Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fitur Apple Music yang Tidak akan Bisa Ditemukan di YouTube Music

5 Fitur Apple Music yang Tidak akan Bisa Ditemukan di YouTube Music
ilustrasi Apple Music (Unsplash/Giorgio Trovato)
  • Apple Music menawarkan audio lossless hingga 24-bit/192 kHz melalui codec ALAC, sementara YouTube Music membatasi streaming hingga 256 kbps AAC dan OPUS.
  • Fitur Spatial Audio Dolby Atmos menghadirkan suara tiga dimensi pada perangkat kompatibel; Apple Music juga menyediakan aplikasi desktop resmi untuk macOS dan Windows.
  • Apple Music Sing memungkinkan pengaturan vokal, lirik sinkron, dan mode duet; layanan ini juga terintegrasi dengan perangkat Apple serta paket Apple One.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Memilih layanan streaming lagu memang tidak selalu mudah, apalagi ketika dihadapkan oleh dua pilihan seperti Apple Music dan YouTube Music yang menawarkan katalog lagu yang sangat lengkap dengan biaya berlangganan yang relatif mirip. Namun, di balik berbagai kemiripan diantara keduanya, Apple Music memiliki sejumlah fitur eksklusif yang tidak tersedia di YouTube Music, mulai dari kualitas audio tingkat tinggi hingga integrasi yang lebih baik dengan perangkat Apple. Jika kamu sedang bingung ingin berlangganan yang mana diantara keduanya, berikut lima fitur unggulan Apple Music yang bisa jadi pertimbanganmu.

  1. 1. Audio Lossless

    james-yarema-W4r2YZQmOxg-unsplash.jpg
    ilustrasi fitur Audio Lossless di Apple Music (Unsplash/James Yarema)

    Salah satu keunggulan utama Apple Music adalah dukungan terhadap audio lossless, yaitu format audio yang dirancang untuk mempertahankan kualitas asli rekaman tanpa kompresi yang mengurangi detail suara. Dengan codec ALAC (Apple Lossless Audio Codec), Apple Music menyediakan opsi streaming hingga kualitas 16-bit/44,1 kHz atau bahkan 24-bit/192 kHz untuk pengalaman mendengarkan lagu yang lebih jernih dan kaya detail. Sebaliknya, YouTube Music membatasi kualitas streaming maksimal pada 256 kbps dalam format AAC & OPUS. Meskipun sudah cukup bagus untuk pendengar biasa, audiophile atau penggemar lagu yang mengutamakan kualitas audio tingkat tinggi mungkin akan merasakan perbedaan signifikan. Perlu dicatat, untuk menikmati fitur ini secara optimal, kamu memerlukan headphone berkabel karena TWS tidak mendukung transmisi lossless.  

  2. 2. Spatial Audio dengan dukungan Dolby Atmos

    Apple Music juga menawarkan Spatial Audio dengan dukungan Dolby Atmos, fitur yang menciptakan pengalaman audio tiga dimensi seolah-olah suara datang dari berbagai arah. Fitur ini memberikan sensasi imersif yang mirip dengan sistem surround sound di bioskop, dan sayangnya tidak tersedia di YouTube Music. Meskipun terdengar menggiurkan, memanfaatkan Spatial Audio dan Dolby Atmos memerlukan perangkat yang kompatibel (seperti headphone atau speaker tertentu) serta pengaturan manual di dalam aplikasi. Namun, jika kamu yang sudah memiliki perangkat yang mendukung, fitur ini bisa menjadi pembeda besar antara Apple Music dan YouTube Music, terutama jika kualitas audio menjadi prioritas utama dalam memilih layanan streaming lagu.

  3. 3. Aplikasi desktop resmi

    afad.jpg
    ilustrasi aplikasi desktop Apple Music (dok. Apple)

    Jika kamu sering mendengarkan lagu melalui PC atau laptop, Apple Music menyediakan aplikasi desktop resmi baik untuk macOS maupun Windows. Di Mac, aplikasinya sudah terinstal sejak awal, sementara di Windows bisa diunduh langsung dari Microsoft Store. Keberadaan aplikasi native ini memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman, terintegrasi dan responsif dibandingkan versi web. Di sisi lain, YouTube Music tidak memiliki aplikasi desktop resmi yang artinya, pengguna harus mengandalkan browser atau membuat Progressive Web App (PWA) secara manual melalui Chrome atau Edge. Meski ada solusi alternatif, tidak ada yang sesederhana dan seoptimal aplikasi resmi seperti yang ditawarkan Apple Music. Jika kamu sering menghabiskan banyak waktu di depan layar PC, ini bisa jadi nilai tambah yang signifikan.

  4. 4. Apple Music Sing

    Bagi yang suka bernyanyi, Apple Music menawarkan fitur bernama Apple Music Sing yang memungkinkanmu mengurangi atau menghilangkan vokal dari jutaan lagu di katalognya. Fitur ini dilengkapi dengan lirik yang sinkron dengan irama lagu, dan bahkan ada opsi untuk mode duet, sehingga pengalaman bernyanyi bisa jadi lebih interaktif dan menyenangkan. YouTube Music memang menyediakan fitur lirik, namun level vokalnya tidak bisa diatur seperti karaoke sungguhan. Kamu tetap akan mendengar suara penyanyi aslinya meskipun liriknya muncul di layar. Apple Music Sing mungkin bukan alasan utama untuk berlangganan Apple Music, tapi bagi penggemar karaoke atau mereka yang suka menyanyi santai di rumah, fitur ini bisa jadi nilai hiburan tambahan yang menarik.

  5. 5. Integrasi dengan ekosistem Apple

    thomas-kolnowski-uY-9Dyz8PPM-unsplash.jpg
    ilustrasi ekosistem Apple (Unsplash/Thomas Kolnowski)

    Jika kamu sudah menggunakan berbagai perangkat Apple seperti iPhone, iPad, Apple Watch, atau Apple TV, Apple Music menawarkan integrasi yang sempurna dengan ekosistem Apple. Misalnya, ketika Apple memperkenalkan desain baru pada iOS, aplikasi Apple Music akan langsung mengikuti desainnya agar selaras dengan sistem. Selain itu, Apple Music juga bisa digabung dalam paket berlangganan Apple One yang mencakup juga Apple TV+, Apple Fitness+, dan layanan lainnya dalam satu tagihan. Ini tentu lebih efisien bagi pengguna yang sudah meneggunakan beberapa layanan Apple. Meskipun Google juga punya Google One, fokusnya lebih ke penyimpanan cloud dan AI, alih-alih paket hiburan selengkap Apple One.

    Itulah tadi ulasan mengenai beberapa fitur unggulan Apple Music yang tidak akan bisa ditemukan di YouTube Music. Dari 5 fitur di atas, mana yang menurutmu paling membuat Apple Music layak digunakan?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More