5 Daya Tarik Song Wat Road, Destinasi Kekinian yang Populer di Bangkok

- Song Wat Road di Samphanthawong, dekat Yaowarat dan sepanjang 1,2 kilometer di Sungai Chao Phraya, memadukan sejarah perdagangan sejak 1892 dengan bangunan lama yang dialihfungsikan.
- Kawasan ini menawarkan kafe spesialti, kuliner tradisional dan modern, toko independen, serta produk kerajinan lokal; bisnis baru berdampingan dengan usaha lama seperti penjual bakpao dan angsa rebus.
- Mural, termasuk karya ROA, gang berisi galeri dan butik, serta budaya multikultural memperkaya pengalaman berjalan kaki; Song Wat dapat digabungkan dengan rute Yaowarat dan Talat Noi.
Bangkok seolah tidak pernah kehabisan tempat menarik untuk dijelajahi. Di balik gemerlap kawasan populer seperti Yaowarat dan deretan pusat perbelanjaan modern, terdapat sudut kota yang menawarkan pengalaman berbeda. Salah satunya Song Wat Road, kawasan bersejarah yang kini menjelma menjadi destinasi kekinian dengan perpaduan bangunan tua, kedai kopi, galeri seni, dan kuliner.
Song Wat Road berada di kawasan Samphanthawong dan membentang sekitar 1,2 kilometer di sepanjang Sungai Chao Phraya. Letaknya juga berdekatan dengan Chinatown atau Yaowarat, sehingga mudah dimasukkan ke dalam rute wisata sehari di Bangkok.
Jika kamu sedang berencana liburan ke Bangkok, berikut beberapa daya tarik Song Wat Road yang membuatnya wajib masuk daftar kunjunganmu!
1. Menyusuri kawasan bersejarah dengan suasana yang lebih kekinian
Song Wat Road bukanlah kawasan baru. Jalan ini dibangun pada 1892, masa pemerintahan Raja Chulalongkorn atau Rama V. Namanya dipercaya berasal dari kisah bahwa sang raja menggambar sendiri rute jalan tersebut di atas peta. Selama bertahun-tahun, Song Wat berkembang menjadi jalur perdagangan penting di tepi Sungai Chao Phraya.
Jejak masa lalu tersebut masih terasa ketika berjalan kaki menyusuri kawasan ini. Deretan shophouse bergaya Tionghoa, gudang lama, toko perdagangan, dan bangunan dengan fasad klasik menjadi pemandangan yang cukup kontras dengan kafe beserta toko modern di sekitarnya.
Perubahan Song Wat Road dalam beberapa tahun terakhir membuat kawasan ini semakin menarik minat wisatawan. Bangunan lama tidak sekadar menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga diberi fungsi baru sebagai ruang kreatif, tempat makan, toko, hingga galeri. Inilah yang membuat Song Wat terasa berbeda dari kawasan wisata Bangkok yang lebih modern dan tertata.
2. Berburu kafe, kuliner, dan toko unik

