Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Komparasi Apple Music vs. Spotify, Mana Paling Cocok untuk 2026?

ilustrasi logo Apple Music dan Spotify
ilustrasi logo Apple Music dan Spotify (unsplash.com/@maria_shalabaieva | unsplash.com/@alexbemore)
Intinya sih...
  • Apple Music unggul pada kualitas lossless audio, harga yang lebih terjangkau, dan kurasi playlist oleh editor profesional.
  • Spotify lebih menonjol lewat personalisasi berbasis algoritma, antarmuka yang interaktif, dan fitur sosial yang kuat.
  • Pilihan terbaik pada 2026 bergantung pada apakah pengguna mengutamakan kualitas suara atau pengalaman personalisasi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasuki 2026, Spotify tetap memimpin sebagai streaming platform musik dengan pelanggan terbanyak. Di sisi lain, Apple Music sebagai kompetitor tetap punya pelanggan setia yang jumlahnya tidak sedikit. Bagi para pencinta musik, memang kadang cukup sulit untuk menentukan mana yang terbaik di antara keduanya.

Spotify memiliki keunggulan berupa algoritma kecerdasan buatan yang menebak selera musik pengguna. Sementara itu, Apple Music memanjakan pelanggan lewat fitur lossless audio tanpa biaya tambahan. Perbedaan keduanya mencakup berbagai aspek. Untuk mengetahui perbandingan lengkapnya, kita simak komparasi berikut ini, yuk!

1. Apple Music dikenal dengan kurasi playlist manual oleh profesional

ilustrasi aplikasi pemutar musik
ilustrasi aplikasi pemutar musik (unsplash.com/@obuol)

Perbedaan paling mendasar antara Apple Music dan Spotify terletak pada filosofi layanannya. Apple Music lebih menekankan pengalaman musik yang rapi, kurasi editor profesional, dan integrasi kuat dengan ekosistem Apple. Sementara itu, Spotify dikenal sebagai platform yang mengutamakan personalisasi berbasis algoritma.

Spotify sejak awal membangun identitas sebagai layanan yang memahami selera pendengar secara mendalam. Rekomendasi lagu, playlist otomatis, dan kebiasaan mendengar pengguna menjadi fondasi utama. Apple Music cenderung menawarkan pendekatan lebih manusiawi melalui kurasi yang dilakukan oleh tenaga profesional, seperti jurnalis, kritikus, bahkan musisi.

2. Navigasi antarmuka Spotify mudah dipahami

ilustrasi Spotify di HP
ilustrasi Spotify di HP (unsplash.com/@imtiiiyaazz)

Dari sisi antarmuka, Apple Music tampil minimalis dan bersih. Tata letaknya konsisten dan mudah dipahami, terutama bagi pengguna perangkat Apple. Desain ini memberi kesan elegan, tetapi bagi sebagian orang terasa kurang dinamis.

Spotify memiliki antarmuka lebih hidup dan eksploratif. Pengguna disuguhi banyak rekomendasi visual, playlist tematik, dan konten yang terus diperbarui. Selain itu, antarmuka Spotify cenderung lebih mudah dipahami oleh pengguna baru sekalipun.

3. Apple Music menawarkan lossless audio tanpa biaya tambahan

ilustrasi tampilan Apple Music
ilustrasi tampilan Apple Music (unsplash.com/@visualbyfath)

Dalam hal kualitas audio, Apple Music unggul lewat dukungan lossless audio beresolusi tinggi. Fitur ini menarik bagi penikmat musik yang peduli pada detail suara. Selain itu, unduhan lagu tersedia tanpa kompresi tambahan jika perangkat mendukung. Untuk menikmati audio berkualitas tinggi ini, diperlukan perangkat pendukung, seperti DAC dan headset khusus.

Spotify masih mengandalkan kualitas audio terkompresi meski stabil dan hemat data. Pada 2025, Spotify memperkenalkan lossless audio. Sayangnya, fitur tersebut hanya bisa dinikmati pengguna Premium Platinum. Bagi sebagian besar pendengar kasual, perbedaan ini tidak terlalu terasa. Namun, bagi audiofil, Apple Music menawarkan nilai lebih yang signifikan. Pengguna Spotify harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin merasakan sensasi lossless audio.

4. Apple Music terintegrasi dengan ekosistem Apple

logo Apple Music
logo Apple Music (apple com)

Apple Music memiliki keunggulan pada integrasi ekosistem dan konten eksklusif. Sinkronisasi antarperangkat berjalan mulus, mulai dari smartphone, tablet, hingga PC. Radio digital dan playlist kurasi editor juga menjadi daya tarik tersendiri.

Fitur lirik real-time dan tampilan visual yang rapi turut memperkaya pengalaman mendengarkan. Apple Music juga konsisten mengedepankan album sebagai karya utuh, bukan hanya kumpulan lagu. Keunggulan ini cocok bagi pendengar yang menghargai konsep musikal.

5. Spotify unggul dalam hal personalisasi

Spotify di iPhone
Spotify di iPhone (unsplash.com/@iamdavid_10)

Spotify unggul dalam personalisasi dan fitur sosial. Playlist seperti rekomendasi harian dan rangkuman tahunan membuat pengguna merasa dipahami. Algoritmanya mampu mengikuti perubahan selera musik secara cepat.

Selain itu, Spotify kuat dalam konten nonmusik seperti siniar. Integrasi siniar dan musik dalam satu aplikasi memberi fleksibilitas tinggi. Bagi pengguna yang gemar eksplorasi dan berbagi selera musik, Spotify terasa lebih interaktif.

6. Harga langganan Apple Music lebih murah

ilustrasi pemutar musik
ilustrasi pemutar musik (unsplash.com/@fhavlik)

Apple Music menawarkan harga berlangganan lebih murah dengan kualitas audio tertinggi. Spotify menawarkan paket Premium Lite, tetapi kualitas audionya dibatasi hingga 160 kbps. Selain itu, Apple Music tidak mengenakan biaya tambahan jika pengguna ingin mengaktifkan lossless audio. Berikut perbandingan keduanya.

Harga paket Apple Music 2026:

  • Perorangan: Rp55 ribu per bulan
  • Family: Rp85 ribu per bulan
  • Pelajar: Rp35 ribu per bulan

Harga paket Spotify 2026:

  • Premium Lite: Rp59.900 per bulan
  • Premium Standard: Rp79.900 per bulan
  • Premium Platinum: Rp119.900 per bulan
  • Student: Rp39.900 per bulan.

Keputusan memilih antara Apple Music dan Spotify untuk 2026 tergantung pada preferensi pribadi. Apple Music menawarkan harga lebih murah, kualitas audio tinggi tanpa biaya tambahan, dan kurasi playlist yang natural. Sementara, Spotify unggul dalam hal antarmuka, personalisasi, dan fitur interaktif seperti Spotify Wrapped. Jadi, mana pilihanmu untuk tahun ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Tech

See More

Benarkah iPhone 18 Varian Standar Batal Meluncur 2026?

05 Jan 2026, 15:02 WIBTech