Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kapan Waktu Terbaik ke Shanghai? Ini Panduan Wisatanya

ilustrasi Shanghai
ilustrasi Shanghai (pexels.com/Bruna Santos)

Shanghai merupakan destinasi di China yang tidak kalah populer belakangan ini, lho. Kota tersebut ramai dikunjungi oleh para wisatawan asing karena menawarkan perpaduan unik antara arsitektur modern dan warisan sejarah kolonial yang menawan.

Shanghai juga adalah pusat transportasi yang memudahkan mobilitas para wisatawan asing ke tempat-tempat ikonik, seperti The Bund dan Oriental Pearl Tower. Untukmu yang berniat mengunjungi Shanghai, kapan ya waktu terbaik ke sana? Yuk, cari tahu melalui ulasan berikut ini.

1. Waktu terbaik ke Shanghai saat cuaca bagus

ilustrasi Shanghai di malam hari
ilustrasi Shanghai di malam hari (unsplash.com/Li Yang)

Siapa yang berencana liburan ke Shanghai, nih? Waktu terbaik untuk mengunjungi kota tersebut saat cuacanya sangat bagus adalah musim semi sekitar Maret hingga Mei dan musim gugur pada September hingga November. Cuaca di Shanghai selama musim-musim tersebut tidak terlalu dingin maupun panas, sehingga cocok untuk melakukan berbagai aktivitas di luar ruangan.

Saat musim semi di Shanghai suhu berangsur-angsur menghangat, berkisar antara 15°C hingga 25°C. Periode ini merupakan waktu yang tepat untuk berwisata ke kota-kota di sekitarnya juga, seperti Suzhou dan Hangzhou. Pemandangan yang diselimuti kabut seolah-olah membawa kita ke negeri dongeng.

Sementara suhu musim gugur akan mendingin secara bertahap, dengan suhu antara 20°C dan 28°C. Hal yang paling menyenangkan dalam wisata musim gugur Shanghai adalah berjalan kaki di sepanjang The Bund yang ikonik pada malam hari atau menaiki cruise dengan fasilitas lengkap di Sungai Huangpu.

2. Waktu terbaik ke Shanghai untuk liburan keluarga

potret Shanghai Wild Animal Park
potret Shanghai Wild Animal Park (Wikimedia Commons/Eland Zhou)

Selain musim semi dan musim gugur, waktu yang cocok untuk liburan keluarga ke Shanghai adalah musim panas dari Juni hingga Agustus. Dalam periode tersebut, dengan mempertimbangkan dampak musim hujan, Juli dan Agustus merupakan bulan-bulan dengan curah hujan yang sedikit lebih rendah.

Khusus untuk anak-anak yang aktif, ada banyak kesempatan untuk kegiatan di luar ruangan dan berwisata, seperti ke Shanghai Disneyland, wisata kuliner, menjelajahi kota-kota air di sekitarnya, atau menaiki sepeda motor antik dengan sespan untuk menjelajahi kota. Namun, jika lebih menyukai suasana yang tidak terlalu ramai, musim panas sekitar Juni akan lebih cocok.

Untungnya, Shanghai juga menawarkan beragam aktivitas, termasuk edukasi satwa dan alam yang menarik untuk liburan keluarga. Ibu dan ayah bisa mengajak anak-anak ke Shanghai Wild Animal Park untuk melihat panda raksasa atau Shanghai Ocean Aquarium yang memiliki salah satu terowongan bawah laut terpanjang di dunia.

3. Waktu terbaik ke Shanghai dengan harga murah

ilustrasi Shanghai di malam hari
ilustrasi Shanghai di malam hari (pexels.com/JC Terry)

Punya bujet terbatas? Kamu tetap bisa pelesir ke Shanghai kok. Sekitar Desember hingga Februari merupakan periode low season di Shanghai. Shanghai memiliki iklim monsun subtropis yang ciri utamanya meliputi musim dingin dengan udara yang sangat dingin dan lembap. Karena itu, banyak wisatawan terkadang menghindari cuaca ekstrem tersebut.

Tak hanya itu, pada periode ini, harga hotel relatif rendah dan jumlah pengunjung lebih sedikit, kecuali pada akhir Desember karena perayaan Natal dan Tahun Baru. Dilansir dari laman resmi Trip, harga rata-rata hotel bintang 4 di Shanghai pada Februari adalah yang termurah sekitar Rp1,2 juta per malam dibandingkan bulan-bulan lainnya, lho.

Suhu malam hari di Shanghai saat musim dingin sering anjlok hingga di bawah nol derajat, tetapi jarang turun salju. Periode terdingin adalah dari akhir Januari hingga awal Februari atau biasanya selama Festival Musim Semi di sana. Namun, jika cukup beruntung, kamu dapat menikmati pemandangan salju yang langka di The Bund. Tertarik?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Itinerary Seharian Keliling Lasem, Si 'Tiongkok Kecil' di Jateng yang Memukau

05 Feb 2026, 16:45 WIBTravel