Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Bandara di Jepang yang Dibangun di Atas Pulau Buatan
Bandara Kobe (photo-ac.com/Zvesta)
  • Jepang membangun sejumlah bandara di pulau buatan melalui reklamasi laut akibat keterbatasan lahan, dengan koneksi ke daratan utama lewat jembatan, kereta, bus, kapal, atau taksi.
  • Bandara Nagasaki, Kitakyushu, Kobe, Chubu Centrair, dan Kansai beroperasi antara 1975–2006; Nagasaki tercatat sebagai bandara komersial pertama dunia di pulau buatan.
  • Kelima bandara menyediakan akses menuju kota-kota sekitar serta fasilitas beragam; Chubu berstatus bintang lima Skytrax, sedangkan Kansai merupakan proyek reklamasi terbesar dunia pada masanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jepang merupakan salah satu negara kepulauan yang terdiri dari empat pulau utama dan ribuan pulau lebih kecil. Meski daratannya dipisahkan oleh perairan, sebagian sudah dilengkapi jaringan transportasi yang saling terhubung. Keterbatasan lahan pun membuat mereka melakukan berbagai inovasi untuk pembangunan infrastruktur berskala besar seperti reklamasi laut untuk membangun bandara.

Kamu akan mendapati sejumlah bandara internasional yang terpisah dari daratan utama. Namun, telah terhubung oleh jembatan atau jalur kereta api sehingga memudahkan pelancong menuju pusat kota. Berikut ini beberapa bandara di Jepang yang dibangun di atas pulau buatan.

1. Bandara Nagasaki

Bandara Nagasaki (photo-ac.com/Purin_ringo_go)

Bandara Nagasaki dibangun di atas lahan reklamasi di Teluk Omura yang dibuka pada tahun 1975. Gerbang udara Prefektur Nagasaki ini merupakan bandara komersial pertama di dunia yang dibangun di atas pulau buatan. Letaknya di Kota Omura, sekitar 40–60 menit dari pusat kota Nagasaki menggunakan mobil.

Ada tiga transportasi umum yang menghubungkan antara Bandara Nagasaki dengan daratan utama. Kamu bisa menggunakan bus, Sasebo share-ride jumbo taxi, atau kapal. Pilihan transportasi tersebut menyediakan rute menuju Kota Isahaya, Togitsu, Sasebo, dan Nagasaki.

Perlu kamu tahu bahwa pulau tempat bandara ini berdiri merupakan hasil perluasan dari Pulau Mishima. Selain untuk kebutuhan transportasi, keberadaannya pun menjadi salah satu tempat rekreasi bagi warga setempat. Fotografer amatir sering menjadikannya tempat hunting foto, bahkan sejumlah acara tahunan juga diadakan di sini.

2. Bandara Kitakyushu

Bandara Kitakyushu (commons.wikimedia.org/↑PON(ウエポン))

Beralih ke Prefektur Fukuoka, kamu akan menjumpai Bandara Kitakyushu yang dibangun di sebuah pulau buatan di Laut Suo. Bandara yang dibuka pada tahun 2006 ini berjarak sekitar 3 km dari daratan utama. Kemudian, dihubungkan oleh sebuah jembatan yang dapat dilalui kendaraan.

Kamu bisa menggunakan bus, kereta api, taksi, hingga menyewa mobil. Kombinasi antara bus dan kereta menjadi salah satu pilihan transportasi umum paling favorit bagi para pelancong. Harganya relatif terjangkau dibanding taksi dan menyewa mobil, terutama kalau kamu ingin menjelajah Fukuoka.

Cukup banyak pilihan bus yang menghubungkan antara bandara dan stasiun terdekat. Ada bus Bandara Kitakyushu–Stasiun Kusami seharga 540 yen (sekitar Rp62.000) yang merupakan stasiun terdekat. Tersedia pula rute menuju Stasiun Kokura, Kurosaki Bus Center, Stasiun Orio, dan Gakken Hibikino. Tarifnya akan bertambah sesuai dengan jarak tempuhnya.

