- Wisatawan tidak tinggal di Indonesia lebih dari 60 hari.
- Status kunjungan bersifat sementara, seperti liburan atau perjalanan bisnis singkat.
Apa Itu VAT Tax Refund? Ini Penjelasannya!

- VAT Tax Refund adalah pengembalian PPN bagi turis asing yang belanja di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan minat belanja wisatawan dan menggerakkan ekonomi nasional.
- Fasilitas ini hanya berlaku untuk pemegang paspor luar negeri yang tidak tinggal lebih dari 60 hari di Indonesia, dengan syarat pembelian tertentu dan minimal belanja Rp500.000.
- Proses klaim VAT Tax Refund dilakukan di bandara internasional saat keberangkatan, dengan menunjukkan dokumen seperti paspor, boarding pass, faktur pajak khusus tax refund, dan barang yang dibeli.
Belanja saat liburan ke Indonesia jadi makin menarik berkat fasilitas VAT Tax Refund. Banyak wisatawan asing penasaran, apa itu VAT tax refund dan bagaimana cara klaimnya? Singkatnya, ini adalah pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sudah dibayar turis asing saat belanja di Indonesia.
Buat kamu yang sering lihat label “Tax Refund for Tourists” di pusat perbelanjaan, tapi belum paham maksudnya, artikel ini bakal jelasin secara lengkap dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Yuk, coba telusuri hingga tuntas!
1. Apa itu VAT tax refund?

VAT Tax Refund adalah fasilitas pengembalian PPN yang diberikan pemerintah Indonesia kepada wisatawan asing. PPN yang dimaksud adalah pajak sebesar 11 persen, biasanya otomatis dikenakan saat membeli barang di Indonesia.
Lewat kebijakan ini, turis asing bisa mengajukan pengembalian sebagian PPN atas barang yang mereka beli, selama memenuhi syarat tertentu. Tujuannya jelas, yaitu bikin wisatawan lebih tertarik belanja dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional. Program ini jadi strategi Indonesia buat bersaing dengan negara lain yang sudah lebih dulu ramah turis, terutama dalam hal belanja.
2. Siapa yang berhak mendapatkan VAT tax refund?

Gak semua orang bisa menikmati fasilitas ini. VAT Tax Refund hanya berlaku untuk pemegang paspor luar negeri, alias bukan Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu, ada ketentuan penting lainnya, yaitu:
Kalau kamu WNI atau tinggal lama di Indonesia, fasilitas ini otomatis tidak bisa diklaim.
3. Syarat pembelian untuk klaim VAT tax refund

Agar PPN bisa dikembalikan, barang yang dibeli harus memenuhi syarat berikut:
- Dibeli di toko atau gerai yang terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP).
- Toko tersebut wajib memiliki label “Tax Refund for Tourists”.
- Pembelian dibuktikan dengan faktur pajak khusus tax refund.
Gak semua toko bisa memproses tax refund, jadi wisatawan perlu jeli sebelum belanja.
4. Minimal belanja yang bisa diklaim

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah soal nominal belanja. Untuk bisa mengajukan VAT Tax Refund, ada batas minimal yang harus dipenuhi, yaitu:
- Total PPN yang diklaim minimal Rp500.000.
- Bisa berasal dari gabungan beberapa faktur.
- Setiap faktur minimal memiliki PPN sebesar Rp50.000.
Artinya, wisatawan gak harus belanja di satu toko saja, asalkan semua faktur berasal dari toko PKP yang terdaftar.
5. Prosedur klaim VAT tax refund di bandara

Proses klaim VAT Tax Refund dilakukan saat keberangkatan dari Indonesia, bukan setelah sampai di negara asal. Wisatawan bisa mendatangi Unit Pelaksana Restitusi PPN (UPRPPN) yang tersedia di bandara internasional, seperti:
- Bandara Soekarno-Hatta
- Bandara Ngurah Rai Bali
- Bandara internasional lainnya
Dokumen yang perlu ditunjukkan meliputi:
- Paspor asli
- Boarding pass
- Faktur pajak khusus tax refund
- Barang yang dibeli (jika diminta petugas)
Setelah diverifikasi, dana refund akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Barang yang tidak bisa di-refund

Gak semua barang bisa diklaim VAT Tax Refund. Beberapa jenis barang yang tidak termasuk dalam program ini antara lain:
- Makanan dan minuman.
- Produk tembakau.
- Barang berbahaya.
- Barang yang tidak dibawa keluar dari Indonesia.
Jadi, pastikan barang yang dibeli memang bisa dibawa pulang ke negara asal.
7. Tujuan diberlakukannya VAT tax refund

Kebijakan VAT Tax Refund bukan sekadar bonus buat turis. Program ini punya tujuan besar, yaitu meningkatkan minat belanja wisatawan asing, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, dan menggerakkan ekonomi nasional melalui konsumsi wisatawan. Dengan adanya insentif ini, Indonesia berharap bisa jadi destinasi belanja yang lebih kompetitif di mata turis global.
Lewat skema VAT Tax Refund, belanja di Indonesia gak cuma soal pengalaman, tapi juga soal keuntungan. Wisatawan asing bisa pulang dengan barang incaran sekaligus pengembalian pajak yang bikin dompet lebih lega. Selama syaratnya terpenuhi dan prosedurnya diikuti, fasilitas ini jelas sayang kalau dilewatkan.
Jadi, lain kali kamu ketemu turis yang kalap belanja di mal atau butik lokal, bisa jadi mereka sudah paham betul cara kerja VAT Tax Refund di Indonesia. Jangan heran, ya!

















