ilustrasi meal planner di ChatGPT (dok.pribadi/Yayan Alvredo)
Membuat meal planner otomatis di ChatGPT cukup mudah. Kamu bisa membuka halaman Scheduled di ChatGPT atau langsung meminta ChatGPT membuat tugas terjadwal menggunakan bahasa alami. Setelah itu, tentukan jadwal yang diinginkan, misalnya setiap hari Minggu pukul 08.00 agar meal plan baru tersedia sebelum memasuki minggu berikutnya.
Langkah berikutnya adalah menuliskan prompt yang jelas dan detail. Semakin lengkap informasi yang diberikan, semakin relevan pula meal plan yang dihasilkan. Ini contohnya:
"Setiap hari Minggu pukul 08.00, buatkan meal plan selama 7 hari dengan target 2.400 kkal dan minimal 150 gram protein per hari. Gunakan bahan makanan yang mudah ditemukan di Indonesia, variasikan menu setiap hari, sertakan daftar belanja mingguan, dan usahakan biaya tetap terjangkau."
Kamu juga dapat menambahkan preferensi lain, seperti menu untuk bulking atau cutting, bahan makanan yang ingin dihindari, hingga batas anggaran belanja mingguan. ChatGPT bahkan bisa menyertakan daftar belanja, estimasi biaya, serta cara memasak sederhana agar meal prep lebih praktis. Meski begitu, hasil yang diberikan sebaiknya dijadikan panduan awal dan dapat disesuaikan kembali dengan kebutuhan nutrisi maupun saran dari ahli gizi jika diperlukan.
Menjaga pola makan sering kali lebih sulit daripada menjaga jadwal latihan di gym. Cara menggunakan ChatGPT Scheduled untuk meal planner anak gym bisa membantumu dalam membuat jadwal dengan praktis. Dengan fitur ini, kamu bisa lebih fokus menjalani latihan dan mencapai target kebugaran. Jadi, apakah kamu siap mencoba meal planner ini agar rutinitas di gym semakin konsisten?