3. Bandara Kobe

Bandara Kobe (photo-ac.com/Zvesta)

Prefektur Hyogo punya Bandara Kobe yang strategis, meski tidak berada di daratan utama. Bandara ini dibuka pertama kali pada 2006, hanya satu bulan lebih dulu dari Bandara Kitakyushu. Keberadaannya juga menjadi simbol pemulihan setelah gempa bumi besar Hanshin-Awaji.

Bandara Kobe terdiri dari dua terminal yang menyediakan layanan berbeda. Terminal 1 untuk penerbangan domestik dari berbagai wilayah di Jepang. Sedangkan Terminal 2 melayani penerbangan charter internasional dengan rute Asia Timur yang meliputi Korea Selatan (Bandara Incheon), China (Bandara Nanjing Lukou dan Shanghai Pudong), dan Taiwan (Bandara Taoyuan dan Taichung).

Akses menuju pusat kota hingga sejumlah kota besar di sekitarnya terbilang mudah, setidaknya ada empat transportasi utama yang bisa digunakan. Port Liner berupa jalur kereta tanpa masinis yang menghubungkan Bandara Kobe dan Sannomiya dengan waktu tempuh 18 menit. Bus limusin yang menghubungkan ke berbagai kota di wilayah Kansai, bus menuju Stasiun Shin-Kobe via Stasiun Subway Sannomiya atau langsung ke Stasiun Shin-Kobe, Bay Shuttle Kobe-Kansai International Airport berupa kapal cepat, serta taksi.

4. Bandara Internasional Chubu Centrair

Bandara Internasional Chubu Centrair (commons.wikimedia.org/Syced)

Kamu ingin menjelajah Nagoya, Shizuoka, Gifu, Shirakawago, dan Kamikochi? Pelancong sering kali direkomendasikan untuk mendarat di Bandara Internasional Chubu Centrair. Bandara yang mulai beroperasi pada 2005 ini berdiri di pulau buatan di Teluk Ise.

Fakta menariknya, bandara ini menjadi bandara internasional terbesar kedua di atas laut. Tidak hanya itu, statusnya pun sudah bintang lima menurut Skytrax. Fasilitas dasar hingga pemandian terbuka pertama dengan pemandangan bandara di Jepang ada di sini.

Sebelum menuju pusat kota Nagoya, kamu bisa one day trip di Tokoname. Telah tersedia Meitetsu Airport Line, kereta yang menghubungkan bandara dengan daratan utama, kamu juga bisa berganti jalur seperti JR, Shinkansen, Kintetsu, dan subway. Jika ingin langsung menuju hotel atau Stasiun Nagoya bisa menggunakan bus limusin, serta tersedia bus bandara khusus untuk perjalanan tengah malam atau dini hari.

5. Bandara Internasional Kansai

Bandara Internasional Kansai (commons.wikimedia.org/Fotointheworld)

Buat kamu yang liburan ke Jepang melalui Osaka tentu sudah tidak asing lagi dengan Bandara Internasional Kansai. Bandara yang pertama kali beroperasi tahun 1994 ini termasuk proyek reklamasi terbesar di dunia pada masanya. Dibangun di atas pulau buatan di Teluk Osaka dan terhubung ke daratan melalui jembatan sepanjang lebih dari 3 km.

Sebagai salah satu bandara tersibuk di Jepang, kamu bisa menjumpai fasilitas lounge, kursi, dan hotel untuk bermalam di sana. Jika hanya untuk mandi dan membersihkan diri bisa menggunakan tempat mandi koin di Cafe Lounge NODOKA. Kamu juga bisa menggunakan layanan bagasi bandara untuk menitipkan barang bawaan, bahkan tersedia klinik, area anak-anak, hingga hotel hewan peliharaan,

Akses menuju pusat kota bisa kamu pilih sesuai dengan area tujuan. Ada Nankai Rapi:t, Nankai Airport Express, JR Haruka Express, JR Kansai Airport Rapid, dan Airport Limousine Bus. Jika ingin langsung ke Kobe tanpa melewati pusat kota Osaka, bisa menggunakan Bay Shuttle dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Kelima bandara di Jepang yang dibangun di atas pulau buatan tersebut mudah diakses dari daratan utama. Selain itu, seluruhnya memiliki fasilitas dek observasi yang menawarkan pemandangan landasan pacu dan laut sekaligus. Menarik bukan?


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article