Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Destinasi Musim Semi di Jepang Utara, Lanskapnya Sangat Berwarna!
Kitakami Tenshochi Park (commons.wikimedia.org/Hiroaki Kaneko)

Musim semi di Jepang utara punya pesona yang beda dari daerah lain. Udara masih terasa sejuk dan bunga-bunga mulai mekar bergiliran dari pertengahan April sampai akhir Mei. Hasilnya, pemandangan yang muncul bukan sekadar cantik, tapi juga terasa hidup. Ada lengkung kelopak sakura, jalan setapak yang dipenuhi warna pink, sampai taman dengan latar kastel, sungai, dan bukit yang membuat suasananya makin fotogenik.

Wilayah Tohoku dan Hokkaido jadi lokasi terbaik untuk momen seperti ini. Di sini, musim semi datang sedikit lebih lambat sehingga daftar destinasi andalannya justru punya waktu tampil lebih panjang. Dari taman kastil yang klasik sampai distrik samurai yang tenang, setiap tempat menawarkan nuansa yang berbeda, tetapi semuanya sama-sama memanjakan mata dan cocok untuk liburan santai yang penuh foto bagus.

1. Hirosaki Park, Aomori

Hirosaki Park (commons.wikimedia.org/Feri88)

Hirosaki Park terasa seperti lukisan hidup. Di area taman ini berdiri Hirosaki Castle, lalu di sekelilingnya terbentang hamparan bunga sakura yang hadir dalam nuansa merah muda lembut setiap musim semi. Salah satu daya tarik paling ikoniknya adalah pohon Somei-Yoshino tua yang sudah mekar sejak lama, memberi kesan klasik yang sulit dilupakan.

Saat festival sakura berlangsung, suasananya makin meriah tanpa kehilangan rasa anggunnya. Ada terowongan sakura, pertunjukan, musik, dan iluminasi malam yang membuat taman ini terasa berbeda dari pagi ke malam. Tempat ini cocok untuk berjalan santai, menikmati udara musim semi, dan melihat bagaimana kastil, air, serta bunga berpadu dalam satu lanskap yang sangat rapi.

2. Kakunodate, Akita

Kakunodate (commons.wikimedia.org/(Hiroshi Sakamoto) 坂本 洋)

Kakunodate punya karakter yang lebih tenang dan berkelas. Kawasan samurai di sini masih mempertahankan atmosfer era Edo sehingga jalan-jalan kecilnya terasa seperti membawa kembali suasana Jepang lama. Di musim semi, pemandangan itu makin kuat karena deretan sakura menggantung di antara rumah-rumah bersejarah dan menciptakan kontras yang cantik.

Yang membuat Kakunodate begitu menarik adalah perpaduan antara sejarah dan warna bunga. Di tepi sungai, lebih dari 400 pohon sakura membentuk lorong alami yang memanjang, sementara di area distrik samurai, bunga-bunga putih dan merah muda memberi sentuhan lembut pada bangunan kayu yang tegas. Hasilnya, suasananya tidak ramai secara berlebihan, tetapi justru terasa intim dan sangat enak untuk dinikmati pelan-pelan.

3. Kitakami Tenshochi Park, Iwate

Kitakami Tenshochi Park (commons.wikimedia.org/Gribeco)

Kitakami Tenshochi Park menawarkan pemandangan musim semi yang luas dan lapang. Taman ini berada di tepi Sungai Kitakami dengan jalur berjalan sepanjang dua kilometer yang dipayungi ribuan pohon sakura. Banyak pohonnya sudah berumur sekitar seabad, jadi kesan yang muncul bukan hanya cantik, tetapi juga matang dan penuh sejarah.

Daya tarik lain yang membuat tempat ini menonjol adalah warna-warni azalea yang mekar di area taman. Ada lebih dari 100.000 azalea yang memberi lapisan warna tambahan di luar sakura sehingga lanskapnya terasa lebih hidup dan beragam. Saat musim festival, jalan setapak, sungai, dan bunga-bunga ini membentuk suasana santai yang pas untuk piknik, berjalan sore, atau sekadar menikmati pemandangan tanpa terburu-buru.

4. Hitome Senbonzakura, Miyagi

Hitome Senbonzakura (tohokukanko.jp)

Hitome Senbonzakura dikenal sebagai salah satu pemandangan sakura paling fotogenik di Tohoku. Setiap pertengahan hingga akhir April, tepi Sungai Shiroishi berubah menjadi lautan warna pink dengan sekitar 1.200 pohon sakura yang berjajar di sepanjang bentangan sungai. Dari kejauhan, pemandangannya terlihat padat dan lembut sekaligus, seolah seluruh tepi sungai ditutup oleh lapisan bunga.

Yang membuat tempat ini makin menarik adalah latar pegunungan bersalju yang masih bisa terlihat saat musim semi. Kombinasi antara sakura, sungai, dan gunung menciptakan komposisi visual yang sangat khas. Di area festival, suasananya juga terasa santai karena ada tempat untuk menikmati makanan dan minuman sambil duduk di tepi sungai, jadi pengalaman berkunjungnya bukan hanya melihat bunga, tetapi juga benar-benar menikmati musim semi.

5. Matsumae Park, Hokkaido

Matsumae Park (commons.wikimedia.org/Kazu777 hokkaido)

Matsumae Park berada di kota kastil paling selatan di Hokkaido dan justru itulah yang membuatnya spesial. Taman ini dikenal sebagai rumah bagi sekitar 10.000 pohon sakura dengan 250 varietas berbeda. Karena banyaknya jenis bunga, musim mekarnya berlangsung lebih panjang, dari akhir April sampai akhir Mei. Jadi peluang menikmati sakura di sini terasa lebih besar.

Selain bunganya, suasana historis di Matsumae juga memberi nilai tambah. Matsumae Castle menjadi latar yang kuat, lalu festival sakura menghadirkan nuansa musim semi yang hangat dengan makanan festival dan jalan-jalan yang nyaman untuk dinikmati. Tempat ini cocok untuk yang suka pemandangan klasik Jepang, tetapi ingin versi yang lebih tenang dan tidak terlalu ramai.

Musim semi di Jepang utara memang bukan soal satu jenis pemandangan saja, melainkan rangkaian suasana yang saling melengkapi. Dari taman kastel di Aomori sampai kota kastel di Hokkaido, lima destinasi ini menawarkan kombinasi warna, sejarah, dan atmosfer yang sulit ditandingi. Semuanya layak masuk daftar perjalanan, terutama untuk liburan yang ingin terasa indah, santai, dan penuh visual yang menawan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team