OpenAI mengklaim berhasil menemukan solusi untuk masalah eksistensi dan kelancaran Navier-Stokes yang belum terpecahkan selama puluhan tahun. Sewaktu OpenAI klaim pecahkan masalah matematika berusia 90 tahun dalam 88 jam, perusahaan tersebut mengerahkan sekitar 10.000 agen kecerdasan buatan (AI). Klaim itu diumumkan oleh OpenAI pada Selasa (8/9/2026). Perusahaan menyebut hasil tersebut sebagai tonggak penting dalam pengembangan kemampuan AI untuk menyelesaikan masalah matematika tingkat lanjut.
Namun, hasil tersebut belum diverifikasi secara independen atau diakui sebagai penyelesaian resmi oleh The Clay Mathematics Institute. Klaim OpenAI juga memicu perdebatan setelah matematikawan Tristan Buckmaster mempertanyakan proses penelitian dan menyebut bahwa dirinya bersama matematikawan Levent Alpoge juga tengah mengerjakan masalah tersebut.
