5 Perusahaan Komputer Terlupakan yang Bantu Majukan Industri Teknologi

- NeXT, didirikan Steve Jobs pada 1985, melahirkan teknologi GUI, OpenStep, dan WebObjects; sistem operasinya menjadi dasar Mac OS X setelah Apple mengakuisisinya pada 1997.
- BBN Technologies membantu membangun fondasi internet melalui IMP untuk ARPANET, berkontribusi pada email modern dan simbol '@', serta mengembangkan bahasa pemrograman Logo.
- Atari, Sun Microsystems, dan Commodore membentuk industri game, pemrograman, serta komputer rumahan lewat Atari 2600, Java, dan Commodore 64, sebelum menghadapi masalah bisnis atau akuisisi.
Di industri teknologi yang bergerak dengan sangat cepat, ada banyak perusahaan komputer yang pernah memberi kontribusi besar akhirnya terlupakan karena kalah bersaing atau gagal mengikuti perubahan zaman. Meski tidak setenar sejumlah perusahaan teknologi saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut turut membentuk perkembangan industri melalui inovasi dan gagasan yang pengaruhnya masih terasa hingga kini. Kisah mereka menunjukkan bahwa kesuksesan di bidang teknologi tidak pernah bersifat permanen. Artinya, perusahaan harus terus berinovasi, beradaptasi dan mampu membaca kebutuhan pengguna agar tetap relevan. Berikut beberapa di antaranya.
1. NeXT

ilustrasi Steve Jobs dan NeXT (dok. NeXT) NeXT, perusahaan yang didirikan Steve Jobs setelah meninggalkan Apple pada 1985, mungkin tidak terlalu dikenal, tetapi pengaruhnya terhadap industri teknologi sangat besar. Perusahaan ini memperkenalkan NeXT Computer pada 1988, sebuah workstation canggih dengan desain kubus hitam yang dijual seharga US$6.500, meski penjualannya terbatas. NeXT berperan penting dalam perkembangan GUI, OpenStep dan WebObjects, yang kemudian memengaruhi berbagai teknologi modern. Sistem operasi NeXT akhirnya menjadi dasar bagi Mac OS X setelah Apple mengakuisisi NeXT pada 1997 dan membawa Steve Jobs kembali ke Apple. Selain itu, komputer NeXT juga menjadi tempat lahirnya browser pertama serta berhubungan dengan pengembangan beberapa game seperti Doom dan Quake.
2. BBN Technologies
Didirikan pada 1948, BBN Technologies merupakan perusahaan riset dan pengembangan asal Amerika Serikat yang berperan besar dalam perkembangan teknologi modern. BBN menjadi pelopor dalam pengembangan komputer, sistem time-sharing serta penerapan komputer di bidang medis. Pada tahun 1970-an hingga akhir 1980-an, perusahaan ini menciptakan Interface Message Processor (IMP), perangkat penting dalam pengembangan ARPANET yang kelak menjadi cikal bakal internet dan teknologi router. Selain itu, BBN juga berkontribusi pada lahirnya sistem email modern melalui Ray Tomlinson, termasuk penggunaan simbol “@” dalam alamat email, serta mengembangkan bahasa pemrograman Logo untuk membantu anak-anak belajar pemrograman. Setelah diakuisisi Raytheon pada 2009, BBN terus menjalankan berbagai proyek inovatif di bidang jaringan komunikasi dan teknologi satelit.
3. Atari

ilustrasi Atari 2600 buatan Atari (dok. Atari) Atari, yang didirikan Nolan Bushnell dan Ted Dabney pada 1972, memang kini mulai memudar dari ingatan publik, namun perannya dalam industri teknologi dan hiburan tidak bisa diabaikan. Perusahaan ini menjadi pelopor game arcade dan konsol rumahan, terutama melalui Atari 2600 yang membawa game dari mesin arcade berbayar ke ruang keluarga dan membuatnya populer di kalangan keluarga serta anak-anak. Atari juga ikut membentuk berbagai formula game dan fitur yang masih memengaruhi desain game modern. Selain melambangkan keberhasilan awal Silicon Valley, Atari juga turut menginspirasi tokoh teknologi seperti Steve Jobs yang pernah bekerja di perusahaan ini sebelum mendirikan Apple. Meskipun kemudian menghadapi berbagai masalah dan berganti kepemilikan, warisan Atari tetap penting karena perusahaan ini membantu meletakkan dasar bagi industri game dan hiburan interaktif yang berkembang hingga sekarang.
4. Sun Microsystems
Didirikan pada 1982, Sun Microsystems memiliki peran besar dalam perkembangan industri teknologi melalui produk komputer, software dan layanan TI. Kontribusi terbesarnya adalah Java, bahasa pemrograman lintas platform yang banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi web. Selain itu, Sun juga mengembangkan sistem operasi Solaris, prosesor SPARC serta sistem berkas ZFS, sekaligus aktif mendukung gerakan aplikasi open-source melalui kolaborasi dengan AT&T. Meski sempat mengalami kesulitan, Sun berusaha beradaptasi lewat inovasi UltraSPARC, komputasi grid, virtualisasi, cloud computing dan berbagai akuisisi strategis. Pada 2010, Oracle mengakuisisi Sun Microsystems, namun inovasinya tetap terasa dalam perkembangan software, komputasi modern dan teknologi cloud hingga kini.
5. Commodore International

ilustrasi Commodore 64 buatan Commodore International (dok. Commodore International)) Commodore International merupakan salah satu perusahaan penting yang turut membentuk industri komputer rumahan dan dunia game. Produk paling ikoniknya yaitu Commodore 64 (C64), dirilis pada 1982 dengan RAM 64KB, kemampuan grafis dan suara yang maju pada masanya, serta harga sekitar US$595 yang membuatnya terjangkau bagi banyak orang. Berkat strategi harga yang kompetitif dan teknologi yang dikembangkan sendiri, C64 menjadi salah satu komputer terlaris sepanjang sejarah dengan terjual jutaan unit di seluruh dunia. Popularitasnya juga mendorong banyak anak dan remaja mempelajari pemrograman BASIC, yang kemudian melahirkan banyak pengembang game berbakat. Sayangnya, berbagai masalah internal, kesulitan keuangan, serta sengketa hukum, membuat Commodore bangkrut dan mengalami beberapa kali perubahan kepemilikan.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa perusahaan komputer terlupakan yang membantu memajukan industri teknologi. Pernah mendengar nama-nama perusahaan di atas sebelumnya?




















