"Proses pemadaman terkendala kondisi medan yang curam dengan kemiringan mencapai 80-90 derajat. Vegetasi seperti cemara gunung, mentigen, akasia, semak belukar dan hembusan angin kencang membuat api sulit dikendalikan," tulis akun Instagram Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS), @bbtnbromotenggersemeru, Kamis (6/8/2026).
Daftar Gunung yang Kebakaran selama Agustus 2026

- Kebakaran hutan selama Agustus 2026 melanda Gunung Bromo, Gunung Gede, dan Gunung Andong, dipicu kondisi kemarau, vegetasi kering, serta angin kencang.
- Di Gunung Bromo, api sejak 3 Agustus menghanguskan sekitar 800 hektare di Lumajang, Probolinggo, dan Malang; seluruh akses kawasan ditutup sementara.
- Gunung Gede menutup pendakian hingga 18 Agustus setelah 6,8 hektare terbakar, sedangkan kebakaran delapan titik di lereng Gunung Andong menghanguskan 3,67 hektare dan padam dalam empat jam.
Bulan Agustus yang identik dengan musim kemarau kerap memicu peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Cuaca terik yang ekstrem, vegetasi yang mengering, serta hembusan angin kencang membuat kawasan dataran tinggi menjadi sangat rentan dilahap si jago merah.
Sepanjang Agustus 2026 ini, telah terjadi kebakaran di beberapa gunung populer. Peristiwa tersebut tak hanya merusak ekosistem dan alam, tetapi juga berdampak pada aktivitas pariwisata lokal. Aktivitas pendakian dan wisata di kawasan yang terbakar harus ditutup sementara waktu demi kelancaran proses pemadaman dan keselamatan pendaki.
Gunung apa saja yang mengalami musibah kebakaran sepanjang Agustus 2026 ini? Berikut informasi lengkapnya untukmu!
1. Gunung Bromo

Potret kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (instagram.com/bbtnbromotenggersemeru) Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo terjadi sejak Senin (3/8/2026). Kebakaran ini disinyalir sebagai ulah manusia. Dugaan ini didasarkan pada lokasi awal munculnya titik api yang berada di puncak tebing atau perbukitan Blok Bantengan-Jantur. Area tersebut merupakan jalur tradisional yang menghubungkan Desa Argosari dengan Ranu Pani dan kerap dilintasi warga maupun pendaki.
Hingga berita ini ditulis, kebakaran telah menghanguskan sekitar 800 hektare lahan di wilayah Lumajang, Probolinggo, dan Malang. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) menjelaskan bahwa ada banyak kendala yang dialami petugas gabungan dalam proses pemadaman api di sana.
Demi keamanan pengunjung dan kelancaran proses pemadaman, pihak BB-TNBTS menutup semua akses masuk ke kawasan Gunung Bromo hingga batas waktu yang belum ditentukan. Wisatawan yang sudah terlanjur memesan tiket dapat melakukan pengembalian dana (refund) atau pembatalan penggantian jadwal (reschedule).
2. Gunung Gede

Potret Alun-alun Surya Kencana, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (IDN Times/Intan Deviana) Alun-alun Suryakencana di kawasan Gunung Gede, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, juga kebakaran sejak Kamis (6/8/2026). Sekitar satu hektare lahan ludes dilalap si jago merah.
Sehari setelahnya, titik api kembali muncul di sekitar Kawah Wadon yang lokasinya cukup jauh dari Alun-alun Suryakencana. Lahan dan hutan yang terbakar pun lebih banyak, yakni mencapai 5,8 hektare.
Untuk mendukung proses penanganan kebakaran dan mengutamakan keselamatan semua pihak, pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BB-TNGGP)melakukan penutupan sementara terhadap kegiatan pendakian di seluruh pintu masuk kawasan selama 7-11 Agustus 2026, kemudian diperpanjang hingga 18 Agustus 2026.
Wisatawan atau calon pendaki yang telah melakukan pemesanan pada tanggal tersebut dapat melakukan pengembalian dana (refund). Pengelola BB-TNGGP akan mengirimkan tautan pengajuan refund ke nomor WhatsApp ketua kelompok yang terdaftar saat proses pemesanan.
3. Gunung Andong

Potret Gunung Andong di Magelang, Jawa Tengah (pexels.com/egi daki) Kebakaran hutan melanda kawasan lereng Gunung Andong di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Api yang muncul di delapan titik membakar sekitar 3,67 hektare lahan.
Melansir Berita Magelang (kantor berita milik Pemkab Semarang), kebakaran diketahui dari laporan warga yang melihat kepulan asap dari arah Desa Jogoyayasan Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Setelah menerima informasi tersebut, tim gabungan dari berbagai unsur langsung bergerak menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.
Kondisi medan dan vegetasi menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. "Vegetasi seperti ilalang, kriyu, kaliandra, dan semak yang mengering dapat menjadi bahan yang mudah terbakar, sehingga penjalaran api perlu segera dibatasi," ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang, Cahyono Dwikartiputra, dikutip dari Berita Magelang pada Selasa (11/8/2026).
Proses pemadaman, kata Cahyono, dilakukan secara manual dengan peralatan yang tersedia. Selain memadamkan titik api, tim juga membuat ilaran atau sekat bakar untuk membatasi penjalaran. Api yang mencakup delapan titik api pun berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu sekitar empat jam.
Demikian daftar gunung yang mengalami kebakaran selama Agustus 2026. Wisatawan diimbau untuk selalu waspada mengingat musim kemarau sudah melanda dan akan banyak orang melakukan pendakian pada bulan Kemerdekaan RI ini. Stay safe, ya!
















![[QUIZ] Cari Tahu Lokasi Sunrise yang Cocok Berdasarkan Karaktermu](https://image.idntimes.com/post/20250709/upload_91f20b00db886ef810f69efa5c4c2c8e_3136cd95-61a3-4785-9062-78297fbc005f.jpg)
![[QUIZ] Gunung yang Cocok Kamu Daki Berdasarkan Bekal Makananmu!](https://image.idntimes.com/post/20250827/upload_a26c00a1683095d13eb6b5b54c6e633d_0fb75fc2-8ceb-4524-9161-27061002689d.jpg)
![[QUIZ] Kami Tahu Destinasi Dunia Impianmu Berdasarkan Warna Favoritmu](https://image.idntimes.com/post/20250806/upload_d0471677d5e0fd1bf433b5796256077b_b70a44ee-2655-4625-9e6d-aca357f2f953.jpg)