Potret ilustrasi cafe (pexels.com/🇻🇳🇻🇳Nguyễn Tiến Thịnh 🇻🇳🇻🇳) Daya tarik Song Wat Road tidak berhenti pada arsitektur dan sejarahnya. Kawasan ini juga menjadi salah satu tempat yang menarik bagi pencinta kuliner dan kopi.
Berbagai kedai kopi spesialti bermunculan di antara bangunan-bangunan lama. Beberapa di antaranya bahkan memanfaatkan interior shophouse klasik, sehingga pengunjung dapat menikmati kopi sambil merasakan atmosfer Bangkok tempo dulu. Selain kafe, terdapat pula restoran, kedai makanan tradisional, toko roti, dan tempat makan yang menawarkan kreasi kuliner modern.
Menariknya, bisnis baru tersebut tetap berdampingan dengan usaha yang sudah lama beroperasi. Pengunjung masih bisa menemukan makanan tradisional seperti bakpao dan angsa rebus di tengah deretan kedai kopi modern. Perpaduan inilah yang membuat pengalaman kuliner di Song Wat terasa lebih autentik.
Bagi wisatawan yang gemar berburu oleh-oleh, tersedia pula toko independen yang menjual berbagai produk kerajinan dan barang bertema Song Wat. Salah satunya gerakan komunitas Made in Song Wat yang ikut mendorong perkembangan bisnis lokal sekaligus mempertahankan identitas kawasan.
3. Berburu mural dan spot foto estetik
Jangan lupa memperhatikan dinding dan gang-gang kecil ketika berjalan di Song Wat Road. Kawasan ini dikenal memiliki berbagai karya seni jalanan yang membuat suasananya semakin hidup.
Sejumlah bangunan lama dihiasi mural berukuran besar yang berpadu dengan tekstur dinding tua. Salah satu karya yang cukup dikenal adalah mural gajah karya seniman Belgia, ROA. Kehadiran seni jalanan tersebut membuat Song Wat berkembang menjadi semacam galeri terbuka yang bisa dinikmati sambil berjalan kaki.
Selain mural, gang-gang kecil di sekitar jalan utama juga terdiri dari kafe, butik, galeri, dan toko independen. Jadi, wisatawan sebaiknya tidak hanya berjalan di jalan utama. Sesekali masuklah ke gang kecil untuk menemukan sudut-sudut menarik yang mungkin terlewat.
4. Menikmati perpaduan budaya lama dan kreativitas baru

Potret street market, pasar di Bangkok, Thailand (pexels.com/Wei86 Travel) Hal yang paling menarik dari Song Wat Road adalah kemampuannya mempertahankan identitas lama tanpa terlihat ketinggalan zaman. Kawasan ini masih menjadi tempat tinggal dan beraktivitas masyarakat lokal, tetapi pada saat yang sama berkembang sebagai pusat kreatif dengan kafe, galeri, butik, dan restoran baru.
Keragaman budaya juga menjadi bagian penting dari karakter Song Wat. Di kawasan ini, wisatawan dapat menemukan bangunan keagamaan dari latar belakang berbeda yang berada tidak jauh satu sama lain. Jejak komunitas Tionghoa dan sejarah perdagangan turut membentuk karakter kawasan yang multikultural.
Karena itulah, Song Wat Road sebenarnya bukan sekadar tempat untuk berburu foto atau kafe kekinian. Kawasan ini menawarkan gambaran bagaimana sebuah bagian lama Bangkok dapat berkembang mengikuti zaman tanpa sepenuhnya kehilangan identitasnya.
5. Cocok dijelajahi dengan berjalan kaki
Panjang jalanan Song Wat Road sekitar 1,2 kilometer, sehingga cukup nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki. Dengan berhenti untuk makan, ngopi, melihat mural, atau berbelanja, wisatawan dapat menghabiskan waktu beberapa jam di kawasan ini.
Song Wat juga dapat dipadukan dengan kunjungan ke Yaowarat dan Talat Noi, karena ketiganya berada di kawasan yang berdekatan. Salah satu rute yang menarik adalah memulai perjalanan dari sekitar Wat Mangkon, melewati Chinatown, kemudian berjalan menuju Song Wat Road sebelum melanjutkan perjalanan ke Talat Noi.
Jika ingin menikmati suasana dengan lebih nyaman, datanglah pada pagi atau hari kerja ketika kawasan belum terlalu ramai. Gunakan alas kaki yang nyaman, karena sebagian area berupa gang dan trotoar dengan permukaan yang tidak selalu rata.
Itu dia beberapa daya tarik Song Wat Road yang menawarkan sisi lain Bangkok yang berbeda. Kawasan ini cocok bagi kamu yang ingin menikmati kota dengan ritme lebih santai, sekaligus menemukan destinasi yang terasa lebih lokal dan autentik. Gimana, tertarik nongkrong di sini?



















