Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Itinerary Seharian di Bruges, Keliling Kota Dongeng Belgia
ilustrasi kota Bruges (unsplash.com/Elijah G)

Bruges menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Belgia yang terkenal dengan kanal-kanal cantik dan bangunan bersejarahnya. Kota ini sering dijuluki sebagai "Venesia dari Utara" karena memiliki jaringan kanal yang membelah kawasan kota tua. Tidak heran jika banyak wisatawan memasukkan Bruges ke dalam daftar wajib saat berlibur ke Eropa.

Jika kamu hanya memiliki waktu satu hari, itinerary seharian di Bruges bisa menjadi solusi untuk menjelajahi berbagai tempat ikonis tanpa terburu-buru. Dalam sehari, kamu bisa mengunjungi menara bersejarah, menikmati tur kanal, hingga mencicipi kuliner khas Belgia yang menggugah selera. Berikut panduan lengkap itinerary seharian di Bruges yang bisa kamu ikuti.

1. Pagi: menjelajahi jantung kota dan bangunan bersejarah

ilustrasi kota Bruges (pexels.com/Ahmet AZAKLI)

Perjalanan seharian di Bruges bisa dimulai sekitar pukul 09.00 pagi di Markt, alun-alun utama yang menjadi pusat aktivitas kota. Di sini kamu akan disambut deretan bangunan bergaya Gothic yang ikonis dengan warna-warni menarik. Suasana pagi hari juga relatif lebih tenang sehingga cocok untuk berjalan santai sambil mengambil foto.

Sekitar pukul 09.30, lanjutkan perjalanan menuju Belfry of Bruges. Menara lonceng abad ke-13 ini memiliki tinggi sekitar 83 meter dan menjadi salah satu landmark paling terkenal di kota tersebut. Untuk mencapai puncaknya, kamu harus menaiki 366 anak tangga. Meski cukup menguras tenaga, pemandangan yang tersaji dari atas menara benar-benar sepadan. Kamu bisa melihat atap-atap bangunan tua, kanal, hingga panorama Bruges dari ketinggian.

Setelah itu, sekitar pukul 11.00, berjalanlah menuju Basilika of the Holy Blood yang berada di kawasan Burg Square. Kapel bersejarah ini terkenal karena menyimpan relikui yang diyakini sebagai darah suci Yesus Kristus. Selain nilai religiusnya, interior bangunan ini juga memiliki arsitektur yang sangat memukau.

2. Tengah hari: menikmati kuliner dan pesona kanal Bruges

ilustrasi kanal di kota Bruges (pexels.com/Kristina Bekher)

Menjelang siang, saatnya mengisi energi dengan menikmati kuliner khas Belgia. Kamu bisa mencoba Stoofvlees, yaitu hidangan rebusan daging sapi khas Flemish yang memiliki cita rasa gurih dan kaya rempah. Alternatif lainnya adalah mencicipi Frietjes atau kentang goreng khas Belgia yang biasanya disajikan bersama mayones. Meski terlihat sederhana, makanan ini menjadi salah satu kuliner wajib coba saat berkunjung ke Belgia.

Setelah makan siang sekitar pukul 14.00, kunjungi Rozenhoedkaai atau Dermaga Rosario. Lokasi ini sering disebut sebagai spot foto paling terkenal di Bruges. Pemandangan kanal klasik dengan latar bangunan tua menciptakan suasana yang sangat khas dan sulit ditemukan di tempat lain. Setengah jam kemudian, lanjutkan pengalamanmu dengan mengikuti Canal Cruise.

Tur kanal ini biasanya berlangsung sekitar 30 menit dan menjadi salah satu aktivitas favorit wisatawan. Selama perjalanan menyusuri kanal, kamu akan menemukan sisi-sisi Bruges yang jarang terlihat oleh wisatawan yang hanya menjelajah lewat darat. Selain itu, pemandangan rumah-rumah tua yang berdiri di tepi kanal akan membuat perjalanan terasa semakin berkesan.

3. Sore hingga malam: menikmati arsitektur megah dan cokelat Belgia

ilustrasi The Church of Our Lady (pexels.com/Manon Segur)

Sekitar pukul 15.30, kunjungi The Church of Our Lady atau Gereja Onze-Lieve-Vrouwekerk. Gereja ini terkenal karena memiliki menara bata tertinggi kedua di dunia. Tidak hanya itu, bangunan bersejarah tersebut juga menyimpan karya seni berharga berupa patung marmer Madonna and Child karya Michelangelo. Koleksi ini menjadi salah satu alasan banyak wisatawan datang berkunjung.

Menjelang sore, sekitar pukul 16.30, sempatkan waktu untuk bersantai di Minnewater Lake yang sering dijuluki Danau Cinta. Area ini menawarkan suasana yang tenang dengan taman hijau dan kawanan angsa yang berenang di permukaan air. Tempat ini sangat cocok untuk melepas lelah setelah seharian berjalan mengelilingi kota. Kamu bisa duduk santai, menikmati udara segar, atau sekadar mengabadikan suasana romantis khas Bruges.

Saat malam tiba, sekitar pukul 18.00, waktunya berburu cokelat Belgia. Bruges memiliki banyak toko cokelat artisanal yang menawarkan berbagai varian rasa dan bentuk unik. Setelah itu, akhiri perjalanan dengan makan malam di kawasan Dijver atau kembali ke sekitar Markt. Jangan lupa mencoba bir Belgia yang terkenal di seluruh dunia untuk melengkapi pengalaman wisata kamu di kota ini.

4. Tips agar itinerary seharian di Bruges lebih maksimal

ilustrasi kota Bruges (pexels.com/Ryan Thomas)

Agar perjalanan berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Datang lebih pagi untuk menghindari keramaian wisatawan.

  • Gunakan sepatu yang nyaman karena sebagian besar destinasi bisa dijelajahi dengan berjalan kaki.

  • Siapkan kamera atau ponsel dengan baterai penuh karena banyak spot foto menarik.

  • Pesan tiket beberapa atraksi lebih awal saat musim liburan.

  • Jangan lupa memasukkan jaket tipis ke dalam tas, karena kondisi cuaca di Belgia sering berubah tanpa banyak tanda.

  • Sisihkan waktu untuk menikmati suasana kota tanpa terburu-buru.

Bruges adalah destinasi yang menawarkan kombinasi sempurna antara sejarah, arsitektur, kuliner, dan keindahan kanal yang memikat. Walaupun hanya punya waktu sehari di Bruges, kamu tetap dapat menjelajahi berbagai destinasi unggulannya dengan jadwal perjalanan yang tersusun rapi.

Mulai dari Markt, Belfry of Bruges, hingga Minnewater Lake, setiap sudut kota ini menghadirkan pengalaman yang berbeda. Jadi, jika kamu berencana berlibur ke Belgia, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi pesona Bruges dalam sehari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article