Kecerdasan buatan (AI) kini mulai diterapkan dalam berbagai operasi militer di seluruh dunia. Integrasi teknologi ini mempercepat laju pertempuran dan menciptakan efisiensi baru bagi barisan angkatan bersenjata. Pemanfaatan algoritma canggih tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari analisis intelijen dasar hingga persenjataan otonom di medan tempur.
Negara-negara besar seperti Amerika Serikat (AS), Rusia, hingga Israel terus berlomba untuk mengadopsi AI ke dalam sistem pertahanan mereka. Besarnya dorongan inovasi di sektor ini terlihat dari kucuran anggaran triliunan rupiah yang dialokasikan aktor negara dan perusahaan. Berikut lima pemanfaatan AI dalam ranah militer, konflik dan pertahanan modern.
