Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Aktivitas Seru di Aizu untuk Telusuri Jejak Samurai di Jepang
ilustrasi Aizu Parade (commons.wikimedia.org/ Amcaja)
  • Aizu, terutama Aizuwakamatsu di Fukushima, menyimpan jejak klan samurai dan pergolakan akhir era feodal melalui situs sejarah yang masih dapat dikunjungi.

  • Wisatawan dapat menelusuri sejarah Perang Boshin lewat Tsuruga Castle, kediaman samurai Aizu Bukeyashiki, serta Iimoriyama yang terkait kisah Byakkotai dan Sazaedo.

  • Nisshinkan memperlihatkan pendidikan calon samurai, sementara tradisi sake lokal menawarkan cara lain mengenal budaya Aizu bagi pengunjung yang cukup umur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau ingin melihat sisi Jepang yang lekat dengan kisah samurai, Aizu bisa jadi tujuan yang menarik untuk dimasukkan ke dalam itinerary. Kawasan Aizu, khususnya Aizuwakamatsu, di Prefektur Fukushima, memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan klan Aizu dan masa pergolakan menjelang berakhirnya era feudal Jepang.

Menariknya, jejak sejarah tersebut tidak hanya tersimpan di museum. Benteng, kediaman samurai, tempat pendidikan para calon samurai, hingga bukit yang berkaitan dengan kisah Byakkotai masih bisa dikunjungi hingga kini.

Buat yang suka wisata sejarah, perjalanan ke Aizu terasa seperti menyusuri potongan cerita Jepang dari satu tempat ke tempat lainnya. Banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan selama di Aizu, lho!

1. Menjelajahi Tsuruga Castle yang jadi simbol Aizu

Aizuwakamatsu Castle (commons.wikimedia.org/ Σ64)

Tsuruga Castle atau Aizuwakamatsu Castle merupakan salah satu tempat paling penting untuk memahami sejarah Aizu. Kastel ini berkaitan erat dengan Perang Boshin pada akhir abad ke-19, ketika Aizu menjadi salah satu wilayah yang bertahan di pihak Keshogunan Tokugawa. Bangunannya sekarang sudah melalui proses rekonstruksi, tetapi kawasan kastel tetap menjadi tempat yang menarik untuk melihat kembali sejarah daerah tersebut.

Saat berkunjung, wisatawan bisa masuk ke bangunan utama dan melihat pameran yang menjelaskan sejarah kastil serta Aizu. Area sekitarnya juga nyaman untuk dijelajahi karena terdapat taman dan pepohonan yang membuat suasananya berbeda pada setiap musim. Kalau datang saat musim semi atau gugur, pemandangan kastel dengan lingkungan sekitarnya juga semakin menarik untuk dinikmati.

2. Melihat langsung kediaman samurai di Aizu Bukeyashiki

ilustrasi Aizu Bukeyashiki (commons.wikimedia.org/ ganden)

Aizu Bukeyashiki merupakan kompleks kediaman samurai yang dapat memberikan gambaran lebih dekat tentang kehidupan kalangan samurai Aizu. Tempat ini merupakan rekonstruksi kediaman Tanomo Saigo, seorang samurai dan pejabat Aizu yang hidup pada masa Perang Boshin. Tata ruangnya dibuat menyerupai kediaman samurai pada zamannya, lengkap dengan ruangan tempat keluarga menjalani kehidupan sehari-hari.

Berjalan dari satu ruangan ke ruangan lain membuat kunjungan terasa berbeda dari sekadar melihat koleksi benda bersejarah. Pengunjung dapat memperhatikan susunan bangunan, ruang keluarga, area pelayanan, hingga bagian yang berkaitan dengan kehidupan para penghuninya. Tempat ini cocok buat wisatawan yang penasaran seperti apa kehidupan samurai di luar medan perang.

3. Mengunjungi Iimoriyama dan mengenang kisah Byakkotai

ilustrasi Sazaedo (commons.wikimedia.org/ ćć‚ćµć­)

Iimoriyama menjadi salah satu lokasi bersejarah yang gak bisa dilepaskan dari kisah Byakkotai, kelompok pemuda samurai dari Aizu yang terlibat dalam Perang Boshin. Dari kawasan ini, pengunjung dapat melihat monumen dan makam yang berkaitan dengan mereka. Tempatnya berada di area perbukitan, sehingga perjalanan menuju beberapa bagian lokasi juga menjadi bagian dari pengalaman berkunjung.

Di Iimoriyama terdapat Sazaedo, bangunan kayu berbentuk unik dengan jalur spiral di bagian dalamnya. Bangunan tiga lantai ini memiliki struktur yang memungkinkan pengunjung naik dan turun melalui jalur yang berbeda tanpa berpapasan. Setelah melihat Sazaedo dan situs sejarah di sekitarnya, wisatawan bisa memahami bahwa kisah samurai di Aizu gak hanya berkutat pada kastel, tetapi juga melekat pada tempat-tempat yang menjadi saksi pergolakan sejarah.

4. Belajar kehidupan calon samurai di Nisshinkan

ilustrasi Nisshinkan (commons.wikimedia.org/ Eaglefire)

Kalau ingin melihat bagaimana pendidikan kalangan samurai berlangsung, Nisshinkan layak masuk daftar kunjungan. Nisshinkan merupakan sekolah domain Aizu yang digunakan untuk mendidik anak-anak keluarga samurai. Pendidikan di sana gak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga mencakup pengetahuan dan pembentukan karakter.

Area Nisshinkan yang sekarang dapat dikunjungi merupakan rekonstruksi dari sekolah bersejarah tersebut. Pengunjung bisa melihat berbagai bagian kompleks dan mengenal pola pendidikan yang diterapkan pada masa itu. Tempat ini memberikan sudut pandang lain tentang kehidupan samurai karena mereka juga tumbuh melalui pendidikan yang disiplin sejak usia muda.

5. Mencicipi sake Aizu sambil mengenal tradisi lokal

ilustrasi Suehiro Sake Brewery (commons.wikimedia.org/ ēš“ęœˆę——)

Aizu juga dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil sake di Jepang. Kondisi alam setempat, termasuk sumber air dan tradisi pembuatan sake yang berlangsung lama, mendukung perkembangan industri sake di wilayah ini. Karena itu, mencicipi sake bisa menjadi aktivitas tambahan yang menarik setelah menjelajahi situs-situs sejarah.

Beberapa tempat di Aizu menyediakan kesempatan untuk mengenal produk sake lokal sekaligus melihat lebih dekat tradisi pembuatannya. Buat wisatawan yang sudah cukup umur untuk mengonsumsi alkohol, aktivitas ini bisa menjadi cara yang lebih santai untuk mengenal budaya Aizu dari sisi kuliner. Kalau gak minum alkohol, kamu tetap bisa menikmati makanan khas dan suasana kawasan sake tanpa harus ikut mencicipinya.

Aizu punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah Jepang, terutama kisah tentang samurai dan masa peralihan menuju era modern. Banyak tempat di kawasan ini yang masih berkaitan langsung dengan peristiwa serta kehidupan masyarakat Aizu pada masa lalu.

Kalau biasanya wisata sejarah terasa seperti sekadar melihat bangunan dan membaca keterangan, Aizu memberikan ruang untuk menikmati ceritanya lewat perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain. Datang dengan waktu yang cukup juga akan membuat kamu lebih leluasa menikmati suasana kota tanpa harus terburu-buru berpindah tempat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article