Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Telegram Down Sejak Selasa Pagi, Kirim Pesan dan File Alami Gangguan

Telegram Down Sejak Selasa Pagi, Kirim Pesan dan File Alami Gangguan
ilustrasi Telegram (unsplash.com/christianw)
  • Telegram mengalami gangguan pada Selasa pagi dan sejumlah fitur layanan tidak berjalan normal.
  • Laporan pengguna di Downdetector meningkat hingga mencapai 280 laporan pada pukul 09.34 waktu Indonesia.
  • Pengiriman pesan, gambar, dan video terganggu, sementara penyebab serta waktu pemulihan layanan belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Telegram dilaporkan mengalami gangguan pada Selasa (8/9/2026) pagi yang membuat sejumlah fitur layanan tidak berjalan normal. Menurut laporan dari Downdetector, gangguan mulai dilaporkan sekitar pukul 09.00 WIB, dengan pengguna menghadapi kendala saat menggunakan aplikasi berbagi pesan berbasis cloud tersebut.

Laporan mengenai Telegram down kemudian meningkat sepanjang pagi. Berdasarkan data Downdetector, jumlah laporan gangguan mencapai puncak hingga 280 laporan pada pukul 09.34 waktu Indonesia.

  1. Laporan gangguan mencapai puncak pada pukul 09.34

    Screenshot 2026-09-08 at 13.25.54.png
    laporan Telegram down dari Downdetector (dok. Downdetector)

    Gangguan Telegram mulai dilaporkan sejak sekitar pukul 08.00 waktu Indonesia. Setelah itu, jumlah laporan yang masuk melalui Downdetector mengalami peningkatan hingga mencapai puncaknya pada pukul 09.34.

    Pada titik tertinggi tersebut, Downdetector mencatat sebanyak 280 laporan terkait gangguan Telegram. Data tersebut berasal dari laporan pengguna yang mengalami masalah ketika mengakses layanan pada Selasa pagi.

  2. Pengiriman pesan, gambar, dan video ikut bermasalah

    Gangguan yang terjadi berdampak pada fungsi utama Telegram sebagai aplikasi perpesanan. Beberapa pengguna mengeluhkan proses pengiriman pesan yang mengalami kendala. Masalah serupa ditemukan ketika pengguna mencoba mengirim file melalui aplikasi. Pengiriman gambar maupun video juga dilaporkan terganggu, membuat sebagian fungsi komunikasi Telegram tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.

    Materi yang tersedia belum menjelaskan secara rinci penyebab teknis di balik gangguan tersebut. Belum ada pula penjelasan mengenai komponen atau sistem Telegram yang menjadi sumber masalah pada periode gangguan Selasa pagi.

  3. Pengguna Telegram di Singapura juga melaporkan gangguan

    Gangguan Telegram tidak hanya dilaporkan oleh pengguna di Indonesia. Mengutip The Straits Times, terdapat ribuan pengguna Telegram di Singapura yang turut melaporkan adanya masalah pada layanan tersebut.

    Layanan Telegram di Singapura juga disebut belum sepenuhnya kembali berjalan normal pada saat artikel tersebut diterbitkan. Kondisi ini menunjukkan masalah yang terjadi pada Selasa pagi tidak terbatas pada laporan pengguna dari Indonesia.

    Meski demikian, materi yang tersedia belum memberikan informasi mengenai seberapa luas wilayah yang terdampak gangguan Telegram kali ini. Belum ada pula keterangan dalam sumber tersebut mengenai estimasi waktu pemulihan layanan secara keseluruhan.

  4. Penyebab Telegram down belum diketahui

    ilustrasi Telegram (unsplash.com/Oberon Copeland @veryinformed.com)
    ilustrasi Telegram (unsplash.com/Oberon Copeland @veryinformed.com)

    Sampai artikel terbit diterbitkan, penyebab Telegram down pada Selasa pagi belum dijelaskan dalam materi yang tersedia. Informasi yang ada masih berfokus pada meningkatnya laporan pengguna serta sejumlah fitur yang mengalami kendala.

    Gangguan pada pengiriman pesan menjadi masalah yang cukup terasa karena fungsi tersebut merupakan bagian utama dari penggunaan Telegram. Kendala pada pengiriman gambar dan video juga membuat pengguna tidak dapat memanfaatkan layanan berbagi file secara normal selama gangguan berlangsung.

    Belum ada informasi dalam materi mengenai kapan seluruh fitur Telegram akan kembali beroperasi normal. Karena penyebab teknisnya juga belum dijelaskan, pengguna masih perlu menunggu perkembangan berikutnya terkait pemulihan layanan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More