Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Spanyol?

Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Spanyol?
ilustrasi wisata Spanyol (pexels.com/Raymond Petrik)
Intinya Sih
  • Musim semi (Maret–Mei) menawarkan cuaca hangat, festival ikonik seperti Semana Santa dan Feria de Abril, serta kuliner segar khas musim panen awal di berbagai kota Spanyol.
  • Musim gugur (September–Oktober) menghadirkan suasana tenang, harga lebih terjangkau, serta pengalaman panen anggur dan festival budaya di kawasan La Rioja hingga Catalonia.
  • Musim panas (Juni–Agustus) menjadi puncak wisata dengan pantai ramai, festival besar seperti San Fermín dan La Tomatina, serta kehidupan malam yang semarak di kota-kota besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Membayangkan jalan-jalan santai di bawah sinar matahari Spanyol sambil menikmati yang tapas lezat memang menggiurkan . Namun, keindahan Negeri Matador ini sebenarnya punya nuansa yang berbeda tergantung kapan kamu memutuskan untuk berkunjung. Nah, agar rencana jalan-jalanmu makin maksimal dan anti salah kostum, menentukan waktu terbaik liburan ke Spanyol adalah langkah pertama yang sangat krusial.

Setiap musim di Spanyol menawarkan pesona yang unik, mulai dari festival musim panas yang meriah hingga ketenangan kota-kota bersejarah saat musim gugur tiba. Mengetahui kondisi cuaca serta karakter destinasi di tiap bulan juga membantumu menyesuaikan anggaran dan gaya perjalanan yang paling pas. Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini supaya momen liburan impianmu di Spanyol makin sempurna!

1. Saat musim semi yang kaya acara (Maret - Mei)

ilustrasi kota di Sevilla, Spanyol
ilustrasi kota di Sevilla, Spanyol (pexels.com/Ana Rubio)

Musim semi sering disebut sebagai salah satu waktu terbaik untuk liburan ke Spanyol karena cuacanya mulai hangat, tetapi belum terlalu terik seperti musim panas. Jalanan kota terasa lebih nyaman untuk dijelajahi, taman-taman mulai dipenuhi bunga bermekaran, dan suasananya hidup tanpa harus berdesakan dengan keramaian peak season. Meski begitu, tetap siapkan payung karena hujan masih bisa turun sewaktu-waktu .

Salah satu tempat populer adalah Sevilla karena kamu akan disambut oleh dua perayaan paling ikonik, yaitu Semana Santa dan Feria de Abril. Prosesi Semana Santa menghadirkan suasana yang begitu khusyuk dengan arak-arakan dan karya seni religius yang indah. Di sisi lain, Feria de Abril menawarkan pesta selalu ramai dengan musik, tarian flamenco, dan pakaian tradisional yang membuat kota terasa semakin semarak.

Bukan cuma festivalnya yang menarik, musim semi di Spanyol turut menjadi surga bagi pencinta kuliner. Pasar-pasar lokal dipenuhi hasil panen terbaik, mulai dari asparagus putih, artichoke muda, stroberi pertama musim ini, hingga kacang fava segar yang bahkan sering dikupaskan langsung oleh para penjual sambil berbagi tips memasaknya. Meski memang di waktu ini harga hotel akan ikut melonjak selama periode festival.

2. Musim gugur untuk kunjungan murah dan sepi (September - Oktober)

ilustrasi La Rioja, Spanyol
ilustrasi La Rioja, Spanyol (unsplash.com/Bernard Wortelboer)

Bisa dibilang, musim gugur adalah salah satu musim terbaik untuk liburan ke Spanyol karena hampir semua hal terasa pas di sana. Cuaca pada September hingga Oktober cenderung sejuk, sangat nyaman untuk jalan-jalan tanpa harus kepanasan seperti saat musim panas. Ditambah lagi, jumlah wisatawan mulai berkurang sehingga kamu bisa menikmati suasana yang lebih tenang dan terasa lebih lokal.

Apalagi buat pencinta kuliner dan wine, musim gugur adalah momen yang sayang dilewatkan karena bertepatan dengan musim panen anggur atau vendimia. Kawasan seperti La Rioja berubah menjadi lautan warna emas dan merah, sementara berbagai perkebunan anggur mengajak pengunjung ikut memanen, menginjak anggur secara tradisional, hingga mencicipi hasil perasan pertama musim itu. Bukan hanya La Rioja, daerah penghasil anggur lain seperti Ribera del Duero, Priorat, hingga Jerez juga sama-sama meriah dengan festival panen yang penuh keseruan.

Gak sampai di situ saja, musim gugur menjadi waktu terbaik jika kamu penasaran dengab sisi alam dan budaya Spanyol. Di wilayah Basque dan Catalonia misalnya, ini adalah musim jamur liar yang nantinya akan diolah jadi aneka hidangan lezat berbahan porcini segar, sedangkan jalur Camino de Santiago, desa-desa putih di Andalusia, hingga kebun anggur di Catalonia terasa lebih nyaman dijelajahi berkat udara yang sejuk. Kota-kota besar seperti Madrid dan Barcelona pun kembali semarak dengan pertunjukan opera, pameran seni, festival budaya, serta museum yang jauh lebih lengang, sementara harga hotel setelah pertengahan September umumnya mulai lebih bersahabat.

3. Musim panas yang populer di Spanyol (Juni-Agustus)

ilustrasi wisata Spanyol
ilustrasi wisata Spanyol (pexels.com/Raymond Petrik)

Musim panas selalu menjadi musim paling populer untuk liburan ke Spanyol, terutama kalau kamu ingin menikmati suasana khas negara ini. Pantai yang ramai, matahari yang bersinar hampir sepanjang hari, makan malam hingga larut malam, dan festival yang berlangsung sampai subuh benar-benar menciptakan pengalaman sol y playa yang ikonik. Atau, jika ingin suasana yang sedikit lebih nyaman, sebaiknya datang pada Juni atau Juli awal dan hindari Agustus karena kawasan wisata biasanya dipadati wisatawan dari seluruh Eropa.

Pantai-pantai Mediterania yang terkenal di musim panas juga jadi waktu yang pas untuk menjelajahi pesisir Atlantik seperti Cantabria, Galicia, dan Asturias. Lautnya memang cukup dingin, tapi pemandangan berupa tebing hijau, hutan eukaliptus, serta desa-desa nelayan yang masih aktif membuat pengalaman liburan terasa berbeda. Kamu bahkan bisa menikmati hidangan laut yang baru ditangkap pagi, lalu disantap saat malam ditemani segelas anggur lokal yang segar.

Sedangkan kalau berencana mengunjungi kota seperti Madrid atau Sevilla saat musim panas, ikuti saja ritme hidup orang Spanyol. Biasanya saat siang hari, mereka akan bersantai di museum atau kafe berpendingin udara, lalu mulai berjalan-jalan ketika matahari mulai turun dan kota kembali ramai hingga larut malam. Bahkan musim ini kamu bisa menemukan banyak festival seru, mulai dari San Fermín dan La Tomatina hingga pesta-pesta desa yang menghadirkan musik, tarian, kuliner, dan suasana hangat yang membuat liburan di Spanyol terasa semakin berkesan.

Kalau masih bingung menentukan waktu terbaik ke Spanyol, pertimbangkan dulu aktivitas mana yang paling ingin kamu lakukan selama liburan. Musim semi, panas, dan gugur sama-sama punya pesona yang siap memberikan pengalaman berbeda di setiap perjalanan. Yuk, agendakan segera!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More