7 Spot Terindah Menikmati Cherry Blossom di Korea Selatan, Berasa Lagi di Drakor!

- Musim semi di Korea Selatan berlangsung dari akhir Maret hingga awal April, menghadirkan festival dan pemandangan sakura spektakuler di berbagai kota seperti Jeju, Jinhae, dan Seoul.
- Tujuh spot populer untuk menikmati cherry blossom meliputi Yeouido Hangang Park, Jinhae, Gyeongbokgung Palace, Seokchon Lake, Namsan Park, Nami Island, dan Jeju Island dengan keunikan masing-masing.
- Wisatawan disarankan memantau jadwal mekarnya bunga serta menggunakan transportasi umum karena kemacetan tinggi saat musim sakura; menjaga etika dengan tidak memetik atau menggoyangkan pohon.
Kalau Jepang punya Kyoto, Korea Selatan punya Jinhae. Kalau Tokyo punya Ueno Park, Seoul punya Yeouido. Sejujurnya, cherry blossom di Korea Selatan gak kalah spektakuler dari negara tetangganya, bahkan dalam beberapa hal, pengalaman menikmatinya jauh lebih seru karena dilengkapi festival, konser, bazar makanan, dan tentu saja, latar belakang yang sering kamu lihat di drama Korea favoritmu.
Musim mekarnya sendiri berlangsung singkat, biasanya dari akhir Maret di Pulau Jeju, kemudian bergerak ke utara hingga mencapai Seoul sekitar awal April. Jadi, perencanaan yang matang adalah kunci. Berikut tujuh spot terindah yang wajib kamu kunjungi!
1. Yeouido Hangang Park

Belum sah ke Korea saat musim semi kalau belum ke Yeouido. Taman yang terletak di tepi Sungai Han ini adalah rumah bagi lebih dari 1.800 pohon sakura yang berjajar sepanjang jalan Yunjung-ro, menciptakan terowongan bunga merah muda yang begitu ikonik hingga sering muncul di drama dan variety show Korea.
Setiap tahun, Yeongdeungpo Yeouido Spring Flower Festival digelar di sini, lengkap dengan bazaar makanan, pertunjukan musik, dan ribuan orang yang piknik santai di bawah pohon. Kalau gak suka keramaian, datanglah pagi-pagi sebelum jam 8. Suasananya jauh lebih tenang, dan cahaya matahari pagi yang menembus kelopak sakura adalah pemandangan yang sulit terlupakan.
2. Jinhae

Jinhae adalah tujuan cherry blossom paling legendaris di Korea Selatan. Kota pelabuhan kecil di dekat Busan ini setiap musim semi berubah total menjadi lautan merah muda yang dramatis. Spot paling ikoniknya adalah Yeojwacheon Stream dan Gyeonghwa Station, di mana pohon-pohon sakura menaungi kedua sisi rel kereta, dan saat kereta melintas di tengah lautan bunga, momen itulah yang seperti diangkat langsung dari layar drama Korea.
Lebih dari dua juta orang datang setiap tahunnya ke festival ini, jadi datanglah sepagi mungkin untuk menghindari antrean panjang di spot foto terbaik.
3. Gyeongbokgung Palace

Bayangkan bunga sakura merah muda bermekaran di antara atap-atap istana berusia 600 tahun yang megah, inilah yang akan kamu temukan di Gyeongbokgung setiap musim semi. Istana terbesar peninggalan Dinasti Joseon ini menyebar pohon sakura di berbagai sudutnya, menciptakan kontras visual antara arsitektur Korea klasik dan kelembutan bunga musim semi yang memukau.
Bonusnya: pengunjung yang mengenakan hanbok (pakaian tradisional Korea) bisa masuk secara gratis. Banyak tempat sewa hanbok di sekitar istana, jadi kamu bisa sekaligus dapat pengalaman budaya yang lengkap dalam satu kunjungan.
4. Seokchon Lake

Danau Seokchon yang terletak persis di sebelah Lotte World di kawasan Jamsil ini punya daya tarik yang sulit ditolak: lebih dari seribu pohon sakura yang mengelilingi danau, menciptakan pantulan indah di permukaan air. Di kejauhan, kastil Lotte World dan Lotte Tower yang menjulang melengkapi latar belakang yang terasa seperti gabungan antara taman dongeng dan kota metropolitan modern.
Festival cherry blossom tahunan di sini juga meriah, dengan bazaar makanan dan pertunjukan musik yang mengisi suasana. Cocok banget buat kamu yang mau cherry blossom sekaligus jalan-jalan di kawasan wisata lengkap.
5. Namsan Park & N Seoul Tower

Kalau kamu mau lihat bunga sakura dengan pemandangan panorama Seoul dari ketinggian, Namsan adalah jawabannya. Ribuan pohon sakura tumbuh di sepanjang jalur trekking kaki bukit Namsan, dan saat mekar serentak, seluruh lereng berubah menjadi hamparan merah muda yang memukau.
Sesampainya di atas, N Seoul Tower berdiri gagah dengan latar belakang langit biru musim semi. Dan saat malam tiba, pencahayaan dari menara ini memantul di antara kelopak bunga yang masih bertahan, suasana yang sangat romantis dan cocok untuk kamu yang traveling bersama pasangan.
6. Nami Island

Pulau Nami punya tempat tersendiri di hati para pecinta drama Korea, ini adalah lokasi syuting Winter Sonata, salah satu drakor paling ikonik sepanjang masa. Di musim semi, pulau kecil ini tampil dalam wajah yang sangat berbeda: deretan pohon di jalurnya yang terkenal berubah menjadi terowongan bunga sakura yang menakjubkan.
Suasananya tenang dan jauh lebih tidak ramai dibanding spot di Seoul, menjadikannya pilihan sempurna untuk kamu yang ingin menikmati bunga sakura dengan lebih intim dan santai. Bisa diakses dengan feri singkat dari Gapyeong, perjalanannya sendiri sudah menyenangkan!
7. Jeju Island

Jeju adalah tempat pertama di Korea Selatan yang menyambut kedatangan musim semi setiap tahunnya. Dengan iklim yang lebih hangat dibanding daratan utama, sakura di sini mekar sekitar akhir Maret, artinya kamu bisa menikmati bunga sakura lebih awal dari siapapun.
Yang membuat Jeju istimewa adalah kehadiran King Cherry Blossom, varietas sakura khas pulau ini yang kelopaknya lebih besar dan warnanya lebih mencolok dibanding varietas biasa. Kombinasikan kunjunganmu dengan lanskap vulkanik Gunung Hallasan dan pantai-pantai biru Jeju, dan kamu akan mendapatkan perjalanan musim semi yang paling lengkap di seluruh Korea.
Waktu terbaik berkunjung bergantung pada kota tujuanmu, Jeju sekitar akhir Maret, Busan dan Jinhae akhir Maret hingga awal April, dan Seoul sekitar awal hingga pertengahan April. Pantau prakiraan resmi dari Visit Korea karena tanggal mekar bisa bergeser tergantung kondisi cuaca tahun itu.
Gunakan subway dan transportasi umum semaksimal mungkin karena kemacetan saat musim sakura di Seoul dan Jinhae bisa sangat parah. Dan satu hal yang perlu diingat: meski kelopak sakura yang berjatuhan terlihat seperti undangan untuk berfoto, hindari menggoyangkan pohon atau memetik bunganya. Biarkan mekar sempurna, karena toh, kecantikan yang singkat itu yang membuatnya begitu berharga.


















