasi dalam trailer perdana, bukan tidak mungkin tokoh-tokoh dari mitologi Indonesia juga akan ikut meramaikan petualangan Faye. Garuda, Nyi Roro Kidul, Barong, hingga Rangda memiliki latar belakang, kekuatan, dan desain yang unik sehingga berpotensi menjadi karakter yang menarik, baik sebagai sekutu maupun musuh. Kalau salah satu tokoh mitologi Indonesia benar-benar muncul dalam God of War Laufey, siapa yang paling ingin kamu lihat?

FAQ Seputar Tokoh Mitologi Indonesia yang Bisa Muncul dalam God of War

Mengapa tokoh mitologi Indonesia bisa masuk ke alam Everywhen dalam God of War Laufey?

Berdasarkan lore game, Everywhen adalah alam kematian tempat berkumpulnya dewa-dewi yang telah "mati" dari berbagai mitologi. Mengingat sejarah runtuhnya kerajaan-kerajaan kuno penganut Hindu-Buddha atau pergeseran kepercayaan lokal di Nusantara, para entitas mitologi Indonesia ini secara naratif bisa dianggap telah kehilangan penyembahnya dan berakhir di alam tersebut.

Jika Garuda muncul, apakah ia akan membawa elemen senjata khas dari mitologi aslinya?

Sangat mungkin. Selain kemampuan aerial combat dan memanipulasi badai, dalam versi mitologi Hindu-Jawa, Garuda sangat erat kaitannya dengan pencarian Amerta (air keabadian) dan kisah pembebasan ibunya. Santa Monica Studio bisa mengadaptasi Amerta ini menjadi salah satu item penyembuh langka atau bagian dari quest penting yang harus diselesaikan Faye.

Apakah kekuatan sihir hitam Rangda bisa menangkal kemampuan "Golden Hand of the Jötnar" milik Faye?

Mengingat kemampuan Golden Hand Faye dapat memisahkan jiwa musuh dari tubuhnya, sihir hitam Rangda (adarma) berpotensi menjadi counter yang merepotkan. Rangda dalam mitologinya terkenal bisa memanipulasi roh jahat dan melakukan santet, sehingga dalam gameplay, dia mungkin memiliki kemampuan untuk mengunci atau membalikkan serangan manipulasi jiwa milik Faye.

Bagaimana wujud visual Barong jika disesuaikan dengan art style gritty khas God of War?

Jika biasanya Barong ditarikan oleh dua orang dalam pertunjukan tari tradisional Bali, dalam God of War Laufey, wujudnya kemungkinan besar akan diubah menjadi makhluk berkaki empat yang sepenuhnya organis. Desainnya bisa dibuat lebih purba dan gahar—memadukan anatomi singa pelindung dengan armor bulu tebal yang memancarkan sihir pelindung berwarna keemasan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More